Categories
Manajemen

Gunung Es sebuah Organisasi yang Memengaruhi Perubahan

Apa saja komponen-komponen di organisasi, baik yang terlihat dan tidak terlihat dan mampu memengaruhi perubahan?

Perubahan diperlukan oleh siapa saja, baik seseorang dan juga sebuah organisasi.

Namun demikian, berbagai hal yang terjadi dalam organisasi tersebut dapat menjadi tantangan dan menghambat terjadinya perubahan. Akibatnya, alih-alih terjadi perubahan, organisasi tersebut justru terancam kegagalan.

Torben Rick, seorang eksekutif yang berpengalaman dalam melakukan perubahan, menjelaskan fenomena gunung es yang mampu menenggelamkan dan mengakibatkan terjadinya kegagalan dan perubahan di satu organisasi.

Gunung es tersebut, seperti biasa, terdiri dari dua hal, yaitu bagian yang terlihat dan yang tidak terlihat. Terdapat budaya organisasi yang terlihat dan juga budaya organisasi yang tidak terlihat.

Di bagian yang terlihat, adalah bagaimana cara kita menyampaikan, bahwa kita telah menyelesaikan satu pekerjaan.

Sementara itu, di bagian yang tidak terlihat, adalah bagaimana sebenarnya kita menyelesaikan satu pekerjaan.

Tentu saja, antara menyampaikan dan benar-benar menyelesaikan pekerjaan terdapat perbedaan.

Kemudian kita memasuki komponen-komponen di bagian yang terlihat dan tidak terlihat dari gunung es perubahan atau budaya sebuah organisasi.

Komponen-komponen di Bagian yang Terlihat

Pada bagian ini, komponen-komponen yang ada mudah terlihat, baik oleh internal dan eksternal organisasi. Bahkan, seringkali beberapa hal dipigura dan ditampilkan di tempat-tempat yang mudah dilihat.

Beberapa komponen tersebut adalah: visi dan misi, prosedur, struktur, nilai-nilai yang dianut, strategi, serta kebijakan dari organisasi tersebut.

Komponen-komponen di Bagian yang Tidak Terlihat

Di bagian ini, komponen-komponen penyusunnya tidak mudah dilihat, terutama oleh orang-orang di luar organisasi. Bahkan, di beberapa komponen orang-orang di dalam organisasi pun sulit melihatnya, tetapi mungkin mereka merasakannya.

Komponen-komponen tersebut adalah: nilai-nilai dan kepercayaan yang dianut organisasi, persepsi, asumsi, tradisi, norma-norma, peraturan-peraturan tidak tertulis, cerita-cerita, dan terakhir adalah perasaan.

Setelah mengetahui bagian yang terlihat dan tidak terlihat beserta komponen-komponennya, maka diharapkan perubahan dapat dilakukan di sebuah organisasi.

Mengubah bagian yang terlihat lebih mudah dilakukan dan biasanya dapat berlangsung secara cepat. Namun, perubahan tersebut hanyalah di permukaan dan berlangsung singkat pula.  Pada gilirannya, organisasi akan kembali lagi pada kondisi sebelum terjadinya perubahan.

Yang lebih sulit dan membutuhkan waktu adalah mengubah bagian dan komponen-komponen yang tidak terlihat. Namun, jika berhasil mengubah bagian dan komponen ini, maka perubahan yang terjadi akan lebih langgeng. Pada gilirannya, organisasi yang mampu mengubah bagian tidak terlihat tersebut akan benar-benar berubah.

Leave a Reply