Refleksi: Keluarga dan Terorisme

Minggu (13/05) kemarin sedianya kami sekeluarga akan ke Kawasan Kota Tua karena anak-anak ingin melihat ondel-ondel.

Rencana tersebut batal karena ada bom di Surabaya. Terus terang kami khawatir berada di tempat yang terlalu ramai pada kondisi seperti itu.

Akhirnya, kami pun mengubah tujuan dan berkunjung ke Museum Layang Layang yang berada di Pondok Labu.

Kawan-kawan, keluarga saya, mungkin juga Anda melakukan wisata setiap saat. Mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan wisata.

Keluarga kita memang tidak selalu menyenangkan, tetapi kita mencintai dan bersedia melakukan apa saja untuk mempererat hubungan.

Kemudian di sore hari dan hari ini, barulah kita tahu, bahwa ada beberapa keluarga di Surabaya yang melakukan pengeboman. Mereka juga suami, istri, dan anak-anaknya. Mereka juga melakukan perencanaan hingga pelaksanaan aksi.

Kenapa sebuah keluarga bisa melakukan hal itu?

Barangkali kita perlu menengok kembali Opini di Harian Kompas sekitar setahun yang lalu berikut ini:

Perempuan dan Anak dalam Perangkap NIIS (Negara Islam di Irak dan Suriah); Muhammad Ikhsan Mahar; Kompas, 12-01-2017.

Orangtua yang radikal dapat mewariskan pemahamannya kepada anak-anaknya.

Keluarga tidak hanya berperan aktif, tetapi juga bisa memiliki peran pasif menjadikan seorang anak menjadi radikal. Misalnya, karena kurang perhatian dari orangtua.

Bagi perempuan, faktor suami menjadi dominan.

Selain keluarga, perempuan dan anak mudah teradikalisasi karena pengaruh lingkungan sosial. Misalnya karena perasaan terpinggirkan.

NIIS pertama-tama mencari perempuan untuk dijadikan istri dan melatih anak-anak untuk menjadi tentara, sebagai penjaga ideologi dan melanjutkan pertarungan.

Dengan membaca uraian tersebut, maka semoga kita berkenan untuk menengok keluarga kita masing-masing. Memeriksa kembali bagaimana perhatian kita untuk anak, bagaimana anak kita belajar, bergaul, dan menerima informasi.

Sudah tepatkah apa yang kita, para suami dan istri lakukan untuk putra/putri kita?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top
%d bloggers like this: