Penanggulangan Bencana

Peran Media Sosial untuk Pengelolaan Relawan pada saat Banjir

Photo by NordWood Themes on Unsplash

Sebuah penelitian di Jurnal Flood Risk Management oleh Elizabeth N Sharp dan Holly Carter menyampaikan penggunaan media sosial untuk mengorganisasikan dan mengelola relawan selama terjadinya banjir.

Di UK, tempat penelitian dilakukan, banjir telah menjadi risiko bencana yang paling utama dan karena itu cara-cara untuk menolong mereka yang terdampak perlu dieksplorasi lebih jauh lagi.

Dalam upaya penanggulangan bencana, maka media sosial menjadi perangkat yang sangat penting untuk menyebarluaskan informasi secara cepat dan efektif kepada masyarakat yang ditargetkan.

Penelitian ini melakukan wawancara setengah terstruktur kepada mereka yang pernah mengalami bencana atau mereka yang bekerja dalam masa respon dan pemulihan.

Dalam kesempatan tersebut, dilihat potensi penggunaan media sosial dan media tradisional (seperti koran dan surat elektronik) pada upaya pra bencana, saat terjadi bencana, dan sepanjang proses pemulihan.

Dari hasil wawancara, diperoleh informasi bahwa penggunaan media sosial pada saat banjir telah menghemat waktu dan mencapai target penerima pesan lebih banyak lagi dibanding media tradisional.

Penelitian menunjukkan, bahwa media sosial sangat bermanfaat untuk membantu proses perekrutan relawan dan pengelolaannya. Selain itu, media sosial juga mampu mendukung upaya penanggulangan bencana dengan mengumpulkan berbagai peralatan yang diperlukan bagi upaya pemulihan pasca banjir.

Penemuan lain dari penelitian adalah bahwa media sosial mampu mendukung organisasi yang efektif dan pengelolaan relawan sepanjang terjadinya banjir.

Sumber: https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jfr3.12665

Leave a Reply