Penanggulangan Bencana

Sub Siklus Hidrologi

Photo by Cristofer Jeschke on Unsplash

Ini adalah kisah mengenai pergerakan air dari samudera, ke atmosfer, dan kemudian kembali ke samudera lagi.  

Didorong oleh energi surya, siklus terjadi dengan adanya evaporasi, presipitasi, aliran permukaan, aliran bawah permukaan, dan kemudian air disimpan di berbagai tempat, seperti samudera, atmosfer, sungai, selokan, di bawah tanah, danau, puncak gunung es, hingga glacier.  

Tahukah Anda, berapa jumlah air yang ada di permukaan bumi dan bisa dimanfaatkan?  

Ternyata hanya 0,3 persen dari semua jumlah air. Air tersebut pun berada di atmosfer, sungai, dan bawah permukaan. Jumlah yang sedikit itu sangat penting untuk kehidupan manusia, untuk batuan, dan untuk berbagai proses biogeokimia.  

Air yang berada di atau dekat permukaan akan membantu untuk memindahkan, mengatur, menjadi penyusun elemen kimia, membentuk bentang lahan, mempengaruhi batuan, memindahkan dan mengendapkan sedimen, dan juga menjadi sumber daya air.  

Selanjutnya kita perlu juga mengenal ‘Sub Siklus Biogeokimia’  

Sumber: Natural Hazards oleh Keller and DeVecchio

Leave a Reply