Refleksi: Papa Lupa

Diterjemahkan dengan perubahan dari ‘Father Forgets’ karya W Livingston Larned oleh Sridewanto Pinuji === Dengarlah, Nak…. Papa lakukan semua ini ketika kamu tidur, saat satu tanganmu menyangga pipimu yang gembil dan tertutup beberapa helai rambut keritingmu itu. Sendirian Papa memasuki kamarmu. Beberapa menit yang lalu, ketika Papa membaca buku di luar, menerpalah satu gelombang penyesalan. […]

Refleksi: Nyepi

Oleh: Sridewanto Pinuji Berita bohong (hoax), fitnah, dan pemelintiran fakta diproduksi, kemudian disebarluaskan melalui media sosial dan grup-grup percakapan seperti Whatsapp. Berita itu kemudian dipercaya dan menjadi sikap serta tindakan. Bola panas itu menerpa siapa saja dari politikus berpengaruh hingga warga awam pun menelan mentah-mentah. Masyarakat pun dirundung resah, para pemimpin pun gundah, aparat keamanan […]

Refleksi: 15 Kutipan dari Stephen Hawking untuk Hidup Anda

Stephen Hawking telah meninggalkan kita hari Rabu 14 Maret 2018 yang lalu dalam usia 76 tahun. Ilmuwan yang ‘terpasung’ di kursi rodanya itu, ternyata tak hanya meninggalkan temuan-temuan ilmiah. Peninggalannya juga meliputi kebijaksanaan yang barangkali bermanfaat bagi kita untuk menjalani kehidupan. Berikut ini 15 kutipan dari Hawking yang mungkin berguna untuk hidup saya, Anda, kita….

Refleksi: Wajah

Tertangkapnya gerombolan penyebar hoax dan kebencian yang menggunakan nama Muslim Cyber Army menyadarkan kita betapa pentingnya mengenali beberapa tipe WAJAH keburukan. Ada tiga wajah keburukan:

Refleksi: Tentang Waktu

“Hidup yang tak diperiksa, tak layak untuk dijalani”. Kata Socrates. Memeriksa kehidupan ketika datang hari lahir adalah satu hal yang pantas untuk dilakukan. Dari mana kita berasal, sudah sampai di mana kita melangkah, apa saja jejak yang kita tinggalkan, dan ke mana kita akan menuju?

Refleksi: Kesedihan dan Kebencian

“Jangan pernah mengharapkan kesedihan terjadi pada mereka. Itu bukanlah dirimu. Jika mereka menyebabkan kesedihanmu, itu karena mereka memiliki kesedihannya sendiri. Doakanlah agar mereka bahagia. Itulah yang lebih dibutuhkan.” ~Najwa Zebian. Demikian juga kiranya dengan kebencian…. Orang yang begitu membenci, mungkin sebenarnya punya persoalan yang tak terselesaikan. Picture is taken from pixabay.

Refleksi: Kisah Lelaki yang Terpesona pada Boikot

Sebelum menghirup napasnya yang penghabisan, lelaki itu menerawang… Dikenangnya beberapa waktu yang lalu, ketika dirinya mulai senang memboikot. Pertama kali dia melakukan boikot adalah pada ubi cilembu. Menurutnya, makanan jenis ini berasal dari daerah yang ditinggali oleh suku yang berbeda dengannya. Setelah melakukannya, dengan penuh semangat dia membagikan pengalaman itu di Pesbook, sebuah aplikasi jejaring […]

Refleksi: Kecoak, Dehumanisasi, dan Melembutkan Kebencian

Di media sosial makin marak kita baca berbagai sebutan kepada lawan politik menggunakan nama-nama hewan seperti cebong, onta, sapi, dan lainnya. Ini sejatinya adalah sebuah tindakan ‘dehumanisasi’ atau penghilangan harkat manusia. Seharusnya kita bisa belajar dari peristiwa penghilangan etnis (genosida) di Rwanda yang berawal dari upaya dehumanisasi manusia. Di sana, kata yang digunakan adalah ‘inyenzi’ […]

Refleksi: Jagung dalam Bakwan Sayur

Saya kurang menyukai bakwan jagung dan lebih memilih bakwan sayur. Tempo hari, di warung nasi uduk langganan, saya memilih lauk bakwan sayur. Namun, ternyata ada jagung yang diselipkan di bakwan sayur tersebut. Hal itu tentu saja membuyarkan harapan saya akan rasa bakwan sayur yang original. Rasa yang didominasi asin, namun karena ada jagung di sana, […]

Refleksi: Kisah Lelaki yang Membenci Hutang

Lelaki itu membenci pemerintahnya yang berhutang. Kemudian dia melihat rumahnya, mobilnya, motornya, jam tangannya, laptopnya, baju dan celananya, juga celana dalamnya. Semua itu dibeli ternyata dengan cara berhutang. Selanjutnya, dia pun membenci dirinya sendiri…. Kebencian yang bertumpuk itu kemudian memengaruhi kesehatannya. Komplikasi penyakit mulai menggerogoti tubuhnya, mulai dari hati, ginjal, dan lambungnya sakit. Dia menolak […]

Refleksi: Hakikat Surga dan Neraka

Bagaimana sikapmu kalau ternyata surga dan neraka sebenarnya adalah hoaxes yang membangun?

Refleksi: Beberapa Pertanyaan Mengenai LGBT dan Bencana

Jika LGBT menyebabkan bencana, kenapa gempa besar terjadi di Aceh yang menerapkan hukum khusus? Kalau iya, kenapa tidak terjadi bencana besar di Australia yang baru saja mengesahkan pernikahan sejenis? Adakah yang tahu jawabannya?