Review: Karate Kid

Hidup adalah pilihan, apakah akan bangkit atau terus terpuruk?

“Kungfu ada dalam setiap kehidupan, manakala kau memakai dan melepaskan jaket.” Hal ini dikatakan oleh Mr. Han saat ia menjelaskan apa itu kungfu.

Adalah Dre yang ngebet ingin bisa beladiri pasca penghinaan yang dilakukan teman-teman di sekolahnya. Agak surut ke belakang, kepindahannya dari Detroit di Amerika ke Beijing jelas sekali telah mengganggunya.

Ia berada di tempat yang salah, terlepas dari habitat aslinya. Bertemu dengan teman sebaya yang memusuhinya. Menganggap ia asing dan tak pantas bergaul dengan mereka.

Dre pun kemudian ingin pulang. Ia merasa di situ bukanlah rumahnya. Di sini, saya teringat pada para exile yang harus tercerabut dari akarnya. Mereka mesti hidup di tempat lain yang bukan rumahnya. Dan pulang, kemudian begitu bermakna. Manakala rumah menemui artinya, bukan sebagai alamat tinggal tapi tempat untuk pulang (Goenawan Mohammad).

Keadaan rupanya tak sesuai dengan harapan Dre. Ia mesti berdamai dengan kondisi ketika ibunya tak bisa menawarkan pilihan lain kecuali tetap tinggal di China.

Dan di situ, Dre mesti berjuang untuk menemukan eksistensi di antara teman-teman yang memusuhi. Ia harus menunjukkan pada mereka siapa dia. Tapi jauh lebih penting dari itu semua, ia tak ingin rasa takut menguasai dirinya. Ia ingin menaklukkannya, bersahabat dengan takutnya dan mungkin di akhirnya berteman dengan mereka.

Dengan pertolongan Mr. Han, Dre pun belajar untuk menghadapi lawannya. Ia ingin membalas lawan-lawannya. Hal yang seketika itu juga dikoreksi oleh Mr. Han, karena kungfu bukan untuk bertarung. Kungfu adalah bagaimana berdamai dengan musuhmu. Di samping itu pun, pertarungan yang terbaik adalah bagaimana menghindari pertarungan tersebut.

Karate Kid, ah, atau saya lebih suka menyebutnya sebagai Kungfu Kid mengajarkan pada Dre dan juga semua penontonnya mengenai kehidupan yang boleh dipilih ketika keadaan tak sesuai harapan. Tentang kungfu yang rupanya ada dalam setiap detak kehidupan, bahkan ketika ‘hanya’ melepas dan memakai jaket.

Selamat menyaksikan.

One Reply to “Review: Karate Kid”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *