Categories
Penanggulangan Bencana

Sistem Peringatan Dini untuk Pandemi

Apa kesamaan antara sistem peringatan dini untuk bencana dan untuk pandemi COVID-19?

Global Facility for Disaster Reduction and Recovery (GFDRR) punya Bank Dunia atau World Bank baru saja menerbitkan dokumen yang berisi pelajaran dari sistem peringatan dini multibencana (Multi-Hazard Early Warning Systems (MHEWS))  untuk menghadapi pandemi.

Abstrak dari dokumen tersebut kurang lebih sebagai berikut:

Memiliki kerangka kerja untuk melakukan aksi secara dini dalam menghadapi bencana yang kompleks dapat mempermudah pemerintah dan para pihak, termasuk masyarakat yang berisiko untuk memahami keseluruhan dampak ikutan bencana. Kemudian upaya untuk pencegahan dan kesiapsiagaan dapat ditentukan, serta bagaimana menyediakan peringatan yang lebih terfokus dan pelayanan yang lebih responsif.

Penyedia layanan informasi meteorologi dan hidrologi di seluruh dunia telah membangun dan mengimplementasikan sistem peringatan dini multiancaman bencana untuk bencana terkait cuaca dan iklim. Bahkan, sistem ini sekarang makin berkembang dengan adanya sistem peringatan dini multiancaman berdasarkan dampak bencana (Multi-Hazard Impact-Based Early Warning Systems (MHIEWS)).

Kendati pengembangan sistem tersebut masih di tahap awal, tetapi pendekatan ini mungkin bisa menjadi pelajaran dan diterapkan untuk menghadapi ancaman global, seperti pandemi COVID-19. Penerapan sistem tersebut juga menjadi pelajaran untuk berbagai hal lain, seperti komunikasi risiko bencana, analisis risiko, serta metode dan pendekatan untuk pemantauan.

Kemampuan untuk memahami dan melakukan respon secara efektif pada peringatan dengan sikap dan tindakan yang tepat sangat penting untuk mewujudkan ketangguhan masyarakat.

Dengan menghindari kerusakan fisik, sosial, dan ekonomi sejauh mungkin, maka upaya perbaikan setelah bencana akan lebih cepat, lebih murah, dan lebih lengkap.

MHIEWS dapat menjadi pendekatan yang umum dilakukan untuk berbagai ancaman bencana, sehingga ke depannya dapat menjadi peralatan yang terpercaya, dapat dipahami, dan dapat digunakan oleh setiap orang sebagai elemen dasar sistem pengelolaan risiko bencana. Hubungan yang kuat dan saling tergantung antara bencana dan dampaknya menjadi pendorong penggunaan MHIEWS sebagai pendekatan yang umum digunakan di masa yang akan datang.

Baik kejadian cuaca buruk yang ekstrem dan pandemi COVID-10 memberikan pelajaran yang sama, yaitu perlunya memahami kerentanan individu, masyarakat, dan bangsa, sehingga pihak yang berwenang mampu menyediakan peringatan yang terpercaya dan terfokus pada masyarakat yang menjadi target. Dengan pemahaman tersebut, maka dapat diperoleh kerelaan dan penyiapan berbagai kapasitas untuk skenario terburuk yang mungkin terjadi berdasarkan perencanaan jangka panjang.

Kejadian bencana karena faktor meteorologi dan hidrologi menunjukkan perkembangan yang menggembirakan dalam sistem peringatan dini yang tengah dibangun. Proses pembangunan sistem serupa dapat pula diterapkan pada sektor kesehatan dan sektor-sektor lainnya.

Anda dapat membaca dokumen tersebut secara lengkap pada tautan ini.  

Leave a Reply