Gunung es yang mencair di sekitar kutub
Photo by Melissa Bradley on Unsplash

Terdampat kesamaan dampak dari suatu kejadian bencana dan perubahan iklim yang bisa dirasakan oleh masyarakat di tempat tertentu.

Dampak tersebut dapat menyebabkan kerugian yang besar dan ujungnya akan meningkatkan kerentanan.

Contohnya adalah meningkatnya intensitas dan frekuensi kejadian bencana karena perubahan iklim atau faktor hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.

Dua kejadian bencana tersebut menimbulkan dampak merugikan pada masyarakat yang tinggal di wilayah yang rentan.

Hasil akhirnya adalah proses pemiskinan warga yang tinggal di daerah terdampak dan juga tidak terpenuhinya hak.

Baca juga: Perbedaan antara Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim

Upaya pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas individu dan masyarakat agar tangguh.

Manfaat Ketangguhan Masyarakat

Apabila masyarakat tangguh, maka upaya mandiri dan intervensi pembangunan akan mengarah ke pemenuhan hak-hak warga di daerah terdampak.

Misalnya dampak perubahan iklim, yaitu terjadinya curah hujan yang tidak sesuai musim akan menyebabkan meningkatnya kerugian dan kerentanan. Bahkan bisa juga menyebabkan terjadinya banjir.

Contoh lainnya adalah dampak dari perubahan iklim berupa kekeringan yang kemudian akan meningkatkan kerugian dan kerentanan masyarakat yang tinggal di daerah terdampak.

www.domainesia.com