Perjalanan: Transportasi di Canberra

Banyak pilihan moda transportasi yang bisa Anda temukan di Canberra. Bila Anda punya uang dan ingin membeli mobil, maka yang seharga AUD$ 1.000 pun ada. Bila Anda ingin naik bus, maka sangatlah nyaman. Bila Anda ingin sedikit berolah raga sambil bersepeda, maka kota ini sangat mendukung. Tapi, bila Anda ingin mendayagunakan karunia Tuhan berupa dua tungkai, maka ini pun sangat memungkinkan dilakukan.

Secara garis besar, saya ingin menyampaikan berurutan dari tingkat kerumitan moda transportasi yang ada dan terutama yang pernah saya rasakan.

Jalan kaki

CDWyarrralumlalake1-e1382245003791

Di Canberra, inilah saatnya Anda mensyukuri karunia Tuhan berupa dua kaki. Hampir setiap hari Anda harus berjalan entah itu keluar kamar, ke sekolah, ke tempat kerja, mengejar bus, dan keperluan lainnya. Di sini kaki Anda benar-benar dilatih untuk bekerja apa lagi bila tak memiliki kendaraan pribadi.

Jangan khawatir dengan lalu lintas, asal Anda mengikuti aturan: menyeberang saat lampu pejalan kaki menyala hijau, memerhatikan lalu lintas, dan menyeberang di tempat yang sudah ditentukan, maka Anda akan baik-baik saja. Pejalan kaki juga dibuatkan jalur khusus yang terkadang berbagi dengan pesepeda. Trotoar pun diatur dengan desain yang lebar sehingga Anda bisa nyaman berjalan.

Satu yang perlu diingat, di sini jarang orang berjalan lambat. Biarpun sambil mengobrol, rata-rata mereka akan berjalan sangat cepat. Penyebabnya adalah kondisi cuaca. Rata-rata suhu udara di sini adalah antara -7 sampai dengan 15 derajat Celcius. Jika Anda berjalan terlampau lambat, maka suhu yang sangat dingin itu tak mungkin terhindarkan akan mengenai tubuh Anda. Selain agar segera terbebas dari deraan suhu dan terpaan dingin yang menusuk, berjalan cepat juga membantu tubuh kita agar tetap hangat. Terkadang Anda juga menghadapi bukan hanya dingin namun juga hujan disertai angin. Pada kondisi ini, maka sangat disarankan untuk membawa payung atau jas hujan. Apakah payung saja tidak cukup? Sebenarnya yang menyebabkan jas hujan tetap diperlukan adalah karena angin yang bertiup sangat kencang justru merepotkan dan bisa-bisa membuat rusak payung kita jika kita tetap memaksa menggunakannya.

Bersepeda 

IMG_3121

Bila Anda bertempat tinggal agak jauh dari sekolah atau tempat kerja, maka sepeda adalah pilihan yang tepat. Kisaran harga sepeda adalah antara AUD$ 100 sampai dengan berapa pun kemampuan Anda. Jika anggaran yang dimiliki cukup mepet, maka Anda bisa memilih untuk membeli sepeda bekas.

Kebetulan tempo hari saya membeli sepeda bekas di toko yang ada di sekolah. Sebelum menjatuhkan pilihan pada sepeda yang saya inginkan, saya bisa mencobanya terlebih dahulu sehingga semacam melakukan test drive pada sepeda itu. Biarpun bekas, saya merasa sepeda itu luar biasa. Tak ada keluhan yang berarti, minim bebunyian aneh, dan ada garansi sampai dengan sebulan. Bila Anda menghendaki sepeda baru, maka Anda tetap bisa mencobanya, mendapatkan harga yang biasanya lebih mahal, namun dengan garansi yang lebih panjang. Saat Anda membeli sepeda, jangan lupa untuk membeli helm, kunci, dan lampu.

Helm bagi pesepeda adalah wajib atau Anda akan kena denda jika tidak memakainya. Kunci bagi pesepeda pun menjadi sangat perlu mengingat di sini juga terjadi pencurian sepeda. Nah, untuk lampu, maka Anda akan sangat memerlukannya terutama kalau sering menempuh perjalanan di malam hari.

Naik Bus Kota

Bus_and_Bikerack

Nah, saya paling suka membicarakan bus kota di Canberra. Sistem pembayaran ada beberapa pilihan, di antaranya adalah sama dengan bus tradisional yaitu dengan membayar tunai. Selain itu, bila Anda pernah naik Transjakarta, maka sistem kartu itu juga digunakan di sini. Diterapkannya sistem ini menguntungkan bagi mereka yang tidak memiliki kartu dan hanya sesekali naik bus, maka tetap bisa membayar tunai langsung ke sopir bus. Di sini, siswa sekolah entah mendapat potongan harga tak peduli tingkatan sekolahnya. Selain itu, bagi para lansia juga gratis saat menaiki bus menuju tempat tujuannya.

Pelayanan bus sangat memuaskan. Bukan dari segi keramahan sopir karena mereka duduk terpisah dan tidak boleh diajak bicara ketika sedang mengemudi. Praktis, penumpang hanya menyapa ketika naik atau manakala akan turun dari bus. Tapi, jika Anda benar-benar dalam kondisi darurat dan ingin menanyakan satu hal yang sangat penting, misalnya satu alamat yang tidak Anda pahami, maka para sopir pun akan dengan senang hati membantu.

Halte bus sangat nyaman dan bisa diakses oleh siapa saja, bahkan penderita cacat atau lansia. Bus pun memiliki suspensi yang bisa naik dan turun. Manakala di halte dan ada penumpang yang cacat, sudah sepuh, atau membawa koper, maka bus akan turun sejajar dengan trotoar dan juga mepet, sehingga sangat membantu mereka ini. Nanti, di bagian dalam bus, mereka akan duduk di tempat yang khusus disediakan. Bagi Anda yang menggunakan sepeda dan kecapekan serta memutuskan untuk naik bus, maka tak perlu khawatir karena bus pun memiliki rak di bagian depan (lihat gambar di atas) yang dapat dimanfaatkan untuk menaruh sepeda.

Bus melayani ke semua jurusan di kota dan yang membedakan adalah nomor jurusannya. Lantas, bagaimana kita mengetahui bus berapa yang harus kita naiki, di mana naik, dan pukul berapa naik?

Tenang, yang perlu Anda lakukan adalah memanfaatkan google maps yang ada di gawai Anda. Anda tinggal memasukkan posisi sekarang, posisi tujuan, dan memilih moda bus. Tak lama, Anda akan mendapatkan berbagai pilihan jurusan bus yang bisa digunakan untuk menuju ke tempat tujuan. Terkadang, satu tujuan dapat ditempuh menggunakan beberapa jalur dengan beberapa kombinasi misalnya: jalan, naik bus, jalan; atau naik bus kemudian jalan. Nah, selain informasi soal jurusan, Anda juga akan mengetahui berapa meter Anda harus berjalan untuk menempuh tujuan Anda tersebut.

Kelebihan lain dari sistem ini adalah informasi mengenai halte tempat Anda naik dan waktu kedatangan bus. Sepertinya informasi ini sepele, namun sekali lagi dalam kondisi cuaca dengan dingin yang menusuk dan angin yang menerpa, maka informasi tersebut sangat berharga. Jika Anda sudah mengetahui di mana dan kapan harus menunggu bus, maka Anda tak perlu berlama-lama berdiri di luar ruangan dan diterpa dingin hanya untuk menunggu bus.

Barangkali Anda akan bertanya, apakah bus pernah telat?

Jawabannya tentu saja bus pernah mengalami keterlambatan, namun rata-rata bus terlambat kurang dari lima belas, bahkan tak sampai sepuluh menit. Pada kondisi ini, maka Anda bisa memanfaatkan aplikasi di telepon pintar yang bernama ‘NextThere’. Aplikasi ini membantu Anda yang menunggu di satu halte dengan memberikan informasi nomor jurusan yang akan tiba dan waktu kedatangan lengkap dengan menit keterlambatan apabila bus itu terlambat tiba.

Oh iya, yang perlu diingat saat menunggu bus di halte yang ramai, maka Anda harus mengetahui di platform berapa harus menunggu karena di sanalah bus akan berhenti. Gambarannya adalah seperti Anda berada di halte Transjakarta yang ada di Harmoni. Banyak pintu untuk menunggu, banyak bus yang datang dari dan ke berbagai jurusan dan beragam waktu keberangkatan. Pada kondisi ini, tenang saja di halte yang ramai seperti di Central Bus Station akan disediakan layar yang memberikan semua informasi tersebut atau Anda bisa memanfaatkan informasi yang ada di aplikasi NextThere atau google maps atau kalau masih kurang yakin Anda bisa bertanya pada orang yang ada di sana yang sedang sama-sama menunggu. Harap diingat, tidak ada petugas tiket atau satpam atau kondektur yang bisa ditanya dan siap membantu. Namun, semua perangkat yang ada di telepon pintar Anda itu sudah lebih dari cukup untuk menunjukkan kepada Anda ke mana harus melangkah.

Demikian informasi mengenai transportasi di Canberra sejauh pemahaman saya. Harap diingat apa yang saya tuliskan adalah sejauh pengalaman saya selama ini dan kebanyakan terjadi pada musim dingin, sehingga barangkali ada perbedaan manakala musim berganti dan semoga ada waktu untuk kembali menuliskannya nanti.

Berikut ini situs yang sangat bermanfaat berkaitan dengan transportasi di Canberra:

1. Google Maps untuk membantu menemukan satu alamat, menentukan rute perjalanan, dan juga membantu menentukan jurusan bus yang harus dinaiki: https://www.google.com.au/maps/

2. Apabila Anda ingin mendapatkan barang bekas dan sepeda di antaranya atau bahkan pekerjaan, maka Anda bisa mengakses Gumtree di alamat: http://gumtree.com.au/

3. SItus untuk informasi mengenai bus Action di Canberra: https://www.action.act.gov.au

Tulisan lain mengenai Canberra antara lain adalah:

1. Demonstrasi di Canberra

2. Akomodasi di Canberra

Sumber gambar jalan kaki dari sini

Gambar sepeda adalah koleksi pribadi 😀

Sumber gambar bus dari sini

Perjalanan: Akomodasi di Canberra

The_Sharing_House_logo

Boleh percaya atau tidak, namun sepertinya banyak orang di sini menganut hidup no maden alias berpindah-pindah.

Penyebabnya banyak, seperti mencari lokasi yang dekat tempat kerja atau sekolah atau pusat kota. Sebagian orang lain juga mencari hunian yang lebih murah. Aturannya sederhana, semakin dekat ke kota akan semakin mahal.

Saat pertama datang dulu, sudah disediakan akomodasi di dalam kampus. Sebuah rumah yang sudah lengkap dengan berbagai fasilitas mulai dari penghangat ruangan, kasur, selimut, hingga peralatan dapur dan alat makan. Sayangnya, tarif tiap minggu yang AUD$362 sangatlah mahal untuk saya dan bisa menjadi masalah kalau saya tinggal terlalu lama di tempat itu. Di sini saya tinggal selama sepuluh hari.

Setelah sepuluh hari, saya kemudian pindah. Saya kemudian tinggal di shared house. Ini berarti saya berbagi satu rumah dengan empat orang lain. Nah, kebetulan kemarin itu saya berbagi dengan dua orang Australia dan seorang warga negara Prancis. Banyak kisah di shared house ini yang bisa diceritakan kapan-kapan. Di tempat ini, saya tinggal selama 17 hari dan kembali harus pindah. Dari rumah ini, teman-teman yang lain pun juga harus pindah di bulan Juli karena rumah tersebut akan segera dijual.

Sekarang ini saya kembali ke kampus untuk tinggal di salah satu fasilitas akomodasi dalam kampus. Berbeda dengan akomodasi pertama yang rumah dan sudah lengkap berbagai fasilitas, di sini ini kalau di Indonesia padanannya adalah kos-kosan/asrama yang dikelola kampus. Banyak juga nanti sepertinya yang bisa diceritakan di asrama ini.

Hal yang harus diingat untuk menghadapi pola hidup no maden ini adalah: jangan bawa barang terlalu banyak. Usahakan semua barang dari negeri sendiri bisa masuk ke dalam satu koper sehingga memudahkan manakala harus berpindah-pindah.

Selanjutnya, menyangkut koper itu sendiri. Cari koper yang ringan tapi kuat. Ringan ini penting karena saat terbang, Anda memiliki batasan beban yang boleh dibawa yaitu maksimal sekitar 32 kg dan harus membayar untuk setiap kelebihan per kilogramnya. Koper yang ringan menyebabkan Anda bisa membawa lebih banyak barang daripada koper yang terlampau berat.

Selain harus ringan, koper pun harus kuat baik dari sisi bahan maupun roda karena dia diseret-seret ke sana kemari. Sekadar sebagai gambaran, koper harus mampu diseret paling tidak satu kilo meter. Tetapi tenang, Anda dapat memanfaatkan jalur sepeda atau jalan yang halus untuk menyeret koper itu.

Berikut ini beberapa tautan untuk membantu mencari pondokan, entah itu untuk sewa rumah atau sekadar ruang dan Anda berbagi dengan orang lain.

1. Gumtree: http://www.gumtree.com.au

2. Flatmates: https://flatmates.com.au

3. Allhomes: http://www.allhomes.com.au

Tulisan lain mengenai Canberra antara lain adalah:

1. Demonstrasi di Canberra

2. Transportasi di Canberra

Sumber gambar dari sini