Pemimpin dan Anggotanya

Photo by fauxels from Pexels

Pemimpin yang sebenarnya membangun hubungan emosi dengan orang lain dan benar-benar memerhatikan mereka.

Ketika berbagai hal berjalan dengan baik, maka para pemimpin akan mudah melakukan tugasnya.

Namun, saat tiba masa-masa yang sulit, para pemimpin mungkin akan menuntut banyak hal.

Manakala berbagai hal tidak sesuai dengan keinginan, para pemimpin akan kembali pada hubungan personal dengan anggotanya untuk memastikan kerja sama mereka, kesetiaan, dan kerja keras.

Hubungan personal antara para pemimpin dengan orang-orang di sekitar mereka sangat penting, karena selain memotivasi, juga membentuk ikatan antara pemimpin dengan anggotanya.

Untuk mencapai tujuan yang sama dan melakukan misi yang sama, maka para pemimpin disarankan agar tidak sungkan menunjukkan kerentanannya dan kehadirannya. Artinya menjadi manusia lengkap dengan kelemahannya dan bukan super hero yang penuh dengan kekuatan, tetapi hatinya menangis! Haha.

Seorang anggota tidak akan melakukan berbagai misi untuk mencapai tujuan karena rasa takut kepada pemimpinnya. Mereka hendaknya berjalan bersama untuk melaksanakan misi dan mencapai tujuan karena ingin menunjukkan kepada para pemimpin, bahwa mereka berada di samping dan mendukung para pemimpinnya.

Sumber: https://www.forbes.com/sites/startupnationcentral/2019/11/25/the-best-leaders-dont-hide-their-imperfections/#530a8a535346>

Leave a Reply