Refleksi: Belajar Kebahagiaan dari Dalai Lama Bagian I

Dalai Lama memiliki kemampuan khusus untuk membangun hubungan dengan orang lain.

Kemampuan tersebut berangkat dari kesadaran bahwa manusia satu dengan yang lain sesungguhnya memiliki banyak kesamaan, yaitu sama-sama umat manusia.

Manusia di dunia memiliki kesamaan yang terdiri dari tubuh dan pikiran.

Kesadaran tersebut menyadarkan kita bahwa orang lain pun sama dengan kita. Kesadaran ini kemudian memudahkan kita untuk melakukan komunikasi dengan orang lain.

Jika kesadaran itu yang mengemuka, maka hendaknya setiap orang tidak fokus pada perbedaan. Jikalau ada, maka perbedaan tersebut hendaknya bukanlah hal yang utama, tetapi sekadar tambahan saja.

Jika kita bisa meninggalkan perbedaan dan berangkat dari persamaan, maka komunikasi akan dapat dilakukan dengan lebih mudah. Selanjutnya pertukaran ide dan berbagi pengalaman juga bukan hal yang sulit untuk dilakukan.

Kemampuan inilah yang dimiliki oleh Dalai Lama, yaitu melihat orang lain sebagai individu yang memiliki kesamaan dengan kita. Sepertinya kemampuan yang sederhana, tetapi menjadi sangat luar biasa di tengah zaman yang mengagungkan perbedaan seperti sekarang ini.

Jika kemampuan sederhana tersebut dikembangkan, maka orang lain akan nyaman untuk berkomunikasi dengan kita. Inilah dasar bagi hubungan langsung dan sederhana dengan sesama manusia.

Sumber:
Dalai Lama & Howard Cutler, 1999, ‘The Art of Happiness, A Handbook for Living’, Hodder, Sydney.

Photo by Ingo Joseph from Pexels

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top
%d bloggers like this: