Penanggulangan Bencana: Upaya PRB di Myanmar Diawali dari Membangun Jalan

Yukiko Maki adalah Manajer Program dari CWS Jepang. Berikut ini pengalamannya dalam melakukan upaya Pengurangan Risiko Bencana (PRB) yang dibagikan di ReliefWeb saat melakukan upaya penanggulangan bencana di Myanmar. 

Di Myanmar, CWS memiliki proyek pendidikan nutrisi yang terbilang berhasil. Namun, pelaksanaan proyek itu seringkali mengalami keterlambatan karena kondisi jalan dan sungai yang menghalangi atau harus memutar. 

Yukiko mencatat, jika perbaikan jalan tidak dilakukan segera, maka persoalan akan makin rumit bagi warga terdampak yang bergantung pada jalan untuk kehidupan dan mata pencahariannya.

Di Jepang, upaya pengurangan risiko dan mitigasi menjadi tanggung jawab pemerintah. Sementara di Myanmar, kendati pemerintah juga membangun berbagai infrastruktur, tetapi lebih diprioritaskan untuk area yang berpenduduk padat dan penting secara ekonomi. Area tersebut tidak termasuk dalam wilayah kerja CWS. 

Akhirnya, bersama dengan NGO lain, CORE yang mempunyai mint pada pembangunan jalan, CWS bekerja sama untuk memenuhi permintaan warga akan pembangunan jalan baru. 

Jejaring jalan yang baru memberikan banyak manfaat, yaitu:

  • Mendukung pembangunan ekonomi dengan menyediakan rute yang lebih baik ke pasar.
  • Memberikan akses yang aman ke sekolah bagi anak-anak.
  • Memberikan sarana evakuasi yang aman pada saat dan sebelum terjadinya bencana alam. 

Akhirnya, Yukiko bersama CORE dan warga bahu membahu membangun jalan baru. CWS menerima dana pembangunan dari JICA untuk membangun jalan. Semantara warga mendukung dari sisi tenaga kerja dan beberapa hal penting lain, seperti menyediakan makan siang untuk para pekerja. 

Yukiko memetik pelajaran akan pentingnya pembangunan jalan, serta rasa kepemilikan yang ditunjukkan oleh masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Sebuah kerja sama di antara masyarakat yang dahulu juga pernah dimiliki Jepang, tetapi saat ini sudah tidak ditemui lagi. 

Menurut Yukiko, melihat masyarakat Myanmar yang mampu bekerja sama untuk satu tujuan yang sama dengan bantuan dari ‘teman’ sungguh pengalaman yang tak terlupakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top
%d bloggers like this: