Tokoh: Kartini dan Puisi

Orang dengan perasaan halus, dengan perabaan tajam dan daya cipta besar tidak boleh tidak pastilah seniman/seniwati, tak peduli di bidang apapun. Dan tiada ayal lagi, Kartini adalah seniwati—dan di berbagai bidang pula. Katanya:

Pikiran adalah puisi, pelaksanaannya seni! Tapi mana bisa ada seni tanpa puisi? Segala yang baik, yang luhur, yang keramat, pendeknya segala yang indah di dalam hidup ini, adalah puisi! (Surat, 2 April 19…)

Panggil Aku Kartni Saja, halaman 179

2 Replies to “Tokoh: Kartini dan Puisi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *