Kiat: Sistem Terbuka atau Tertutup?

Dalam diri seseorang atau sebuah perusahaan, ada dua kekuatan yang berasal dari dua sisi berbeda. 

Kekuatan tersebut adalah, pertama, membangun sebuah sistem yang terbuka. 

Kekuatan kedua adalah kebalikannya, yaitu mencoba mempertahankan satu sistem yang tertutup. 

Pada kondisi seperti sekarang ini, maka sistem yang ada cenderung terbuka. Misalnya kehadiran sistem open source, crowd sourcing, dan lainnya. Semua sistem ini dicirikan adanya kolaborasi dan evaluasi yang dilakukan oleh kelompok. 

Kondisi tersebut menyebabkan mereka yang masih menganut sistem tertutup cenderung mengalami kebingungan, bagaimana harus menempatkan diri. 

Sistem yang tertutup saat ini cederung sudah usang dan perlu diganti dengan sistem yang terbuka. Sayangnya, mereka yang terbiasa berada pada sistem tertutup belum siap menghadapi keterbukaan. 

Dalam sebuah sistem yang terbuka juga muncul persoalan, yaitu cenderung mengabaikan kualitas. Hal ini terjadi karena banyaknya pihak yang terlibat, sehingga pengaturan dan pengawasan menjadi sulit dilakukan. 

Oleh karena itu, dalam sistem yang terbuka, verifikasi, validasi, dan standard pelaksanaan kegiatan harus jelas agar sebuah proyek/individu/perusahaan/bisnis/manajemen dapat berhasil. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top
%d bloggers like this: