Kiat: Mengenal Zat Kebahagiaan, Oksitosin

Ini adalah seri terakhir dari berbagai zat yang menimbulkan kegembiraan. Sejauh ini kita telah membahas beberapa zat lain yang membuat bahagia, yaitu Endhorpin, Dopamine, dan Serotonin.

Sementara itu, dalam tulisan ini kita akan membahas mengenai zat Oksitosin. 

Oksitosin bertanggung jawab pada timbulnya perasaan dicintai, rasa aman, dan saling percaya. Oleh sebab itu, zat ini sangat mendukung hubungan yang sehat antara dua orang.

Selain itu, Oksitosin juga memperkuat hubungan dan meningkatkan kesetiaan pada pasangan. Masih ada lagi manfaat lainnya, yaitu peran zat ini dalam memicu perasaan terlindungi, seperti hubungan antara seorang ibu dengan bayinya. Sementara itu, dalam hubungan yang lebih luas, Oksitosin bermanfaat untuk meningkatkan interaksi sosial kita dengan orang lain. Dengan demikian, zat ini juga bermanfaat untuk mendukung bisnis agar tercipta hubungan yang baik antara Anda dengan rekan kerja.

Pada dasarnya zat ini keluar ketika kita berada di dekat orang-orang yang telah kita kenal. Namun bisa juga zat ini muncul manakala kita bertemu orang yang tidak kita kenal, tetapi memiliki kesamaan latar belakang dengan kita. Sebagai contoh, saat Anda berjalan-jalan di New York, kemudian tiba-tiba mendengar beberapa orang bercakap-cakap dalam Bahasa Indonesia, tentu akan sangat senang, bukan?

Oleh sebab itu, Oksitosin juga membuat kita waspada dan takut ketika bertemu dengan orang asing.

Keluarnya zat ini biasanya dipicu oleh sentuhan. Sebab, sentuhan di antara manusia mengikat kita dengan orang lain. Tetapi, perlu berhati-hati juga karena ada yang memanfaatkan sentuhan untuk perbuatan yang tidak bertanggung jawab.

Sentuhan tersebut bisa bermacam-macam, mulai dari yang sederhana seperti berjabat tangan sampai dengan berpelukan.

Khusus untuk berpelukan, Dr. Paul Zak, seorang peneliti dari University of Southern California, mengatakan bahwa aktivitas tersebut dapat meningkatkan keluarnya zat Oksitosin. Selain itu, berpelukan juga mengurangi risiko penyakit cardiovascular dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Beliau menyarankan agar setiap hari kita dapat memeluk orang lain setidaknya delapan kali.

Situasi lain yang memicu keluarnya zat Oksitosin adalah saat pasangan suami istri orgasme, ketika ibu menyusui putra/putrinya, atau ketika proses melahirkan. Semua kondisi ini akan meningkatkan hubungan di antara manusia.

Oleh sebab itu, jika Anda ingin meningkatkan hubungan, maka cobalah dengan menyentuh atau bahkan memeluk.

Selamat mencoba 😀

Credit picture: Pixabay


 

One Reply to “Kiat: Mengenal Zat Kebahagiaan, Oksitosin”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *