Categories
Komunikasi Penanggulangan Bencana

Komunikasi Risiko dan Pelibatan Komunitas

Apa manfaat melakukan KRPK sebagai bagian dari tanggap darurat kesehatan masyarakat?

Salah satu intervensi yang paling penting dan efektif dalam merespon berbagai kejadian kedaruratan kesehatan adalah proaktif melakukan komunikasi mengenai apa yang sudah diketahui, apa yang belum diketahui, dan apa yang sudah dilakukan untuk menanggulangi kedaruratan tersebut. Tujuan dari langkah ini adalah untuk menyelamatkan nyawa dan meminimalkan konsekuensi-konsekuensi buruk di masa yang akan datang.

Komunikasi membantu mencegah terjadinya ‘infodemik’ (adanya informasi yang berlebihan mengenai persoalan yang justru menyulitkan upaya untuk mencari solusi), membangun kepercayaan saat melakukan respon, dan meningkatkan peluang dilakukannya saran-saran kesehatan. Komunikasi juga meminimalkan rumor dan kesalahpahaman yang pada ujungnya mengurangi efektivitas respon dan mungkin menyebabkan penyebaran penyakit di masa yang akan datang.

Salah satu pelajaran terbesar dari berbagai krisis kesehatan masyarakat di abad 21, termasuk wabah SARS, MERS, H1N1, dan Ebola adalah bahwa Komunikasi Risiko dan Pelibatan Komunitas (KRPK) menjadi bagian integral dari respon kedaruratan kesehatan. Setiap krisis kesehatan, masyarakat menghadapi tantangan-tantangan komunikasi yang baru dan dapat belajar dari praktik baik (best practices) peristiwa sebelumnya.

Pandemi COVID-19 menjadi ujian bagi sistem kesehatan masyarakat dan kemampuannya untuk melakukan komunikasi secara efektif kepada masyarakat. Gagal dalam berkomunikasi akan menyebabkan hilangnya kepercayaan dan reputasi, dampak ekonomi, dan dampak terburuknya adalah korban jiwa. Meskipun akan selalu ada pelajaran baru, beberapa langkah akan berhasil. Ini adalah panggilan kepada para pemimpin untuk meyakinkan bahwa KRPK adalah komponen penting dalam aktivitas kesiapsiagaan dan respon dalam kedaruratan kesehatan.

Dokumen ini diterjemahkan dari: Risk communication and community engagement readiness and response to coronavirus disease (COVID-19): interim guidance, 19 March 2020.

Petunjuk sementara untuk KRPK dalam Merespon COVID-19 oleh WHO ini diterbitkan pada 19 Maret 2020.

Dokumen berikut ini adalah terjemahan dari dokumen tersebut. Namun, Pembaca juga disarankan untuk membaca Penanganan COVID-19, Protokol Komunikasi Publik yang diterbitkan oleh Kantor Staf Presiden2.

Dokumen ini menyajikan daftar periksa (checklist) untuk kesiapsiagaan dan respon awal dalam KRPK untuk menghadapi wabah COVID-19. Dokumen ini menyajikan petunjuk untuk berbagai negara dan daerah, baik mereka yang bersiap untuk menghadapi wabah dan mereka yang sudah mengonfirmasi terjadinya kasus dalam melakukan strategi KRPK yang efektif dan akan membantu melindungi kesehatan masyarakat.

Silakan klik di sini untuk mengunduh dokumen versi terjemahan dari WHO tersebut.

Leave a Reply