Kiat: 10 Kebiasaan yang Perlu Dihindari Agar Hidup Bahagia

Satu di antara banyak cita-cita Anda pada akhirnya adalah menginginkan hidup yang bahagia. Namun, tanpa kita sadari sayangnya banyak kebiasaan yang dilakukan justru menjauhkan kebahagiaan yang dicita-citakan itu.

Tomas Laurinavicius membagi beberapa hal yang sebaiknya kita hindari agar hidup kita bahagia. Berikut ini saya terjemahkan untuk Anda. Semoga bermanfaat.

Hidup Bahagia1. Menyenangkan semua orang
Anda tidak bisa memenuhi keinginan semua orang. Sebagai contoh, saat Doni bilang tak seharusnya Anda memakai baju berwarna merah, Sita berpendapat Anda tampak gemuk dengan baju warna kuning. Di lain saat, Mita tidak suka dengan tulisan tangan Anda, sementara Wawan merasa Anda kurang percaya diri. Setiap orang memiliki pendapat, pilihan, dan juga harapan. Anda sendiri pasti memilikinya dan hanya Anda seorang yang perlu memerhatikan semua hal itu. Orang lain hanya muncul beberapa saat, sementara Anda selalu berada di sana. Pastikan Anda mempercayai pilihan sendiri dan berhenti mendengarkan pendapat orang lain, terutama bila bisanya hanya mengkritisi.

2. Menyerah
Saat hidup tidak seperti yang Anda harapkan, maka jangan pernah menyerah. Menghadapi tantangan memang satu hal yang berat, namun jika semua hal mudah, maka tidak ada kepuasan dalam mencapainya. Selesaikan proyek, periksa hidup, lepaskan semua hal yang mengganggu, dan mulailah menyelesaikan pekerjaan.

3. Berbohong pada diri sendiri
Anda bisa saja berbohong kepada keluarga, sahabat, dan orang lain, namun jangan sekali-kali berbohong kepada diri sendiri. Bila Anda lebih jujur pada diri sendiri, maka hal-hal baik yang lain akan mengikuti. Anda akan berhasil untuk membuat komitmen  dan berhubungan dengan orang lain, berkata ‘tidak’ pada ide yang buruk, dan lebih memerhatikan diri sendiri.

4. Membuat alasan
Semua alasan akan berujung pada kekeliruan dan pada akhirnya merusak diri Anda sendiri. Sebagai contoh, beralasan jika saja saya seorang penulis yang baik, punya banyak uang, kenal orang yang tepat, dan punya ide yang brilliant. Semua itu akan meracuni diri Anda. Jalanilah satu hari tanpa beralasan. Jika muncul satu ide, maka pastikan Anda mendayagunakan semua hal yang dimiliki untuk merencanakan dan mencapainya. Anda perlu tetap berusaha, lakukan yang terbaik, dan tidak perlu membuat alasan.

5. Perbandingan
Perbandingan sungguh merusak kebahagiaan Anda. Bisa jadi Anda memandang iri orang yang pintar menulis, mendesain produk, berjalan-jalan keliling dunia, atau keberhasilan lainnya. Satu hal yang pasti, Anda tidak mengetahui dengan jelas rintangan apa saja yang telah mereka lalui. Barangkali mereka membuat pengorbanan yang tidak Anda lakukan, mereka mungkin telah berusaha seumur hidupnya, dan sebuah kemustahilan jika Anda ingin begitu saja menirunya.

6. Sibuk
Kesibukan adalah cara lain mengatakan, “Anda luar biasa karena bisa mengerjakan semua hal.” Tapi apa saja hal itu? Bisa jadi Anda memang mengerjakan berbagai hal lebih dari yang bisa dilakukan, namun Anda fokus pada hal yang keliru, atau melakukan hal-hal yang kurang penting. Contoh lainnya adalah menghabiskan waktu di social media, menunda-nunda pekerjaan, lembur, hanya untuk membuktikan betapa produktif dan effisien diri Anda. Apakah Anda bahagia ketika melakukan semua itu?

7. Melakukan hal yang tidak disukai
Anda harus menyadari bahwa waktu yang dimiliki terbatas. Melakukan hal yang tidak disukai berarti menjauhkan Anda dari melakukan hal yang disukai. Berhentilah mendengarkan dan melakukan berbagai hal yang menurut orang lain perlu dilakukan. Anda semestinya lebih mendengarkan suara hati.

8. Belanja
Ada beberapa orang yang bahagia setelah membeli suatu barang. Benarkah demikian? Bisa jadi Anda senang setelah membeli sesuatu, namun kesenangan itu hanya sementara saja sifatnya. Belilah pengalaman agar Anda lebih bahagia, bukan berbagai barang yang membuat Anda kaya dan senang.

9. Berkata dan Berpikiran yang Buruk
Banyak penelitian yang membuktikan bahwa perkataan atau pembicaraan yang buruk akan mempengaruhi kebiasaan, pikiran, kualitas hidup, dan bagaimana Anda memandang dunia. Jadilah seseorang yang berpikiran positif, berhenti mengeluh, berhenti mengatakan atau berbagi hal-hal yang tidak memiliki bukti atau alasan yang jelas, berhentilah merasa bahwa Anda tidak cukup baik untuk melakukan sesuatu.

10. Mengabaikan kesehatan
Kesehatan semestinya menjadi prioritas pertama dalam hidup. Jika Anda sehat, maka berbagai hal besar dan penting bisa Anda lakukan. Lebih memerhatikan kesehatan pun berarti lebih memerhatikan diri sendiri, keluarga, teman, dan orang-orang tersayang. Sebenarnya sangat mudah melakukan kebiasaan buruk yang merugikan kesehatan, namun Anda perlu bertanggunjawab pada hidup dan juga kesehatan, serta menjadikannya prioritas pertama.

 

Credit Picture: Free High Quality Images Pixabay


 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *