Kiat: Lakukan Tiga Hal Ini Agar Lebih Produktif

Bagaimana caranya agar lebih produktif? (Pixabay)

Saat ini, semua orang terlihat begitu sibuk. Bisa jadi termasuk Anda.

Namun, pertanyaannya adalah apakah Anda lebih produktif?

Ternyata jawabannya cukup berkebalikan dengan harapan. Anda yang terlihat sibuk tidak selalu lebih produktif. Ternyata Anda sibuk melakukan hal yang tidak bermanfaat, namun menghabiskan waktu.

Sebagai contoh, Anda ternyata sibuk membuka tutup berbagai akun media sosial. Anda juga sibuk merespon berbagai pesan yang muncul di aplikasi semacam WhatsApp, Telegram, atau SMS.

Hasil akhirnya adalah tidak ada perubahan yang berarti dalam hidup mereka.

Kemudian, bagaimana caranya agar Anda lebih produktif?

Berikut ini ada tiga hal yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan produktivitas.

1. Lakukan apa yang penting dan bukan apa yang mendesak.

Berbagai hal yang sangat penting untuk Anda, misalnya menyelesaikan project, menyelesaikan buku yang sedang ditulis, meluncurkan produk, dan berbagai hal lain yang merupakan lompatan besar dan akan mengubah Anda adalah hal yang harus Anda lakukan.

Sementara itu, berbagai hal terlihat mendesak seperti mengecek inbox email Anda, membaca pesan di WhatsApp, atau mengganti playlist di Spotify tampaknya memang perlu segera dilakukan. Namun, hal-hal ini sejatinya tidak begitu penting.

Jika Anda mementingkan hal-hal yang mendesak, maka akan membuat lupa untuk melakukan hal-hal yang penting. Jika hal yang penting ini tidak dilakukan, maka Anda tidak akan berubah, tidak akan lebih produktif, dan selalu berada pada posisi yang sama.

2. Lakukan apa yang perlu dilakukan dan bukan apa yang ingin dilakukan.

Menjadi lebih produktif memerlukan disiplin yang untuk melakukan apa yang perlu dan bukan apa yang ingin dilakukan.

Hal ini terjadi karena semua orang dapat dengan mudah untuk mengetahui apa tujuan hidupnya, kemudian menuliskan visi dan misinya, membuat resolusi tiap awal tahun, dan lain sebagainya.

Namun, di antara orang-orang tersebut hanya sedikit yang mampu melakukan tindakan untuk mengubah tujuan, visi, misi, dan resolusi menjadi kenyataan.

Disiplin untuk melakukan hal yang perlu dilakukan artinya tetap melakukannya meskipun lelah, sedih, terpuruk, capek, dan tidak ingin.

Dengan melakukan apa yang perlu dilakukan menjadi sebuah kebiasaan, maka produktivitas dan kesuksesan pun dapat tercapai. Anda perlahan-lahan akan bergerak lebih dekat lagi untuk mencapai tujuan hidup.

Dalam kehidupan kita, berbagai tujuan yang ingin kita raih tampaknya sangat jauh dan memerlukan waktu lama untuk sampai ke sana. Namun, bisa jadi fenomena ini terjadi karena kita lebih memprioritaskan berbagai hal yang ingin kita lakukan atau yang mudah dilakukan dan bukan apa yang benar-benar perlu dilakukan.

3. Hilangkan semua pengganggu

Dalam Bahasa Inggris, gangguan ini dinamakan ‘proscrascination’. Ini adalah semua hal yang bisa mengalihkan perhatian Anda dari berbagai hal penting yang seharusnya dilakukan.

Gangguan dan pengalih perhatian tetaplah menjadi gangguan, meskipun katakanlah Anda telah melakukan dua langkah awal untuk lebih produktif.

Berbagai gangguan yang ada di sekitar Anda menjadi godaan yang sulit ditolak saat perjalanan Anda untuk mencapai tujuan menghadapi tantangan yang berat.

Jika Anda sedang melakukan hal yang penting, maka pada saat itu hilangkanlah semua gangguan yang mungkin menghambat selesainya pekerjaan Anda.

Jika Anda ingin dan perlu untuk benar-benar produktif sekaligus ingin meningkatkan produktivitas, maka matikanlah internet, tv, handphone, serta berbagai gangguan lain. Hilangkan semua itu dan temukan irama produktivitas Anda.

Sumber tulisan: https://medium.com/personal-growth/3-laws-of-productivity-that-can-move-you-to-where-you-want-to-be-79a45d4427f4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top
%d bloggers like this: