Kiat: Memilih Investasi Emas atau Properti

Pada postingan yang lalu sudah disampaikan mengenai jenis-jenis investasi yang bisa Anda pilih. Namun, jika Anda masih khawatir dengan risiko dari jenis investasi tersebut, maka Anda bisa memilih properti atau emas untuk pilihan investasi Anda.

Properti

Risiko investasi properti termasuk mini. Properti yang dimaksud di sini menunjuk pada kepemilikan atas tanah atau bangunan. Keunggulan investasi ini adalah keamanan dari sisi risiko rugi. Jika Anda membeli sebidang tanah, hampir pasti, harga tanah itu tidak akan turun, kecuali sebelumnya Anda membeli dengan harga yang terlampau mahal dibanding harga pasar yang wajar.

Barangkali dahulu investasi properti hanya rumah dan tanah, namun sekaran ini kian banyak jenis properti yang bisa dijadikan lahan investasi. Ada rumah toko (ruko), rumah kantor (rukan), kios di mal, lapak di pasar modern, apartemen, bahkan perkantoran.

Keuntungan Anda dari investasi pada properti selain dari peningkatan harga juga berasal dari pendapatan sewa. Saat kita menanti kenaikan harga, kita tetap bisa memperoleh pendapatan. Keuntungan lainnya adalah kemudahan pendanaan, banyak bank yang khusus menciptakan produk kredit untuk membiayai pembelian properti.

Emas

Investasi harga emas cukup bisa diandalkan karena kenaikan harganya yang cukup stabil. Kelebihan investasi emas adalah gampang sekali diuangkan (likuid).

Khusus dalam perencanaan keuangan, inilah beberapa fungsi emas:

  1. Emas berfungsi sebagai dana cadangan.
  2. Sebagai alat ukur nilai harga di masa depan
  3. Sebagai investasi jangka menengah dan panjang
  4. Fungsi emas sebagai lindung nilai risiko

Selain apa yang sudah disebutkan di atas, emas juga bisa menjadi alokasi sementara manakala nilai investasi lain terlampau tinggi di atas target.

Dalam investasi emas, ada beberapa pilihan. Di antaranya adalah membeli emas batangan dan koin. Satu hal yang harus diingat saat membeli emas, pastikan Anda memperoleh sertifikat bukti keaslian emas itu.

Di antara semua kelebihan tersebut, investasi emas pun tak luput dari kelemahan. Harga emas di Indonesia sering berpatok pada kurs nilai tukar dolar AS. Akibatnya, saat kurs turun naik, harga emas ikut fluktuatif meskipun dalam praktinya selalu naik. Soal kenaikan harga ini, bila Anda berinvestasi sekarang, kemudian di masa depan harga emas naik, pada saat itu dimungkinkan harga-harga barang lain juga naik, sehingga kenaikan harga emas tersebut menjadi kurang berarti.

Tulisan ini adalah rangkuman dari suplemen pada Indonesia Financial Expo & Forum (IFEF) 2012 pada artikel berjudul ‘Pilih Rumah atau Emas?’

Sumber gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top
%d bloggers like this: