Categories
Diary Kiat (Tips)

Pelajaran Berkolaborasi dari Para Coach!

Bagaimana semestinya kita berkolaborasi? Very nice sharing session ini, guys!

Coach Gregorius Chandra dari Komunitas YSA (Young Success Academy)Β  dalam pertemuan perdana komunitas ini menyampaikan beberapa hal yang mungkin bermanfaat untuk kita semua.

Btw, jika ingin mengetahui apa itu komunitas YSA, maka silakan menyimak penjelasan di Instagram Dokter Branding, Mr. Ronny berikut ini:

View this post on Instagram

😱 SAAT AJAL SIAP MENJEMPUT BANYAK KONTEN KREATOR 😱 Persaingan dunia konten kreator semakin sengit. Ribuan orang lulus belajar ngonten. Ribuan orang hadir dengan desain yang keren dan luar biasa. Banyak sekali yang mengajarkan optimasi, copywriting, managemen, bisnis, branding dan berbagai macam strategy lainnya. Apakah saya mampu bersaing? Siapa PASAR Kita? Apa saya bisa menghasilkan? Apa saya bisa bertahan? Bagaimana saya bisa bertahan? Hari demi hari banyak kita lihat para konten kreator berguguran satu demi satu. Karena apa? Akankah kita menjadi salah satu dari mereka? Bagaimana dengan anda? Siapkah diri kita untuk berubah, bukan lagi memikirkan diri sendiri tetapi bagaimana bersatu bergandengan tangan berjalan bersama untuk saling mendukung agar mencapai tujuan kita. Bagaimana agar kita bisa bertahan dalam persaingan dunia ngonten yang semakin sengit ini? Langsung aja cek carousel diatas. Jangan lupa cek "SLIDE 3", ikuti kuis keren ala konten kreator biar kita semakin mengenal satu sama lain. Dapatkan souvenir menarik dari @komunitasysa untuk 10 penebak pertama dengan syarat: 1. Tebak 15 nama pemilik akun di slide 3 dan tag ke masing-masing nama mereka. 2. Tag juga dan share ke 3 teman kamu konten ini. 3. Komen apa pendapat kamu tentang judul caption ini. Pengumuman pemenang akan diumumkan tanggal 10 oktober 2020 di akun @komunitasysa Ingat permainan ini hanya untuk supaya kita bisa saling mengenal satu sama lain lebih dekat. Supaya kita bisa bertahan dalam dunia ngonten yang semakin sengit. " Bersama Kita Kuat " Salam sukses, @gregoriuschandra @mrbobbychen @ivananwar.id @humphrey_rusli @r_onthetop . 𝗖π—₯π—˜π—”π—§π—˜ ✌ 𝗦𝗛𝗔π—₯π—˜ 𝖧𝖾𝗅𝗉 & π–€π—†π—‰π—ˆπ—π–Ύπ—‹ π–¬π—ˆπ—‹π–Ύ π–―π–Ύπ—ˆπ—‰π—…π–Ύ π–³π—ˆ 𝖦𝖾𝗍𝗍𝗂𝗇𝗀 𝖺 𝖑𝖾𝗍𝗍𝖾𝗋 𝖫𝗂𝗏𝖾 . #create✌share #komunitasysa #kontenviral #kontenkreator #kontencreator #optimasiig #optimasiinstagram #nextlevelinstagram #brandingmarketing #microblogerindonesia #microbloggersantuy #instagramgrowth #belajarbikinkonten #copywriters #copywritingforcreatives #creativeinfeedsmu #belajarcopywriting #belajarinstagram #belajarkonten #bagijurus101 #imbc #1kontenlagi #mulaidulu #mulaiajadulu #branding101

A post shared by Dokter Branding πŸ‘¨β€βš•οΈ (@r_onthetop) on

Nah, pesan dari Coach Chandra adalah:

Pertama Kolaborasi Memberikan Dampak yang Mempengaruhi

Efek atau dampak tersebut disebut juga Leveraging Effect.

Ini adalah suatu kondisi ketika semua kolaborator (mereka yang berkolaborasi) memberikan sumbangan berbagai hal yang saling mempengaruhi dan akhirnya menguatkan.

Sebuah komunitas perlu mengingat, bahwa Sum of all, must be bigger than sum of part. Saya menerjemahkannya secara bebas menjadi: kekuatan bersama haruslah lebih besar dari kekuatan bagian tertentu.

Oleh sebab itu, anggota dalam komunitas perlu bersatu dan bahu membahu untuk lebih kuat secara kolektif atau bersama-sama.

Poin kedua dari Coach Chandra adalah konsep ‘what in it for me?’ atau WIIFM

Seperti banyak hal lain dalam kehidupan, kita tentu ingin melihat apa keuntungan dalam melakukan suatu hal untuk diri kita, bukan?

Itulah pengertian sederhana dari WIIFM. Misalnya jika kita ingin berkolaborasi, maka kita perlu mengajukan pertanyaan, apa manfaatnya untuk kita dengan kolaborasi tersebut?

Jika kita bisa menemukan manfaat itu, maka kolaborasi pun akan dapat dilakukan dengan baik.

Nah, sekarang jika kita adalah orang yang ingin mengharapkan kerja sama atau kolaborasi dari orang lain, maka pertama kali perlu menentukan dan mencari tahu apa manfaat kolaborasi tersebut bagi orang lain itu.

Dengan demikian, maka mereka pun akan dengan senang hati melakukan kerja sama dengan kita. 

Caranya bagaimana untuk berkolaborasi?

Yang bisa dilakukan adalah dengan mencari hal-hal yang tidak mampu kita lakukan sendiri. Sebab, jika semua dapat dilakukan sendiri, maka kita harus menerima fakta, bahwa bisnis kita kecil sekali. Akibatnya adalah, dampak atau pengaruh atau leveraging effect yang kita harapkan pun akan kecil.

Misalnya saya, keterampilan terkuat adalah dalam bidang tulis menulis, tetapi saya sangat lemah di bidang desain. Padahal desain ini sangat menentukan untuk meraih perhatian di media sosial.

Oleh sebab itu, maka satu hal yang penting dalam melakukan kolaborasi adalah dengan cara menemukan kawan yang mampu menutupi kelemahan kita, sehingga bersama-sama menjadi suatu kekuatan yang luar biasa.

Selain pesan dari Coach Chandra di atas, ada beberapa hal lain yang menarik dari sesi pertama tersebut, yaitu:

  • Coach Bobby Chen menyampaikan, bahwa dalam komunitas YSA, tak ada lagi saya, tetapi yang ada adalah kita.
  • Coach Chandra bilang, edifikasi atau berpikir, bersikap, dan berpikir positif sangat penting dilakukan dalam berkolaborasi.
  • Coach Chandra berpesan iklan diri paling efektif adalah melalui referral atau referensi dari orang lain dan bukan dari diri kita sendiri. Jika Anda menonjolkan diri, maka tak ubahnya semua kecap pasti meng-klaim nomor satu. Namun, jika yang bilang orang lain, maka itu bisa menjadikan diri Anda lebih dipercaya, bukan?
  • Satu lagi yang sangat penting, tapi mohon maaf saya lupa siapa yang bilang, “Ke mana konten kita akan dibawa?” Inilah pertanyaan yang perlu dijawab oleh para kreator, ke mana ujung dari konten yang kita hasilkan? Apakah berakhir dengan peluang bisnis, mengedukasi, memberi inspirasi, atau memberikan hiburan?
  • Hampir semua pembicara juga setuju, bahwa komunitas perlu menjadi ajang untuk tumbuh besar bersama melalui interaksi dan kolaborasi. Persetujuan yang lain adalah, bahwa jika sekadar follow atau like, maka sebaiknya beli saja, hahaha.

Very nice lessons, Coaches, can’t wait for the next session. Thank you so much.

List of Coaches in first sharing-session:

  1. @gregoriuschandra
  2. @mrbobbychen
  3. @r_onthetop
  4. @humprey_rusli

Leave a Reply