Kiat: Hindari Distraksi saat Berkendara

Pesona twitterland atau lini masa memang tak terbantahkan, bukan?

Terkadang tak sadar kita akan selalu memantaunya, bahkan ketika kondisi tidak memungkinkan untuk melakukan itu, misalnya adalah ketika sedang mengemudikan kendaraan. Selain main twitter, mengirim pesan singkat juga bisa menjadi distraksi saat berkendara.

Menurut data Polda Metro Jaya, angka kecelakaan lalu lintas yang dipicu pemakaian ponsel meningkat sekitar 1.200 persen pada 2010 dibandingkan 2009. Pemerintah telah mengeluarkan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang melarang kegiatan berponsel saat berkendara karena dapat mengganggu konsentrasi.

Mau tahu sanksi bagi para pelanggarnya? Nah, barang siapa yang melakukan kegiatan berponsel saat berkendara, maka dapat ganjaran berupa kurungan tiga bulan penjara atau maksimal Rp 750 ribu.

Selain menggunakan ponsel pada saat berkendara, distraksi juga bisa terjadi kendati kita menggunakan handsfree. Khusus untuk pengguna sepeda motor, marak yang berkendara sambil menyumpalkan earphone di telinganya, mendengarkan musik. Hal ini tentu juga bisa mengganggu konsentrasi berkendara. Selain itu, saya juga masih sering melihat pengendara yang menyelipkan teleponnya di helm, kemudian dia berbicara, berteriak-teriak.

Semua hal tersebut akan menimbulkan distraksi bagi pengendara itu sendiri. Adapun distraksi bagi pengendara terdiri dari tiga hal, yaitu visual—yang membuat mata pengendara beralih dari jalan raya, manual—yang membuat tangan pengendara terangkat dari stang atau kemudi, dan kognitif—yang membuat pikiran pengendara teralihkan. Nah, berhubung twitter dan sms mencakup ketiga hal tersebut di atas, maka kedua hal tersebut menjadi faktor utama distraksi pengendara hingga saat ini.

Distraksi mengalihkan perhatian pengemudi saat melaju di jalan raya. Saat pengemudi lengah dengan kondisi jalan, bukan tidak mungkin bisa berakibat fatal. Tak hanya bagi pengemudi, tetapi juga bagi penumpang dan pengendara lain.

Nah, bagaimana bila sudah tak sabar harus nge-twit dan ber-sms? Menepilah dan tuntaskan hajat Anda di pinggir jalan sambil berhenti tentu saja.

Tulisan ini adalah rangkuman dari fitur Klasika di Koran Kompas, 31 Agustus 2012, berjudul ‘Distraksi, Kecil Berdampak Besar’.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top
%d bloggers like this: