Penanggulangan Bencana Perubahan Iklim

Perbedaan antara Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim

Foto oleh Johannes Plenio dari Pexels

Sebelum kita mengulas perbedaannya, terlebih dahulu kita perlu mengulas kesamaannya. 

Baik upaya Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim memiliki tujuan dan manfaat yang sama. 

Keduanya bertujuan untuk mengurangi kerentanan anggota masyarakat. Kemudian baik upaya pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengantisipasi, menghadapi, dan pulih kembali dari dampak suatu bencana dan perubahan iklim. 

Setelah mengetahui persamaannya, kini kita dapat beranjak pada perbedaannya. 

Adaptasi perubahan iklim meningkatkan frekuensi dan intensitas ancaman bencana yang terkait dengan iklim. Penggunaan pendekatan upaya pengurangan risiko bencana sangat penting dalam mendukung masyarakat untuk beradaptasi pada perubahan iklim. 

Sementara itu, dari sisi bencana, maka tidak semua ancaman bencana terjadi karena faktor iklim. Misalnya saja ancaman bencana seperti gempabumi dan letusan gunungapi tidak terkait dengan faktor iklim. 

Kemudian dampak dari perubahan iklim tidak semuanya menghasilkan ancaman. Atau lebih tepatnya dampak dari perubahan iklim baru dirasakan nanti dan sangat lama pada masa yang akan datang. 

Kendati demikian, upaya pengurangan risiko bencana dapat diterapkan dalam berbagai jenis ancaman, baik itu terkait dengan kondisi iklim, maupun tidak terkait kondisi iklim.

Leave a Reply