Kiat: Manakala Content Marketing Menjadi Membosankan

Bagi seorang blogger yang juga berkecimpung di bidang content marketing, maka tentu sudah akrab dengan para guru seperti Neil Patel, Copy Blogger, atau Peg Fitzpatrick.

Mereka senantiasa memberikan arahan, bagaimana membuat tulisan yang menarik untuk menawarkan suatu produk.

Permasalahannya, rumus-rumus yang diberikan cenderung sama, kalau pun terdapat perbedaan, maka itu hanya sedikit sekali.

Sebagai contoh, mereka akan menyarankan untuk mencari keywords berdasarkan google adwords, memantau traffic di blog dengan google analytics, menggunakan bullet point, membubuhkan bilangan pada judul dan lainnya.

Hasilnya, kerap kita temukan tulisan di blog dengan pola yang mirip.

Contoh mudahnya, saat Anda menjumpai satu tulisan dengan judul ’10 Langkah Mudah Menulis Blog’, maka ini berarti tulisan tersebut sedang mengetrapkan jurus yang diberikan oleh para guru di atas.

Apa permasalahan yang kemudian muncul?

Dampak dari penerapan jurus tersebut dalam sebuah tulisan blog bisa jadi tidak terasa, namun begitu diterapkan oleh banyak blogger yang dengan jurus serupa, maka ada kesan keseragaman. Hasil akhirnya adalah kebosanan yang muncul di kalangan pembaca blog.

Bagaimana mengatasi persoalan tersebut?

Sayangnya tidak ada jawaban yang mujarab untuk mengatasi kebosanan seseorang.

Namun, saya percaya pembaca blog menginginkan sesuatu yang orisinil. Artinya cerita tentang Anda, apa saja yang terjadi pada Anda, kisah dari Anda yang bisa jadi menarik dan memiliki kesamaan dengan pembaca, yang pada gilirannya akan menyentuh perasaan mereka.

Oh iya, di blog ini pun pernah menerapkan jurus-jurus content marketing seperti yang sudah disebutkan di atas. Maaf ya kalau jadi membosankan.

Credit Picture: Pixabay


Kiat: Jual Rumah Irit Biaya

Saat akan melakukan proses jual rumah, ada satu fase manakala Anda perlu memberikan informasi kepada setiap orang.

Tujuan pemberian informasi ini adalah agar orang mengetahui bahwa rumah Anda akan dijual. Fase ini dalam dunia bisnis disebut pemasaran.

Metode pemasaran sendiri bermacam-macam, satu di antaranya adalah dengan iklan. Iklan sangat efektif agar rumah Anda terjual dengan cepat.

Continue reading “Kiat: Jual Rumah Irit Biaya”

Kiat: Empat Tips Sebelum Membeli Apartemen

Investasi di bidang properti merupakan pilihan tepat bagi Anda yang ingin menambah pemasukan. Sebagai contoh adalah dengan membeli apartement. Namun, saat ini banyak juga orang yang menawarkan tempat untuk disewa atau dibeli. Biasanya produk properti yang ditawarkan adalah dengan cara jual apartemen.

Meskipun demikian, ketika Anda akan membeli apartemen, beberapa hal perlu dicermati. Sebagai contoh, sudah sewajarnya Anda mengetahui tentang seluk beluk apartemen tersebut.

Berbagai hal tentang apartemen yang Anda minati perlu diketahui, misalnya mengenai kelengkapan administrasi sampai dengan tingkat keamanan di lingkungan apartemen itu.

Hal ini untuk mencegah agar Anda tidak mengalami kerugian dan kekecewaan di kemudian hari saat mengetahui bahwa apartemen yang telah dibeli ternyata tidak sesuai dengan harapan.

Berikut ini beberapa tips yang perlu Anda ketahui sebelum melakukan pembelian apartement.

Continue reading “Kiat: Empat Tips Sebelum Membeli Apartemen”

Kiat: 10 Kebiasaan yang Perlu Dihindari Agar Hidup Bahagia

Hidup Bahagia

Satu di antara banyak cita-cita Anda pada akhirnya adalah menginginkan hidup yang bahagia. Namun, tanpa kita sadari sayangnya banyak kebiasaan yang dilakukan justru menjauhkan kebahagiaan yang dicita-citakan itu.

Tomas Laurinavicius membagi beberapa hal yang sebaiknya kita hindari agar hidup kita bahagia. Berikut ini saya terjemahkan untuk Anda. Semoga bermanfaat.
Continue reading “Kiat: 10 Kebiasaan yang Perlu Dihindari Agar Hidup Bahagia”

Kiat: 10+ Langkah Menjadi Penulis Buku

Menjadi Penulis Buku

Menjadi penulis buku seperti Pramoedya, Arswendo, atau Dewi Lestari  sangat membanggakan, bukan? Apakah Anda juga ingin menjadi penulis buku?

Saat ini siapa saja bisa menjadi penulis karena kehadiran internet membuka kesempatan itu kepada semua orang.

Hasilnya pun sungguh menggembirakan saat laman-laman baru di internet bermunculan bagaikan cendawan di musim penghujan.

Berbagai website tersebut bisa dimiliki oleh perseorangan, misalnya blog; sekelompok orang dengan ide yang sama dan mengusung tema tertentu, misalnya situs semacam mojok; atau berbagai situs berita online yang dikelola secara lebih serius dan melibatkan lebih banyak orang.

Barangkali Anda tertarik untuk berkecimpung dalam riuhnya dunia internet tersebut, atau bisa jadi Anda malah sudah bosan dengan segala dinamika di intenet dan ingin mencoba tantangan baru dalam menulis.

Hmmm…. Bagaimana dengan menulis buku? Apakah Anda tertarik melakukannya?

Continue reading “Kiat: 10+ Langkah Menjadi Penulis Buku”

Kiat: Foto Essay dengan Steller

Pertama kali mengetahui Steller adalah dari kawan-kawan di Twitter. Mereka heboh karena baru saja bergabung dengan layanan aplikasi ini. Agar kekinian, saya pun tak ingin ketinggalan untuk ikut serta dalam gempita Steller tersebut.

Bagi Anda yang suka dengan fotografi, maka sudah selayaknya ikut serta bermain-main dengan Steller. Di sana, tidak hanya menampilkan foto atau video, namun lebih dari itu. Anda bisa menggabungkan foto atau video yang dimiliki dengan cerita. Steller kemudian menjadi ‘photo essay’. Dari tulisan Ndoro Kakung photo essay adalah gabungan antara fotografi dan jurnalisme.

Lalu, bagaimana bermain-main dengan Steller?

Continue reading “Kiat: Foto Essay dengan Steller”

Kiat: Menikmati Awan

Fish in the sky

Di Facebook seringkali Anda temukan seseorang yang berbagi foto sedang piknik ke suatu tempat. Foto kawan Anda itu memiliki latar belakang bagus dan tidak akan ditemukan di tempat Anda.

Sekarang ini, bahkan teman-teman Anda sudah sangat girang dengan sekadar berbagi foto daerah-daerah tempat wisata dari satu website. Kesenangan itu makin meningkat saat tempat yang ditunjukkan adalah tempat asal, memilikii hubungan, atau sejarah dengan Anda.

Namun, sekadar berbagi foto tentu agak kurang menyenangkan untuk Anda, bukan? Bisa jadi Anda malah makin stres karena makin banyak berbagi foto tanpa pernah menginjakkan kaki ke sana.

Nah, bagaimana kalau Anda menerima tawaran berpiknik tanpa harus pergi jauh? Cukup di belakang rumah, di beranda, di parkiran kantor, atau di mana saja asal Anda masih bisa memandang langit.

Apakah Anda tertarik untuk melakukannya?

Continue reading “Kiat: Menikmati Awan”