Kiat: Pentingnya Alasan yang Menginspirasi Kesetiaan

Produk yang berkualitas sangat penting, tidak peduli seberapa jelas alasan dan tujuan atau ‘why’ Anda.

Jika produk yang Anda jual tidak berkualitas, maka semua hal akan berantakan dan berujung pada kegagalan.

Anda tak perlu menghasilkan produk terbaik. Namun, produk tersebut haruslah bagus atau sangat bagus. Baik dan terbaik sangatlah relatif. Relativitas di sini sangat bergantung pada standard apa yang digunakan.

Contohnya pada produk mobil antara Ferrari dengan Toyota Innova. Jika Anda lajang dan kaya raya kemudian ingin menggaet seorang cewek/cowok yang rupawan, tentu Ferrari yang berwarna merah menyala menjadi pilihan. Namun, jika Anda adalah keluarga muda dengan anak dua, tentu akan memilih Innova yang dapat mengangkut seluruh anggota keluarga.

Ilustrasi di atas menunjukkan, alasan dari eksistensi sebuah produk harus dipertimbangkan. Lebih jauh lagi, alasan tersebut harus cocok dengan kebutuhan seseorang akan sebuah produk.

Mereka yang membagikan alasan sebuah perusahaan percaya bahwa produk dari perusahaan tersebut lebih baik. Semua upaya dari orang lain untuk meyakinkan bahwa produk dari perusahaan tersebut tidak baik akan berakhir sia-sia.

Tanpa adanya standard yang jelas bagi produk yang sama dan dihasilkan oleh berbagai perusahaan, maka hanya akan menyebabkan perdebatan.

Mereka yang setia pada satu jenama atau merk atau produk akan menunjukkan berbagai fasilitas tambahan (feature) dan keunggulan dari produk tersebut kepada orang lain. Meskipun keunggulan dan fasilitas tambahan itu tidak selalu penting untuk orang lain.

Sebuah produk yang lebih baik dapat memunculkan keinginan dan motivasi serta keputusan untuk membeli. Namun, hanya sekadar lebih baik tidak akan menciptakan kesetiaan dari pelanggan.

Pelanggan yang setia memilih inspirasi daripada manipulasi saat memutuskan membeli sebuah produk. Dengan inspirasi tersebut, mereka dapat mengkomunikasikan alasan yang dimiliki saat memilih sebuah produk.

Inspirasi yang berasal dari sebab, alasan, dan tujuan (why) sebuah perusahaan, merk, produk, atau seseoranglah yang kemudian menginspirasi kesetiaan konsumen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top
%d bloggers like this: