Kiat: Dua Belas Kebiasaan Pembunuh Produktivitas

Produktivitas
Productivity Source: http://www.lifehack.org/

Kebiasaan menentukan hidup kita. Agar hidup kita seimbang dalam jangka panjang atau memiliki karier yang bagus, maka kita perlu mengetahui beberapa kebiasaan yang tidak produktif.

Seringkali kita merasa sangat sibuk, namun sejatinya kita tidak mencapai banyak hal yang ingin kita gapai di awal tahun. Memang lebih mudah untuk terus berjalan daripada meluangkan beberapa menit untuk melakukan refleksi, mengevaluasi, dan merencanakan. Padahal apabila dapat melakukannya, maka akan diketahui beberapa hal yang perlu diubah untuk memperoleh produktivitas mingguan, bulanan, atau tahunan.

Ada satu masa yang tidak kita sadari sementara produktivitas kita begitu buruk. Ini menyangkut waktu yang diperlukan untuk memperhatikan beberapa kebiasaan yang dapat mengganggu produktivitas kita. Dua belas hal berikut ini, bisa jadi yang membunuh produktivitas tersebut.

1. Multi tasking

Multi-tasking berarti melakukan beberapa kerja berbeda pada waktu yang sama. Multi-tasking ini adalah kebiasaan yang buruk, namun sering terjadi, karena kurang disadari.

Bisa jadi dengan multi-tasking kita merasa lebih produktif, padahal kita bisa lebih berhasil di waktu yang singkat jika kita mengerjakan satu tugas dan fokus. Sebuah penelitian di Fast Company menunjukkan, bahwa diperlukan 23 menit 15 detik untuk kembali ke sebuah tugas setelah satu gangguan. Jadi, sebenarnya kita membutuhkan lebih banyak waktu dari yang seharusnya diperlukan.

Lebih banyak tidak selalu berarti lebih baik, bahkan pada banyak kasus kualitas seringkali mengalahkan kuantitas. Fokus pada satu hal menghasilkan lebih banyak capaian dan satu strategi yang baik.

2. Bekerja di antara inbox

Berapa kali kita mengecek email dalam sehari? Banyak sekali di antara kita yang sibuk membaca dan menjawab email sementara pekerjaan yang sebenarnya tidak kunjung selesai. Di samping itu, semakin banyak email yang kita kirim, semakin banyak pula yang akan kita terima. Tentukan batas dengan jumlah jam terbatas untuk membuka email dan taatlah pada ketentuan itu.

3. Tidak Mendelegasikan

Mencoba mengerjakan segalanya tidak baik untuk kita dan juga pekerjaan. Tidak perlu kita mengerjakan semuanya sendiri, carilah bantuan atau outsource jika mampu dan berkonsentrasilah pada apa yang paling mampu kita lakukan dalam satu hari.

4. Tidak tahu bagaimana berkata ‘tidak’

Warren Buffet satu kali berkata, “Kamu tidak bisa membiarkan orang lain menentukan agenda hidupmu.” Berkata ‘tidak’ berarti kita punya waktu untuk kebutuhan sendiri, ketimbang terus-menerus melayani orang lain.

5. Tidak mengevaluasi proses pekerjaan 

Jika perlu gunakan aplikasi di telepon pintar untuk mengetahui proses pekerjaan kita setiap harinya. Aplikasi-aplikasi tersebut membantu kita mengidentifikasi saat-saat kita tidak produktif dan diperlukan perubahan.

6. Bekerja terlalu lama tanpa istirahat

Satu saat, kita perlu beristirahat. Dengarkan suara dari tubuh kita dan lakukan penyegaran dari kelelahan. Sebab, kita hanya bisa fokus pada satu pekerjaan dalam satu waktu tertentu saja (maksimal 90 menit). Bagilah pekerjaan-pekerjaan yang panjang menjadi bagian-bagian kecil (20-30 menit).

7. Bekerja tanpa rutinitas

Bekerja rutin sangat penting agar pikiran kita senantiasa produktif. Tanpa rutinitas, kita akan membuang waktu untuk memulai sementara seharusnya kita sudah bekerja.

8. Mengisi ‘to-do list’ dengan terlalu banyak tugas

Jangan berlebihan dan mengisi ‘to-do list’ dengan begitu banyak tugas. Kita tak akan mampu menyelesaikan semua itu dalam satu hari kerja dan merasa tertekan karena seakan-akan tidak produktif. Manakala semuanya sudah berlebihan, maka kita berada dalam masalah, stress adalah satu di antaranya.

9. Kebiasaan selalu terkoneksi

Jika kita selalu terhubung dengan telepon pintar, email, Twitter, Facebook, LinkedIn, maka bisa jadi kita akan terganggu dengan berbagai notifikasi atau informasi dan lupa pada tujuan sendiri. Putuskan hubungan dengan semua media itu dan lihatlah produktivitas kita meningkat.

Telepon pintar barangkali adalah pembunuh produktivitas di semua waktu. Banyak orang tampaknya tidak bisa lepas dari telepon pintarnya. Jika kita selalu online, maka ada gairah untuk selalu update untuk hampir semua hal. Jika kita bisa meletakkan telepon pintar atau mematikannya di kantor untuk sejenak, lihatlah dampaknya pada diri dan pada level produktivitas kita.

10. Kebiasaan membaca berita

Batasi waktu untuk membaca atau menonton berita. Kritis dan berpikirlah pada apa yang kita lihat. Pilih media yang berkualitas, berhenti mengeklik judul yang heboh dan berita yang pendek. Bacalah tulisan yang berkualitas atau blog para ahli yang kita pilih.

11. Keraguan

Masalah yang biasanya terjadi adalah kita memiliki daftar pekerjaan (to-do) yang panjang, namun tidak tahu mana yang harus dikerjakan lebih dahulu selepas sebuah pertemuan. Prioritaskan pada apa yang harus benar-benar diselesaikan pada hari itu dan lakukan segera.

12. Tidak menggunakan metode terbaik

Selalu ada cara yang lebih baik dan lebih pintar untuk mengerjakan sesuatu. Jangan terlalu banyak berkreasi karena waktu adalah yang paling penting dan tidak seharusnya dibuang-buang. Temukan metode terbaik dan pakai terus!

Sumber dari sini

Terima kasih sudah membaca dan silakan dibagikan melalui jejaring sosial Anda, sehingga bisa bermanfaat untuk orang lain. Temukan informasi lain dari saya dengan berteman di facebook atau 

4 Replies to “Kiat: Dua Belas Kebiasaan Pembunuh Produktivitas”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *