Kiat: Mengenal Investasi dan Inflasi

Investasi mampu mengatasi kebutuhan yang terus meningkat dan melawan inflasi.

Setiap orang harus menghadapi kenyataan bahwa kebutuhan terus bertambah seiring pertambahan usia, sementara penghasilan bersifat terbatas. Namun, katanya tak perlu pusing, karena Anda bisa mempekerjakan uang Anda sendiri agar memperoleh uang lebih banyak. Caranya adalah dengan berinvestasi.

Ketidaksesuaian antara kebutuhan dan penghasilan bukan satu-satunya alasan setiap orang harus berinvestasi. Alasan lainnya adalah inflasi. Banyak orang bilang, inflasi itu ibarat pencuri. Tanpa kita sadari, ia sering datang menyelinap dan merampok kita habis-habisan. Inflasi juga tidak pandang bulu. Orang miskin, setengah kaya, maupun kaya raya tak bisa menghindar saat inflasi datang. Nilai hampir semua jenis aset mereka menyusut tanpa ampun.

Inflasi juga sering merusak rencana-rencana keluarga. Misalnya, duit yang ditabung di bank tak cukup lagi membiayai sekolah anak karena tiba-tiba pengelola sekolah menaikkan tarif uang pangkal. Contoh lain, harga yang selalu naik saban tahun membuat mobil impian tak kunjung terbeli.

Investasi menjadi solusi jitu menjinakkan inflasi karena akan membuat dana kita terus berbiak. Ada banyak ladang investasi untuk membiakkan duit Anda. Misalnya, Anda bisa menginvestasikan duit Anda di saham, obligasi, reksadana, emas, properti, atau bahkan memulai bisnis sendiri. Dengan strategi yang tepat, keuntungan investasi akan dapat mengalahkan inflasi.

Investor yang bijaksana tidak asal melemparkan duitnya sambil memejamkan mata. Ia melakukan analisis dan hanya menempatkan duit jika memang ada potensi keuntungan yang masuk akal.

Agar berhasil, investasi membutuhkan perencanaan yang matang. Di tahap pertama, seorang investor harus menentukan tujuan investasinya dengan spesifik. Misalnya menyiapkan dana pendidikan anak sekian miliar rupiah atau membeli mobil seharga sekian ratus juta. Jangka waktunya juga harus jelas. Kedua, investor juga harus mengukur seberapa besar risiko yang mampu ia pikul. Maklum, semua produk investasi pasti mengandung risiko.

Langkah terakhir, karena banyaknya pilihan investasi, maka investor harus bisa memilih produk yang tepat agar tujuan investasinya tercapai dalam jangka waktu yang telah ia tetapkan.

Compound interest

Ini adalah hasil yang diperoleh investor karena menginvestasikan kembali keuntungan investasi sebelumnya. Dengan sistem ini, maka dana investasi Anda akan menjadi mesin uang yang bekerja sendiri. Tentunya, nilai keuntungan akan bertambah besar bila Anda menambah nilai investasi Anda secara rutin.

Selain itu, semakin lama periode investasi, semakin besar keuntungan yang akan diperoleh. Oleh karena itu, sebaiknya setiap individu melakukan investasi sedini mungkin. Kuncinya, Anda harus berani menyisihkan sebagian pendapatan bulanan menjadi dana investasi rutin.

Tulisan ini adalah rangkuman dari suplemen pada Indonesia Financial Expo & Forum (IFEF) 2012 pada artikel berjudul ‘Investasi Sejak Dini Adalah Harga Mati’

Sumber gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top
%d bloggers like this: