TED: Stop, Look, and Go

Semua orang mendambakan hidup bahagia, namun apakah setiap orang mendapatkan kebahagiaan?

Menurut David Steindl-Rast apabila seseorang ingin bahagia, maka dia tidak boleh lupa untuk bersyukur.

Kenapa harus bersyukur?

Tidak jarang kita jumpai seorang yang kaya, namun hidupnya tidak bahagia. Kekayaannya tidak berhasil memberikan kebahagiaan untuknya.

Di sisi lain, ada seorang yang miskin, namun hidupnya justru bahagia. Kemiskinannya tidak membatasi kebahagiaan hadir dalam kehidupannya.

Bersyukur untuk semua anugerah yang diterima menjadi kunci untuk  membuat Anda bahagia.

image13

Beberapa hal ini patut untuk disyukuri, di antaranya adalah pengalaman.

Sebab, setiap perjalanan dan berbagai peristiwa yang terjadi hendaknya menjadi pengalaman. Dari sini, Anda bisa mempelajari berbagai nilai yang bermanfaat bagi kehidupan.

Pada akhirnya adalah mensyukuri setiap hal itu, baik pengalaman yang baik ataupun buruk, maka niscaya Anda akan lebih bahagia.

Kehidupan yang penuh syukur mula-mula diawali dengan menyadari akan setiap kesempatan. Ini adalah peluang yang diberikan kepada manusia.

Kesempatan tersebut adalah anugerah yang diterima tanpa manusia harus memintanya. Kesempatan itu pun tidak hanya sekali, namun berkali-kali. Oleh sebab itu, setiap kesempatan sejatinya adalah peluang bagi manusia untuk bersyukur.  

Bersyukur, bahkan bisa dilakukan manakala kesulitan datang dalam kehidupan Anda.

Berbagai halangan, kesulitan, dan tantangan itu sejatinya adalah peluang bagi Anda. Ini adalah kesempatan untuk mempelajari berbagai hal baru, seperti kesakitan, kesedihan, dan kesabaran.  

Lantas, bagaimana metode agar hidup Anda penuh dengan rasa syukur?

David Steindl-Rast membagikan metode: Stop, Look, and Go!

Sebelum dijelaskan panjang lebar mengenai metode ini, maka pernahkah Anda menyeberang jalan?

Metode ini persis sama dengan proses menyeberang jalan itu. Pada saat Anda hendak menyeberang, maka mula-mula Anda harus berhenti terlebih dahulu, bukan?

Setelah itu, Anda pun akan melihat bagaimana kondisi lalu lintas. Setelah semua dirasa aman, barulah Anda melangkahkan kaki untuk menyeberang jalan.

Nah, setelah Anda memahami konteks ‘stop, look, and go’, kini saatnya bagi penjelasan metode tersebut.

Stop

Berhenti diperlukan dalam kehidupan manusia modern karena beberapa hal. Pertama, kebanyakan manusia saat ini hidup dengan tergesa-gesa. Bisa jadi Anda pun merasakan hal yang sama.

Kedua, ketergesaan itu menyebabkan kita kehilangan kesempatan dalam melihat peluang untuk bersyukur. Ketergesaan membuat kita tidak melihat tanda-tanda untuk berhenti.

Look

Di sini, Look bukan hanya perkara melihat. Namun, lebih kepada membuka dan menggunakan semua indera yang Anda miliki. Anda memerlukan semua indera tersebut untuk merasakan karunia, kemudian menikmatinya.

Hal yang paling penting adalah dengan membuka hati Anda untuk mengenali setiap kesempatan yang hadir.

Bila hati Anda terbuka, maka bisa jadi Anda akan menolong orang lain.

Go

Pertolongan kepada orang lain itu adalah bagian dari langkah terakhir dari hidup yang penuh syukur. Go di sini berarti melakukan sesuatu sebagai tindak lanjut dari pengenalan akan kesempatan yang dikaruniakan kepada Anda.

Lebih lanjut, Go berarti juga menikmati setiap kesempatan yang diberikan kepada Anda.

SPACE from gnarly bay on Vimeo.

Kesimpulan

Hidup penuh dengan rasa syukur berarti bebas dari ketakutan. Manakala Anda sudah terbebas dari rasa takut, maka tidak akan ada lagi kekerasan.

Setelah itu, Anda akan merasa cukup dengan segenap kesempatan, anugerah, dan karunia yang diberikan.

Ini akan memberikan keuntungan pada hal yang terjadi selanjutnya, yakni penghormatan kepada perbedaan dan keanekaragaman.

Lebih jauh lagi, Anda pun akan menjadi pribadi yang adil dan memberikan perhatian serta penghormatan yang sama kepada semua orang.

Jadi, jangan lupa, Stop, Look, and Go!

Jika ada yang masih ingin ditanyakan, maka silakan diisikan di kolom komentar atau berteman dengan saya di jejaring Facebook, atau Twitter.

Terima kasih banyak dan jangan lupa dibagikan ke kolega Anda jika dirasa tulisan ini bermanfaat.

Salam hangat,

Goop

Credit Picture: Pixabay, Animay Jensen


 

One Reply to “TED: Stop, Look, and Go”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *