Kiat (Tips)

Simon Sinek: Lingkungan Kerja yang Aman

Photo by Dee @ Copper and Wild on Unsplash

Pernahkah Anda bekerja di lingkungan yang tidak aman?

Tidak aman di sini bisa bermacam-macam ya, misalnya bos pemarah suka lempar barang pecah belah, ada teman kerja yang suka mem-bully, ada teman kerja yang suka melakukan pelecehan seksual, dan lainnya.

Namun, selain ketidakamanan seperti yang sudah disampaikan di atas, ada lagi rasa tidak aman yang lain. Contohnya adalah tidak aman untuk bercerita dengan orang lain, tidak aman untuk menyampaikan pendapat, dan tidak aman untuk melakukan hal lainnya.

Semua contoh di atas bisa terjadi pada lingkungan kerja yang tidak aman.

Bagaimana rasanya bekerja di tempat yang seperti itu?

Tentu tidak nyaman, bukan?

Lalu, seperti apa lingkungan kerja yang aman?

Simon Sinek, seorang pakar kepemimpinan, penulis buku, pembicara di TED, dan juga motivator memberikan beberapa saran untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman.

Pertama adalah terjaminnya kebebasan untuk berkomunikasi

Komunikasi yang dimaksud tentu banyak sekali. Mulai dari membicarakan bos, membicarakan rekan kerja, membicarakan pekerjaan itu sendiri, dan lainnya.

Komunikasi juga dapat berupa kesempatan untuk menyampaikan pendapat, gagasan, dan uneg-uneg jika dirasa ada hal yang kurang berkenan atau tidak sesuai.

Jangan sampai ada perkataan, ‘Di sini tembok pun punya telinga.”

Wah, kalau sudah ada perkataan semacam itu, tentu menjadi salah satu ciri lingkungan kerja yang tidak aman untuk berkomunikasi dan pada gilirannya tidak aman dan nyaman untuk bekerja.

Hasilnya adalah kasak kusuk, gosip, dan berbagai bentuk atau ekspresi lain yang pada gilirannya tidak mendukung suasana kerja yang kondusif.

Akibat dari hal itu, tentu mudah ditebak, yaitu produktivitas kerja yang tidak maksimal, tujuan organisasi yang tidak tercapai, dan mungkin tingginya tingkat perputaran pekerja.

Dampak dari lingkungan kerja yang tidak aman untuk berkomunikasi serba tidak menyenangkan, bukan?

Lalu, bagaimana untuk mencapai suatu lingkungan kerja yang aman, termasuk untuk melakukan komunikasi?

Simon Sinek menyampaikan bahwa hal itu bisa diraih jika tercipta kepercayaan. Lingkungan kerja yang penuh kepercayaan akan memberikan lingkungan yang aman bagi para anggotanya.

Selain mereka mampu mengekspresikan dirinya melalui cerita, usul, saran, dan menyampaikan pendapat.

Lingkungan kerja semacam itu juga memberikan peluang kepada siapa saja untuk melakukan kesalahan, untuk berkata bahwa seseorang tidak mengetahui berbagai hal, dan untuk menyampaikan bahwa dia rentan serta tidak kuat (lemah).

Siapakah yang paling bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan kerja semacam itu?

Simon Sinek menyampaikan bahwa itulah salah satu peran pemimpin, yaitu bagaimana menciptakan lingkungan yang aman untuk mengekspresikan berbagai hal.

Jika Anda seorang pekerja, apakah saat ini sudah bekerja di lingkungan kerja yang aman?

Adapun jika Anda seorang pemimpin, apakah keamanan lingkungan kerja sudah tercipta di tempat Anda?

Leave a Reply