Kiat: Melakukan Kredit Mobil

Membeli mobil butuh persiapan yang sangat matang. Bukan cuma pembelian secara tunai, untuk membeli secara mengangsur pun, Anda harus mempertimbangkan banyak hal, mulai menentukan uang muka hingga pemilihan tenor jangka waktu pinjaman.

Bagi kebanyakan orang, membeli mobil membutuhkan perencanaan keuangan khusus. Apakah mobil tersebut akan dibeli dengan cara tunai atau kredit.

Apabila ingin membeli mobil dengan cara tunai, maka pastikan uang Anda cukup. Lakukan persiapan belanja mobil tersebut sejak jauh-jauh hari. Manakala uang belum cukup, maka bisa dengan menabung lebih dahulu.

Namun, dalam menabung perlu komitmen untuk menyisihkan sebagian pendapatan secara rutin. Sebagai contoh, Anda bisa menyisihkan 20-30% dari penghasilan untuk ditabung. Menabung dengan tujuan memiliki mobil juga harus melihat target waktu. Biasanya orang berpikir membeli mobil satu atau dua tahun ke depan. Jadi, sesuaikanlah jumlah uang yang harus ditabung dalam jangka waktu itu.

Ada pula alasan seseorang yang membeli mobil secara tunai karena tak ingin berhutang. Apabila Anda dalam tipe orang tersebut, maka bisa dengan membeli mobil seken. Namun, agar tak terbebani dengan aneka biaya di belakang, mobil bekas yang akan dibeli harus benar-benar dalam kondisi prima.

Kondisi yang berbeda terjadi apabila dari awal Anda memang berniat membeli mobil secara kredit. Pada metode ini, yang perlu diingat adalah mengenali kemampuan diri dalam membayar uang muka dan angsurannya nanti.

Apabila ingin membeli mobil secara kredit, sebaiknya Anda berpenghasilan tetap. Hal ini menjadi syarat pengajuan kredit kepemilikan mobil, baik oleh bank, maupun lembaga pembiayaan.

Berkaitan dengan bunga, antara mobil baru dan bekas jauh bedanya. Bunga pembiayaan mobil seken lebih tinggi. Hal ini terjadi karena lembaga pembiayaan juga menghitung tingkat risiko dan nilai penyusutan mobil.

Selain itu, lembaga pembiayaan biasanya hanya memberikan pinjaman untuk mobil seken yang umurnya tak lebih dari 10 tahun. Bahkan, kebanyakan di bawah lima tahun. Semakin lama umur mobil, bunganya juga semakin besar.

Besaran uang muka juga jangan lupa dipertimbangkan. Sesuai peraturan yang baru, besaran uang muka untuk pembiayaan pembelian mobil minimal 30% dari harga mobil. Ketentuan ini berlaku baik untuk pembelian mobil baru maupun seken.

Jadi, saat ingin membeli mobil dengan mengangsur, dana yang perlu dipersiapkan adalah: uang muka, asuransi, angsuran bulanan. Selain itu, ada pula biaya tambahan untuk administrasi dan provisi.

Lamanya waktu angsuran tergantung dari kemampuan Anda membayar cicilan. Sebaiknya besaran cicilan tak lebih dari 30% dari total penghasilan. Saat ini banyak bank atau lembaga pembiayaan yang menawarkan tenor cicilan hingga lima tahun. Namun, pilihan ini hanya tersedia untuk jenis mobil baru saja. Sementara itu, untuk mobil seken, jangka waktu paling lama untuk mengangsur adalah empat tahun.

Akhirnya, memberi mobil sebaiknya dilakukan jika bisa meningkatkan produktivitas Anda. Hal ini perlu karena harga mobil terus turun. Selain itu, masih ada biaya lain yang harus dipertimbangkan, yaitu biaya perawatan dan pajak tahunan.

Tulisan ini adalah rangkuman dari Tabloid Kontan Edisi Khusus, ‘Panduan Cerdas Memiliki Mobil’ yang terbit pada bulan Juli 2012, khususnya pada artikel berjudul, ‘Boleh saja Punya jika Butuh dan Mampu’.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *