Tips jualan: tunjukkan bukan katakan artinya Anda menunjukkan apa saja yang menarik dari produk yang ditawarkan dan bukan sekadar memberitahu calon konsumen mengenai produk itu.

Dengan langkah itu, menunjukkan dan bukan sekadar mengatakan, maka semoga semakin banyak konsumen yang tertarik pada produk yang ditawarkan, sehingga keuntungan Anda pun akan berlipat ganda.

Perlukah Detail sebuah Produk?

“Details about most products are boring. Details about people and how they’re solving their problems are much more interesting.”  

Kalimat itu saya temukan dari copyblogger.com. Kemudian saya pikir benar juga apa yang disampaikan, karena menunjukkan detail produk akan membosankan, tetapi cerita mengenai orang-orang dan bagaimana mereka menyelesaikan persoalannya dengan menggunakan produk yang dimaksud justru akan sangat menarik. 

Sebagai seorang sales atau penjual, kadang kita terjebak untuk menjelaskan apa produk yang ditawarkan.  

Baca juga: Optimalisasi Executive dan Nge-Branding!

Sales yang Fokus pada Produk

Btw, itu salah satu tipe dari empat tipe sales yang kita kenal, yaitu ketika seorang sales berfokus kepada produk semata. 

Persoalan dari menjelaskan produk adalah hal itu akan terdengar membosankan, bukan?  

Selain itu, untuk spesifikasi produk, mungkin orang dapat melihat dari tempat lain, misalnya situs perusahaan yang menerbitkan produk tersebut, YouTube yang melakukan revieu pada suatu produk, dan sumber informasi lainnya.  

Karena itu, maka seorang sales perlu memutar otak untuk menyampaikan kepada pelanggan apa manfaat yang bisa didapatkan dari produk tersebut, terutama bagaimana suatu produk mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapi seseorang. 

Source: https://copyblogger.com/concrete-details/

www.domainesia.com