Photo by Cristofer Jeschke on Unsplash

Mengetahui lokasi, kemungkinan, dan terjadinya suatu bencana sangat penting dilakukan untuk melakukan upaya kesiapsiagaan. Tujuannya adalah untuk mengurangi dampak korban dan kerugian akibat bencana.

Berikut ini disampaikan manfaat mengentahui lokasi, kemungkinan kejadian, kejadian di masa lalu, prakiraan, prediksi, dan peringatan dalam mendukung upaya penanggulangan bencana.

Lokasi

Sebagian besar kita mengetahui di mana kejadian bencana tertentu mungkin akan terjadi dan kita dapat secara akrab memetakan di mana bencana tersebut pernah terjadi. 

Di tingkat global zona-zona utama untuk gempa dan letusan gunung berapi telah dibuat petanya. Di mana gempa pernah terjadi, seberapa jauh batuan volkanik terbentuk, dan lokasi gunungapi aktif yang baru saja meletus.

DI tingkat regional kita dapat menggunakan letusan di masa lampau untuk mengidentifikasi area yagn akan terancam jika letusan di masa depan terjadi. 

Risiko tersebut sudah dipetakan untuk beberapa gunung api, seperti di Amerika, Jepang, Italia, Kolombia, dan beberapa di Indonesia. 

Kemudian di tingkat lokal, pemetaan detail tanah, batuan, kondisi air bawah tanah, dan juga aliran permukaan mungkin akan membantu mengidentifikasi lereng yang akan runtuh atau di mana terjadi pemuaian. 

Di banyak kasus kita dapat memprediksi di mana banjir akan terjadi dari informasi lokasi dataran banjir atau pemetaan wilayah yang terdampak banjir baru-baru ini. 

Kemungkinan Kejadian

Menentukan kemungkinan terjadinya suatu bencana di tempat tertentu dalam skala waktu tertentu sangat penting untuk memprediksi bencana. 

Pada banyak sungai kita memiliki rekaman yang cukup dan dalam jangka panjang mengenai aliran untuk dimanfaatkan dalam pembangunan model peluang yang dapat secara meyakinkan memprediksi rata-rata banjir yang terjadi dengan kekuatan tertentu yang mungkin akan terjadi pada kurun waktu satu dekade. 

Hampir mirip untuk kekeringan, mungkin dapat diperkirakan dengan melihat peluang terjadinya hujan di masa lalu di suatu wilayah. 

Namun, peluang-peluang tersebut mirip dengan peluang melempar dadu di sebuah permainan atau bermain kartu. Bagian dari peluang tersebut selalu berkaitan dengan saat ini. 

Meskipun banjir 10 tahunanan akan terjadi rata-rata sekali dalam 10 tahun. Hal ini mungkin diperoleh beberapa banjir dengan kekuatan yang sama dalam satu tahun. 

Kejadian di masa lalu

Banyak kejadian bencana ditentukan oleh kejadian serupa di masa lalu. 

Sebagai contoh terjadinya rayapan pada permukaan tanah yang berlangsung lama sebelum terjadinya longsor. Kemudian kecepatan rayapan meningkat sebelum longsor benar-benar terjadi. 

Di  gunungapi seringkali akan mengembang terlebih dahulu sebelum terjadinya letusan. Kemudian gempa volkanik di sekitar gunungapi juga meningkat. 

Untuk gempa bumi beberapa getaran pendahuluan atau naiknya tanah yang tidak biasa mungkin bisa menjadi petunjuk terjadinya gempa. 

Mengidantifikasi kejadian yang telah lampau menolong ilmuwan untuk memprediksikapan dan di mana kejadian bencana besar mungkin akan terjadi. 

Oleh karena itu, pengukuran rayapan gerakan tanah atau pemuaian permukaan gunung api akan memungiinkan otoritas untuk memberikan peringatan dan melakukan evakuasi terhadap orang-orang di daerah bencana. 

Prakiraan

Ketika sebuah prakiraan kejadian diterbitkan, peluang terjadinya kejadian tersebut telah diberikan juga. Biasaya dalam bentuk persentase kejadian bencana. Ketika kita mendengar prakiraan kejadian bencana artinya kita harus bersiap-siap untuk kejadian tersebut. 

Prediksi

Kadang-kadang dimungkinkan untuk memprediksi secara akurat ketika suatu kejadian bencana akan terjadi. Banjir di suatu sungai setelah hujan yang cukup besar sering terjadi. 

Para ahli hidrologi dan badan cuaca biasanya dapat memprediksi kapan sebuah sungai mencapai ketinggian tertentu yang menyebabkan banjir. 

Gelombang yang besar dari laut bernama tsunami yang disebabkan oleh gempa bawah laut, longsor, dan gangguan lainnya juga dapat diprediksi ketika terbentuk. 

Di masa lalu, prediksi mengenai waktu tibanya tsunami di Samudera Pasifik cukuplah berhasil. Prediksi yang dilakukan dalam waktu singkat mengenai kejadian bencana memberikan motivasi kepada kita untuk melakukan tindakan guna mengurangi dampak yang biasanya dilakukan sebelum terjadinya bencana. 

Peringatan

Setelah kejadian bencana diprediksi atau prakiraan dibuat, masyarakat harus diberi peringatan. 

Aliran informasi yang berujung pada peringatan mengenai bencana yang mungkin terjadi harus dilakukan dengan mengikuti alur yang telah ditentukan.

www.domainesia.com