Categories
Kiat (Tips)

Mengenai Kepercayaan

Kenapa kita perlu menjalin kepercayaan terlebih dahulu sebelum menawarkan sesuatu kepada orang lain?

Seringkali kita menyepelekan kepercayaan. Hal ini terutama terjadi pada para pendiri, pelopor, penjual, usahawan, pemikir, dan lainnya.

Kita terkadang terlalu percaya diri, bahwa orang akan membeli barang-barang yang kita jual, membaca blog dan buku kita, menonton saluran (channel) Youtube kita dan membuat kita kaya, karena kita memiliki sesuatu yang mereka butuhkan.

Mungkin mereka tertarik pada berbagai hal yang kita buat, produksi, dan jual. Namun, kenapa mereka perlu mendapatkannya dari kita, jika bisa memperolehnya dari orang lain?

Mungkin orang lain tersebut adalah seseorang yang telah mereka kenal sebelumnya, seseorang yang lebih kredible, seseorang yang pernah berinteraksi sebelumnya, dan seseorang yang dapat mereka percayai.

Menghadapi situasi ini, mungkin produk, usaha, jasa, dan hal lainnya yang kita tawarkan tidak berarti untuk orang lain yang menjadi sasaran kita. Sebab, barangkali mereka memiliki pertanyaan mengenai kredibilitas, tidak pernah berinteraksi, dan tidak percaya kepada kita.

Akhirnya, calon konsumen yang kita sasar pun akan berakhir seperti semula, tetap dengan orang yang memiliki kredibilitas, yang telah mereka ketahui, yang pernah berinteraksi, dan yang lebih dipercaya.

Jadi, apa yang bisa dilakukan oleh kita para pemula untuk memutus mata rantai itu?

Ternyata tidak terlampau rumit, kita hanya perlu memperkenalkan diri dan menjelaskan bagaimana cara berpikir, serta apa filosofi yang mendasari tindakan-tindakan kita.

Tak kalah penting, kita perlu menjalin hubungan secara personal dengan calon konsumen. Kita harus memeroleh kepercayaan mereka.

Leave a Reply