Apa saja tiga penanda dalam perjalanan setiap orang? Kemudian bagaimana hal ini dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan orang tersebut dalam mencapai tujuan hidup?

Sebelum terlalu jauh membaca, jika Anda ingin melihat versi singkat dari post ini, maka bisa dibaca di Instagram saya berikut ini:

https://www.instagram.com/p/CESjy7mgJpH/?utm_source=ig_web_copy_link

Setiap orang memiliki kemampuan untuk mencapai satu titik yang menjadi tujuannya, tetapi mereka selalu menemukan alasan, sehingga tak pernah sampai pada tujuan tersebut.  

Seth Godin, seorang pakar penjualan atau marketing menyampaikan, bahwa perjalanan masing-masing orang ditandai tiga hal, yaitu:  

1, Mengetahui apa yang Anda lakukan 

Setiap orang perlu mengetahui apa yang harus dilakukan. Dengan mengetahui hal ini, maka akan memudahkan orang tersebut untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya dalam mencapai tujuan hidupnya.

Sebagai langkah pertama, terkadang kita tidak selalu mengetahui apa yang ingin dilakukan. Karena itu, langkah ini seringkali membutuhkan percobaan dan penyesuaian.

Sangat mungkin terjadi, ketika kita sudah jauh melangkah, baru kita mengetahui apa yang sebenarnya tengah kita lakukan, hahaha.

Sebagai contoh, kita ambil seseorang yang ingin menjadi penulis.

2, Mampu melakukan apa yang Anda lakukan 

Setelah Anda mengetahui apa yang harus dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah mampu melakukan apa yang Anda lakukan.

Kemampuan ini bisa didapatkan melalui pengetahuan dan praktik atau latihan yang terus diulang, sehingga yang bersangkutan mahir dalam melakukan apa yang dilakukan.

Sebagai contoh, ketika seseorang ingin menjadi seorang penulis, maka dia perlu memahami bagaimana cara untuk menjadi penulis tersebut.

Btw, jika Anda tertarik untuk belajar menulis online, maka Blog saya ini membagikan informasi mengenai hal tersebut.

3, Bersiap dan mampu menerima kegagalan 

Setelah kita mengetahui apa yang harus dilakukan dan kemudian mampu melakukan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan hidup, maka langkah selanjutnya adalah melakukan persiapan.

Setiap usaha kita akan bermuara pada dua hal, yaitu keberhasilan dan kegagalan.

Tentu saja kita akan sangat bersyukur jika upaya yang kita lakukan dapat menemui keberhasilan. Namun, bagaimana jika kita tidak menemukan keberhasilan tersebut?

Oleh sebab itu, kita perlu bersiap untuk menerima kegagalan dalam kehidupan. Termasuk menerima konsekuensi apabila tujuan hidup kita gagal dicapai.

Setelah itu, kita perlu beradaptasi dan kemudian mengubah berbagai hal termasuk membuat tujuan hidup baru.

Setelah mengetahui hal ini, apakah Anda sudah siap dengan perjalanan yang akan Anda lakukan untuk mencapai tujuan hidup?

Silakan dibaca juga tulisan menarik lain di blog ini, seperti: Percobaan dan Menerima dalam Kehidupan