Categories
Diary Refleksi

Dale Carnagie: Melihat Keinginan Orang Lain

Apa pentingnya melihat keinginan orang lain?

Photo by Felicia Buitenwerf on Unsplash

Jika disuruh memilih, tentu saya akan memilih bakso dibanding mie ayam. Namun, jika teman-teman anggota tim lainnya ditanya memilih apa, maka jawabannya pun bisa sangat beragam. 

Ini seperti ketika Anda memancing, maka ikan-ikan yang berenang tak peduli Anda sarapan apa, apa kegemaran Anda, hingga apa masalah diri Anda. 

Satu-satunya yang menjadi perhatian ikan-ikan tersebut adalah apakah ada makanan atau tidak. Termasuk di sini adalah cacing atau umpan yang berada di kail para pemancing. 

Dengan prinsip menyerupai ikan, maka manusia pun, setiap kita tidak akan tertarik pada masalah atau penderitaan atau ketertarikan orang lain. 

Satu-satunya yang menjadi perhatian setiap kita adalah persoalan atau permasalahan diri sendiri. 

Dari kondisi ini, maka Dale Carnegie mempertanyakan: 

“Kenapa membicarakan mengenai keinginan-keinginan kita?” 

Tentu saja setiap kita tertarik pada apa yang kita inginkan. Masalahnya selain kita tak ada lagi yang peduli dengan kisah dan masalah yang sedang kita hadapi. Orang lain ternyata juga sedang sibuk dengan kisah, masalah, dan hal lain yang harus mereka hadapi. 

Oleh sebab itu, satu-satunya jalan untuk mempengaruhi orang lain adalah dengan memberikan apa yang mereka harapkan dan menunjukkan cara atau jalan bagaimana mewujudkan keinginan mereka. 

Barangkali ilustrasi berikut akan menarik perhatian Anda. 

Adalah seorang bapak dan anaknya yang sedang sibuk mencoba memasukkan seekor kambing ke dalam kandang. Berbagai cara telah dilakukan, dari menarik, mendorong, hingga bergulat dengan kambing. 

Sayangnya, kambing itu memilih diam saja dan tak hendak masuk ke dalam kandang. 

Seorang ibu pun kemudian datang dan geleng-geleng kepala menyaksikan tingkah Bapak dan Anak itu. 

Kemudian ibu itu mengambil sejumput rumput dan mengangsurkannya di depan hidung dan mulut Sang Kambing. Pada saat yang sama, Ibu itu menarik rumput dalam genggaman menuju ke arah kandang. 

Melihat Ibu itu menarik rumput ke kandang, maka kambing yang hanya memikirkan makanan pun tak ambil pusing. Diikuti gerakan rumput itu dan tak terasa akhirnya masuk ke dalam kandang. 

Dari sini kita dapat melihat, bahwa setiap tindakan kita (termasuk juga kambing) dilakukan karena kita mengharapkan sesuatu. 

Nah, akhirnya untuk membuat orang lain melakukan suatu hal, caranya adalah dengan meningkatkan dan mencari tahu apa keinginan orang lain. 

Mereka yang mampu melihat keinginan orang lain dan menunjukkan cara mencapai atau meraih keinginan itu telah menggenggam dunia. 

Namun, sebaliknya, mereka yang tidak mampu melihat dan mencari tahu keinginan orang lain akan berjalan seorang diri.

Leave a Reply