Mengenal manifestasi sangat penting bagi kita yang ingin meraih kebahagiaan dan makna dalam kehidupan. Namun, mungkin Anda belum paham mengenai manifestasi tersebut, maka silakan disimak tulisan ini ya.

Barangkali Anda sudah pernah mendengar kata manifestasi.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, manifestasi berarti perwujudan sebagai suatu pernyataan perasaan atau pendapat.

Kemudian dalam kehidupan kita, manifestasi atau perwujudan adalah kecocokan antara pemikiran, perkataan, dan tindakan.

Apa manfaat dari mengetahui manifestasi dalam hidup kita, pekerjaan, dan juga usaha yang sedang kita lakukan?

Menurut Jay Shetty, seorang motivator dan juga youtuber, mengetahui manifestasi akan membantu kita untuk meraih kebahagiaan dan perasaan berarti dalam kehidupan kita.

Dia bilang bahwa manifestasi atau perwujudan suatu kebahagiaan dapat diraih dan ditempuh dengan 4 cara.

Pertama adalah mengetahui niat atau intention.

Niat berarti kejelasan, apa yang sebenarnya kita inginkan dan apa alasan di balik maksud dan niat kita untuk melakukan sesuatu.

Kedua adalah kesadaran.

Kesadaran di sini berarti pengetahuan kita terhadap kekuatan, kelemahan, dan juga keterampilan yang dimiliki oleh diri sendiri untuk mendukung atau menghambat proses kita dalam mencapai suatu tujuan.

Ketiga adalah perhatian atau atensi.

Setelah mengetahui niat dan memiliki kesadaran, maka kita perlu memperhatikan pada kelebihan yang kita miliki dan terus berusaha meningkatkannya.

Di sisi lain, kita juga perlu melihat kelemahan-kelemahan yang kita miliki untuk kemudian dapat mengubahnya menjadi suatu kelebihan.

Keempat atau terakhir adalah aksi atau tindakan.

Tindakan di sini berarti bahwa untuk mencapai tujuan yang kita harapkan, maka kita perlu bertindak secara konsisten dan dan dengan strategi yang tepat.

Sebagai contoh, saya berniat untuk berbagi pengetahuan kepada orang lain. Kemudian saya menyadari, bahwa saya memiliki kemampuan dalam dunia tulis menulis, tetapi kurang dalam kemampuan berbicara di hadapan orang banyak.

Setelah mengetahui niat dan juga kesadaran diri, kemudian saya memberikan perhatian yang besar kepada kelebihan saya, yaitu dalam dunia dunia tulis-menulis.

Caranya adalah dengan terus berlatih dan menerbitkan tulisan setiap hari di suatu tempat tertentu, yaitu di blog saya ini.

Sementara itu, untuk kelemahan dalam berbicara, saya melakukan berbagai macam percobaan seperti berbicara langsung atau membuat siaran langsung di Instagram dan YouTube. Kemudian saya juga merekam video pada saat memberikan paparan mengenai suatu hal.

Setelah itu dilakukan, maka saya berusaha untuk konsisten melakukannya, misalnya dengan menerbitkan satu tulisan setiap hari di Blog ini.

Setelah Tindakan

Baca juga: 8 Prinsip Komunikasi Visual Perubahan Iklim

Kemudian secara strategis saya menempuh cara untuk menawarkan tulisan tersebut agar dapat dibaca oleh banyak orang melalui media yang lain, seperti Facebook, Instagram, LinkedIn, bahkan YouTube.

Sekarang mari kita tengok diri Anda. Barangkali Anda dapat memulai dengan membuat pertanyaan apa niatan yang ada dalam diri dan ingin sekali dicapai.

Setelah itu, Anda perlu menyadari apa kelebihan dan kekurangan pada diri Anda sendiri.

Kemudian Anda memberikan perhatian yang lebih pada kelebihan dan kekurangan itu, baik untuk meningkatkan ataupun mengurangi hal-hal yang tidak diperlukan.

Setelah itu, apa tindakan yang akan Anda tempuh untuk secara konsisten dan strategis semakin dekat ke tujuan yang ingin diraih?

Jika Anda merasa bahwa tujuan tersebut masih teramat jauh, maka yang bisa dilakukan adalah dengan membuat sedikit perubahan tetapi secara konsisten.

Perubahan yang Konsisten

Perubahan tersebut, tindakan tersebut, dilakukan setiap hari, sehingga jarak yang tadinya dirasa begitu jauh lambat-laun akan mulai mendekat dan pada ujungnya Anda akan mencapai tujuan tersebut.

Yang perlu diingat di sini adalah bahwa perubahan yang Anda lakukan tidaklah harus besar, melainkan perubahan sedikit demi sedikit, yang dilakukan setiap hari secara konsisten.

Mahatma Gandhi menyampaikan bahwa perlu adanya suatu keselarasan antara pemikiran, perkataan, dan tindakan yang dilakukan. Oleh karena itu, dalam manifestasi juga diperlukan keselarasan antara niat, kesadaran, perhatian, dan juga tindakan.

Jika hal itu dapat Anda lakukan dengan baik, maka bisa jadi Anda akan lebih bahagia. Anda merasa puas karena telah mencapai apa yang anda harapkan

Manifestasi adalah Proses

Kemudian, perlu diingat juga, bahwa manifestasi bukanlah sebuah hasil atau tujuan Anda. Namun, adalah sebuah proses untuk menuju ke hasil yang Anda harapkan tersebut.

Oleh karena itu, jika Anda merasa bahwa manifestasi tidak membuahkan hasil dengan cepat, maka yang perlu diingat adalah bahwa manifestasi merupakan suatu proses untuk menuju ke tujuan.

Anda mungkin akan menghadapi suatu tantangan dari diri sendiri. Misalnya, pekerjaan sehari-hari yang Anda geluti tidak sesuai dengan niat atau tujuan yang ingin dicapai. Hasilnya kemudian adalah Anda tidak mencintai pekerjaan. Anda tidak bekerja dengan maksimal dan sekadar memenuhi presensi atau kehadiran.

Mencintai Pekerjaan

Jika itu yang terjadi, maka Jay Shetty menyarankan bahwa sebaiknya Anda tidak melakukan hal itu. Justru Anda harus mencintai pekerjaan tersebut. Carilah makna dan juga kegunaan, serta berbagai hal positif yang lain dalam pekerjaan yang sedang Anda geluti saat ini.

Jika Anda mampu melakukan hal itu, maka kondisi yang demikian akan menarik berbagai hal yang positif di dunia dan bukan justru hal yang negatif. Jika Anda mampu melakukan berbagai tindakan yang positif. Misalnya, menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan memberikan terobosan-terobosan untuk mencapai target yang diharapkan dalam pekerjaan, maka orang lain akan penasaran dan mereka tertarik pada metode serta cara kerja Anda.

Hasil akhirnya adalah barangkali mereka akan tertarik dengan apa yang Anda lakukan. Kemudian mendukung dan juga mungkin memberikan penawaran lain yang lebih baik. Dengan demikian, pada saat itu Anda pun dapat mempengaruhi orang lain untuk mencapai atau membantu Anda mewujudkan cita-cita yang diharapkan.

Sekali lagi, barangkali saat ini Anda merasa bahwa pekerjaan yang Anda miliki tidak cocok, tidak sesuai dengan semangat, gairah, atau passion yang Anda miliki, sehingga justru pekerjaan tersebut membuat Anda merasa tidak berharga dan terluka.

Luka dan Cahaya

Jika itu yang terjadi, maka ingatlah pesan dari Jalaludin Rumi yang mengatakan, bahwa luka adalah jalan masuknya cahaya.

Barangkali luka yang diderita akan menjadi suatu pintu masuk bagi hal-hal lain yang lebih baik, yang lebih positif, dan mungkin bermanfaat untuk Anda.

Kemudian Anda perlu juga untuk bersyukur karena banyak orang yang meyakini bahwa semakin Anda bersyukur, maka semakin banyak pula yang akan diperoleh.

Yang terakhir, saran dari Jay Shetty adalah agar Anda ada melakukan pekerjaan dengan sepenuh hati. Artinya, mungkin melebihi dari deskripsi pekerjaan yang seharusnya Anda lakukan.

Dengan cara itu, maka Anda pun akan bermanifestasi dan kemudian tujuan atau cita-cita yang diharapkan dapat tercapai.

www.domainesia.com