Review: Blast from The Past

Blast from the past

Adam

Adam dibesarkan di sebuah bunker. Awal mulanya adalah isu perang nuklir yang akan terjadi di tahun 1962.

Guna melindungi keluarganya, Ayah Adam pun membangun sebuah bunker. Proyek pembangunannya dan keberadaan bunker itu pun dirahasiakan oleh Ayah Adam yang seorang ilmuwan. Kemudian pada saat isu perang nuklir memuncak, Ayah, Ibu, dan Adam pun masuk ke dalam bunker.

Di sana sudah dipersiapkan segala macam keperluan. Memang sebenarnya Ayah adam sudah berencana untuk tinggal di dalam bunker selama 35 tahun.

Ketiganya pun hidup bersama dalam bunker.

Eve

Eve adalah wanita yang ditemui serta membantu Adam pada saat kemunculannya pertama kali ke permukaan. Ya, Adam keluar dari bunker untuk pertama kali setelah 35 tahun mendekam di sana.

Sebagai orang baru dalam hal mengenal dunia, Adam bingung. Uang yang ia peroleh dari ibunya sudah tak laku lagi di zaman sekarang. Dunia pun sudah banyak sekali berubah, tak lagi seperti kisah yang diceritakan oleh ibunya.

Di sebuah toko hobi, Adam bermaksud untuk menjual koleksi kartu bisbol lamanya. Ia hampir saja dibohongi oleh pemilik toko kalau saja Eve tak datang menolongnya. Koleksi kartu bisbol Adam ternyata harganya sungguh mahal. Uang hasil penjualan kartu tersebut memungkinkan adam membeli berbagai keperluan yang sedianya akan digunakan sebagai bahan persediaan hidup di bunker untuk dua tahun lagi.

Adam dan Eve

Pada saat Adam hendak keluar dari bunker, Sang Ibu berpesan agar Adam mencari gadis yang baik dari Pasadena guna diajak ke bunker dan dijadikan istri.

Dengan uang penjualan kartu bisbol, Adam pun mampu mempekerjakan Eve. Tugas kedua Eve adalah mencarikan Adam seorang istri. Oiya, adapun tugas pertamanya adalah membantu Adam mencari barang keperluan untuk persediaan hidup di bunker. Tugas pertama ini jelas bukan hal yang susah untuk Eve. Nah, yang menyulitkan baginya adalah mencarikan Adam seorang istri.

Adam sesungguhnya telah menjadi seorang lelaki dewasa berusian 35 tahun, namun dengan tingkah anak kecil. Ia kagum dan takjub melihat semua hal, bahkan sekadar melihat langit. Kondisinya ini, tentu akan menyulitkan Adam apabila ia menginginkan seorang istri.

Jalan paling mudah bagi Eve adalah dengan mengajak Adam ke sebuah club. Di sana, Adam dikenalkan dengan banyak orang. Di tempat itu pula Adam menunjukkan kemampuannya berdansa yang sangat piawai hasil latihan bertahun-tahun dengan ibunya.

Pada titik ini, Eve pun mulai sadar, ia rupanya telah jatuh hati pada Adam. Pada detik itu, sebenarnya Eve belum mengetahui jati diri Adam yang sebenarnya. Ia hanya merasa keganjilan pada diri Adam dan kasihan. Ia tak pernah tahu, bahwa lelaki yang mulai disukainya tersebut telah terpenjara di bunker selama 35 tahun.

Epilog

Adam jatuh hati pada Eve dan sebaliknya. Sayangnya Eve melakukan satu hal bodoh yang hampir merusak segalanya. Adam juga harus menjelaskan pada ayahnya, bahwa perang nuklir tak pernah terjadi. Akankah Ayah Adam terkejut mendengar berita itu? Dan bagaimana kelanjutan kisah Adam dan Eve? Carilah sebuah film lawas dengan judul ‘Blast from the Past’ dan saksikanlah dengan penuh keceriaan.

Sumber gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top
%d bloggers like this: