Kiat: Ketika Alasan Sebuah Perusahaan Tidak Jelas

Manakala alasan dan tujuan sebuah perusahaan atau industri tidak jelas terlihat, maka satu-satunya pembeda yang bisa ditawarkan kepada konsumen adalah pada produk yang dihasilkan.

Sayangnya, ada persoalan ketika menentukan nilai sebuah perusahaan hanya berdasarkan pada produk yang dihasilkan. Misalnya, kita seringkali merasa tidak nyaman untuk membeli sebuah telepon genggam dari sebuah perusahaan yang selama ini kita kenal sebagai penghasil komputer.

Kecuali sebuah perusahaan dapat menemukan kembali alasan dan tujuannya, serta memulai dari dua hal tersebut pada apa yang mereka sampaikan dan hasilkan, maka satu-satunya hal yang mungkin dilakukan adalah sekadar menjual produk. Mereka terjebak pada bisnis intinya dan kesulitan untuk berkembang lebih jauh lagi.

Di sisi lain, perusahaan yang mampu dengan jelas menjelaskan alasan dan tujuannya, maka akan lebih banyak memiliki kebebasan dan tidak ada batasan pada hal-hal yang dapat mereka lakukan, termasuk produk-produk yang akan mereka hasilkan.

Apa pun produk yang dihasilkan dari perusahaan tersebut, alasan dan tujuan mereka akan tetap ajeg atau konstan. Dari sisi konsumen, apa pun produk yang dihasilkan, kita paham bahwa jenama atau merk tertentu eksis.

Eksistensi atau keberadaan sebuah perusahaan menghadapi tantangan karena alasan dan tujuan ini suatu saat dapat saja hilang. Pada kondisi demikian, maka nilai perusahaan tersebut hanya ditentukan dari apa produk yang mereka hasilkan. Perusahaan itu pun berubah dari yang tadinya memiliki alasan dan tujuan yang jelas menjadi hanya sekadar penjual produk.

Pada tahap ini, maka pembelian dari perusahaan itu hanya ditentukan oleh harga, kualitas, layanan, atau fasilitas tambahan (feature).

Semua itu ujungnya menjadi komoditas yang dijual di pasaran. Kelemahannya jika hal ini terjadi adalah produk-produk yang dihasilkan pun sulit dibedakan. Kemudian karena kesamaan dengan produk dari perusahaan lain, maka sulit tercipta konsumen yang setia.

Hingga akhirnya, perusahaan tersebut akan terjebak pada biaya iklan yang tinggi dan tingkat stress yang meningkat agar angka penjualan tetap tinggi melalui promosi, diskon, atau mekanisme lainnya.

Dengan demikian, maka memahami alasan dan tujuan sebuah perusahaan sangat penting untuk mencapai kesuksesan dalam jangka panjang melalui kesetiaan para konsumen. Hal ini juga penting agar berbeda dengan yang lain dan menghindari kegagalan sebuah perusahaan.

Picture by Hans from Pixabay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top
%d bloggers like this: