Kiat: Biarkan Passion Memilihmu

“You dont choose your passion, its choose you.” 

Carmine Gallo, Storytellers Secret.

Saya tidak pernah tahu apa yang menjadi passion saya, sampai kemudian mengenal blog. 

Passion seringkali diterjemahkan dengan gairah, keinginan besar, semangat, dan lainnya.

Entah kenapa, tetapi saya mendadak begitu suka menulis. Sebenarnya ini adalah langkah lanjutan dari hobi saya sebelumnya, yaitu membaca.

Hal itu bermula dari kesadaran saya sebagai seseorang yang mudah lupa. Guna mengatasi hal tersebut, saya ke mana-mana membuat catatan. Catatan tersebut berisi berbagai hal menarik dari perjalanan, pengalaman, mendengarkan narasumber, buku, atau bahan bacaan lain. 

Pada masa-masa awal mulai menulis, aktivitas ini bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Namun, karena saat itu belum terlalu memahami, akibatnya saya jauh lebih bebas. 

Kemudian semakin ke sini, maka semakin banyak hal yang saya perhatikan. Sebut saja ejaan (EYD), struktur kalimat, logika berpikir, dan lainya. Lambat laun, menulis pun menjadi hal yang cukup kompleks. Apalagi jika mengingat waktu untuk duduk dan menulis yang semakin sedikit.

Namun, terlepas dari semua tantangan di awal hingga saat ini, menulis tetaplah menjadi hal yang menyenangkan.

Saya kira, saat kita senang dan bersemangat melakukan hal yang sulit, itulah waktunya ketika passion memilih kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top
%d bloggers like this: