Categories
Kepemimpinan

Bagaimana Mendekatkan Mereka yang Jauh karena WFH?

Saat ini, kemampuan mendekatkan anggota tim yang berjauhan dan terpisah-pisah menjadi keterampilan memimpin yang sangat penting.

Photo by Chris Montgomery on Unsplash

Namun, pertanyaannya adalah bagaimana caranya untuk mendapatkan dukungan dari anggota tim dan meningkatkan komitmen mereka, kecepatan merespon, dan aksesibilitas saat berjauhan?

Manakala anggota tim tidak dapat berhubungan langsung dengan Anda, tetapi Anda mampu memberikan respon yang tepat waktu, maka itu menjadi suatu cara untuk meraih hubungan, komitmen, dan kinerja.

Namun, meskipun terlihat sederhana, sebenarnya hal itu sulit dilakukan. Misalnya, pada saat kita harus selalu responsif dan mudah dihubungi, tetapi kita tidak menerapkan hal itu.

  • Kemudian pertanyaan lainnya adalah bagaimana caranya mencapai hal itu?
  • Bagaimana Anda dapat hadir pada saat anggota tim membutuhkan dan pada saat yang sama juga mempunyai kehidupan lain?
  • Serta, kenapa memperkuat hubungan dengan anggota tim menjadi suatu hal yang sangat penting?

Perlu diketahui bahwa kemudahan dihubungi dan juga responsif adalah suatu keterampilan yang sangat penting. Meskipun hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan peralatan digital.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 5000 pekerja secara global, pertanyaan yang diajukan adalah visibilitas atau mudah terlihat dan aksesibilitas atau mudah diakses. Dua hal ini berkaitan sangat erat dan memengaruhi kepercayaan terhadap pemimpin dan juga kinerja anggota tim.

Di penelitian yang lain, pemimpin yang responsif akan memberikan keuntungan, karena pada saat yang sama mampu mengomunikasikan kepercayaan, kehormatan, dan empati kepada anggota tim.

Anggota tim pun kemudian akan merasa aman dan merasa menerima perhatian pada saat dirinya sangat membutuhkan.

Hal itu hanya bisa dicapai jika seorang pemimpin mudah diakses dan kemudian mampu mendorong capaian atau kinerja.

Kebiasaan yang responsif juga menciptakan keinginan orang untuk lebih berkontribusi, ketika mereka mendapatkan perhatian secara cukup.

Jadi, bagaimana caranya agar Anda mudah diakses?

Cara pertama adalah dengan memberikan apresiasi atau penghargaan pada kontribusi seluruh anggota tim.

Berikanlah penghargaan terhadap semua kontribusi anggota tim dalam menyelesaikan pekerjaan.

Cara kedua adalah dengan memberikan tanggung jawab pada orang lain dan mempercayai bahwa mereka dapat bekerja dengan baik.

Di sisi lain, sebaiknya Anda tidak terlibat langsung pada berbagai pekerjaan yang sedang dilakukan. Dengan melakukan hal ini, maka akan tercipta perasaan independen, dipercaya, dan diberi tanggung jawab dari anggota tim.

Adapun keuntungan bagi Anda sendiri adalah memungkinkan dimilikinya lebih banyak waktu untuk melakukan hal lain, seperti kemudahan diakses dan responsif saat dikontak oleh anggota tim.

Tugas Anda sebenarnya adalah untuk memberikan pelatihan, pengembangan diri, dan membuat keputusan beberapa hal yang penting.

Anda perlu juga membuat suatu rencana kegiatan, misalnya bagaimana cara Anda mengatur tim untuk mengisi waktu dan juga memanfaatkan sumber daya lainnya.

Berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu para pemimpin dalam upaya mendekatkan mereka yang berjauhan.

Pertama adalah dengan mengenal anggota secara akrab.

Ketika Anda mempunyai perasaan yang kuat dan dekat dengan karyawan dan juga kebutuhan mereka yang sangat khusus, maka Anda akan lebih mungkin menyampaikan pesan.

Anda pun akan lebih responsif ketika mampu bertatap muka secara langsung dengan anggota dan memberikan informasi dan arahan yang sangat dibutuhkan oleh mereka.

Kedua adalah mempercayai orang lain.

Langkah ini perlu dilakukan dengan niatan yang tepat. Ketika ada orang yang datang di hadapan Anda, maka percayalah, bahwa dia mempunyai alasan yang bagus. Ketika Anda menghormati anggota tim dan nilai-nilai yang mereka sampaikan, maka Anda akan mampu memberikan respon dengan cara yang sangat baik.

Ketiga adalah Mengelola Tim.

Sebagai tambahan dari seorang pemimpin yang mudah diakses, maka Anda pun perlu memiliki taktik yang benar untuk mengelola tim Anda dan juga prioritas mereka. Meskipun pada saat itu Anda bekerja bersama di suatu kantor atau terpisah.

Keempat adalah melakukan hubungan secara personal dengan tiap-tiap anggota tim.

Anda bisa membuat jadwal yang teratur untuk membicarakan berbagai isu.

Percakapan satu lawan satu ini perlu dilakukan lebih rutin ketika ada orang-orang baru yang bergabung dalam organisasi dan kemudian semakin jarang, tetapi masih dilakukan secara rutin ketika ada lebih banyak orang baru yang berpengalaman.

Percakapan satu lawan satu ini sangat penting dilakukan, karena ketika terjadi suatu hal pada diri Anda dan juga anggota tim, maka akan diperlukan waktu yang lama untuk melakukan diskusi dan menyelesaikan persoalan.

Tentu saja jika suatu hal sangat penting, maka Anda dapat menyampaikan secara langsung kepada seluruh anggota tim.

Namun, sebaliknya jika tidak terlalu penting, maka Anda mengetahui apa yang perlu dilakukan esok hari dan untuk mendiskusikannya.

Sebenarnya Anda pun dapat melakukan pembicaraan secara langsung jika kondisi semakin buruk, tetapi sesi yang teratur menciptakan perasaan diprioritaskan dan aksesibilitas kepada anggota tim.

Cara yang dapat ditempuh adalah dengan membuka dan menginformasikan kalendar Anda dan meminta jadwal yang dimiliki oleh setiap personil.

Keterbukaan tersebut sangat penting, karena itu menyebabkan peningkatan kepercayaan sebagai hasil dari pemeliharaan keterbukaan dan pada gilirannya akan meningkatkan produktivitas.

Tentu saja, anggota bisa menyembunyikan beberapa hal pribadi dalam kalender yang dibagikan.

Upaya ini memungkinkan Anda untuk menghormati dan juga mendapat dukungan dari anggota tim.

Selain berbagi kalender, maka Anda juga perlu memperhatikan ketepatan waktu, merencanakan hari-hari Anda, dan melakukan semua itu saat ini juga.

Memiliki kemampuan untuk selalu memberikan respon dan juga mudah diakses adalah hal yang sangat penting bagi para pemimpin yang efektif dan kemudian membuat pengaruh jarak tidak begitu terasa.

Manfaat lainnya adalah terbinanya hubungan yang sangat positif dengan anggota tim dan juga komitmen anggota kepada Anda dan juga organisasi.

Tidak kalah penting adalah upaya untuk meningkatkan kapasitas anggota tim dan mengetahui kebutuhan-kebutuhan serta kekhawatiran mereka. Dengan melakukan hal ini, maka diharapkan dapat lebih produktif dan juga responsif.

Leave a Reply