Kebijakan: Menjalankan Program Medsos bagi Lembaga Pemerintah

Menjalankan program media sosial secara utuh dan efektif bukan hanya berkaitan dengan pembuatan konten yang cepat dan banyak.

Agar diperoleh hasil yang optimal, ada beberapa pertimbangan yang perlu ditinjau terlebih dahulu, sehingga hasilnya dapat opmial.

Secara sederhana, perencanaan media sosial dapat dilakukan dengan metode People-Objectives-Strategy-Technology (POST) (Permenpan Nomor 82 Tahun 2012).

People adalah masyarakat yang menjadi sasaran komunikasi dari konten yang akan dibuat untuk masing-masing media sosial. Hal ini diperlukan untuk penyesuaian pendekatan, seperti gaya bahasa yang akan dipakai.

Saat ini, hampir 50 persen pengguna media sosial adalah generasi millenial dengan usia antara 19 hingga 34 tahun. Ciri generasi ini di antaranya adalah:

  • Menghabiskan lebih dari 3 jam setia harinya untuk mengakses internet.
  • Lebih memilih internet daripada televisi.
  • Memiliki setidaknya satu akun media sosial.
  • Lebih menyukai konten visual seperti gambar atau video singkat.
  • Cepat beradaptasi pada teknologi dan tren terbaru.
  • Menggunakan media sosial sebagai mesin pencari.
  • Lebih percaya pada konten yang dibuat oleh perorangan daripada informasi satu arah.
  • Kurang menyukai konten dengan tulisan yang terlalu panjang.
  • Senang berbagi di media sosial

Dari karakteristik tersebut, maka beberapa hal perlu dilakukan untuk menarik perhatian millenial, yaitu:

  • Memperbanyak konten dengan tampilan visual yang menarik.
  • Tulisan sesederhana dan sesingkat mungkin.
  • Menggunakan kata kunci atau tagar (hastag) khusus untuk memudahkan pencarian. 
  • Memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebaran berita terkini lembaga secara rutin.
  • Pemimpin atau tokoh dalam lembaga sebaiknya juga aktif di media sosial.
  • Melakukan kolaborasi dengan influencers media sosial.

Objective atau Tujuan dari program media sosial harus jelas, misalnya untuk berbagi (sharing), pertisipasi publik, kolaborasi, dan penanggulangan risiko.

Rujukan atau penilaian kinerja kampanye media sosial adalah engagement, reach, leads, dan conversions. Engagement, misalnya jumlah retweet, komentar, dan balasan. Reach, misalnya jumlah pengikut baru dan impresi. Activity contohnya rata-rata waktu respon (menit) dan jumlah unggahan. Sementara itu, untuk sentiment adalah bagaimana pendapat umum.

Sementara itu, penentuan indikator kinejar harus dilakukan secara jelas, spesifik, dan terukur (SMART). Selain itu, indikator tersebut juga perlu dinyatakan secara eksplisit dan rinci, sehingga jelas apa yang diukur.

Penentuan indikator berbasis SMART tersebut contohnya adalah sebagai berikut:

  • Spesifik, misalnya ‘Meningkatkan Follower sebanyak 100 akun setiap bulan’
  • Measurable, misalnya ‘Meningkatkan follower sebanyak 10%”
  • Achievable, artinya target yang telah ditetapkan merupakan hal yang realistis dan dapat dicapai (achievable) ada nilai atau hasil peningkatan.
  • Relevant, target yang dipilih merupakan aspek-aspek yang relevan dan berkaitan dengan tugas pokok.
  • Time, artinya ada waktu yang jelas untuk mencapai target tersebut (deadline).

Strategi menjadi penentu cara berhubungan dan pendekatan antara lembaga dengan masyarakat. Tiap konten dibuat dengan menggunakan strategi spesifik tersendiri. Hal pertama yang perlu dipertimbangkan adalah menentukan pesan utama.

Pesan utama tersebut setidaknya mengandung informasi mengenai karakter, tujuan utama, motif utama, cerita utama, dan rincian.

Teknologi yang akan digunakan dalam media sosial lembaga pemerintah juga penting diperhatikan. Teknologi tersebut terbagi dua, yaitu perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras berkaitan dengan produksi konten dan akses ke media sosial, misalnya gawai yang digunakan. Sementara untuk perangkat lunak berkaitan dengan aplikasi yang akan digunakan oleh setiap lembaga, misalnya yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah Youtube, Facebook, Instagram, dan Twitter.

Sumber: Buku ‘Memaksimalkan Penggunaan Media Sosial dalam Lembaga Pemerintah’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top
%d bloggers like this: