Photo by Yoav Hornung on Unsplash

Mereka yang tidak tertarik pada orang lain akan mengalami kesulitan terbesar dalam hidup dan menyebabkan kerugian pada orang lain. Dari pribadi seperti itulah, kebanyakan kegagalan manusia terjadi.  

Jika kita ingin bercerita mengenai orang lain, misalnya sebagai seorang penulis, copywriter, atau apa saja, maka syarat pertama yang perlu dilakukan adalah dengan menyukai orang.  

Jika seorang penulis tidak menyukai orang, maka orang pun tidak akan menyukai ceritanya.  

Sebagai seorang penampil, apakah Anda pembicara, penulis, konten creator, atau apa pun itu, maka ada dua cara yang bisa dilakukan.  

Pertama adalah mampu menempatkan diri dalam sorotan. Caranya dengan mengetahui perilaku manusia, yaitu dengan melakukan berbagai tindakan, mulai dari gesture, suara, bahkan naiknya alis benar-benar diperhatikan dan dilatih sebelumnya.  

Kedua adalah memiliki ketertarikan pada orang lain. Misalnya Anda sudah berada di depan banyak orang yang siap mendengarkan, maka niat dari dalam diri adalah bukan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.  

Namun, Anda perlu berkata pada diri sendiri, “Saya bersyukur karena orang-orang ini datang untuk menyaksikan saya. Mereka yang membuat saya mampu hidup dengan cara yang baik dan halal. Karena itu, saya akan memberikan penampilan terbaik yang mampu saya berikan.”  

Kemudian, sebelum kita tampil di hadapan orang lain atau menyodorkan karya, maka perlu diingat terus dalam hati dan dalam diri, bahwa Anda harus mencintai para penonton, pembaca, pemirsa, dan pengikut Anda. Sekali lagi, Anda harus mencintai para penonton, pembaca, pemirsa, dan pengikut Anda