Ketidaknyamanan, Guru, dan Pemimpin

‘Keluar dari zona nyaman bisa menjadi guru yang terbaik’.

Pada kondisi demikian, ada dua kemungkinan yang bisa terjadi pada Anda. Kemungkinan pertama adalah Anda menjadi seseorang yang lebih baik. Kedua, Anda menyerah dan kemudian berhenti.

Manakala memilih sesuatu yang tidak nyaman dan menikmati tantangannya, maka Anda akan lebih mudah merasakan bahagia.

Seringkali kita ingin belajar dari yang terbaik di antara yang paling baik.. Namun, saat kita belajar dari yang bukan terbaik itu, maka ada akselerasi. 

Begitu juga dalam pekerjaan. Bisa jadi Anda berkesempatan untuk bekerja bersama pemimpin yang tidak diharapkan. Dalam kondisi tersebut, Anda tidak bisa memilih dan hanya bisa menganggapnya sebagai kesempatan.

Belajar kepada seseorang yang tidak peduli, pemarah, atau tidak kompeten adalah kesempatan untuk berlatih kepemimpinan yang paling baik di dunia. 

Anda dapat menggunakannya sebagai cermin, setiap kelemahan yang Anda lihat dicatat dan diperbaiki jika suatu saat nanti itu terjadi pada Anda sendiri. Manakala setiap ketidaknyamanan yang ditemui dalam hidup menjadi guru, maka Anda akan meraih kebahagiaan.

Bagaimana caranya agar kita paham hal yang sulit?

Sore itu saya duduk-duduk di pondok di belakang asrama.

Waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam, namun di bumi bagian selatan ini matahari terlambat tenggelam. Langit masih terang, suhu relatif hangat dan angin bersahabat.

Seorang kawan dari Brasil menjadi teman berbincang. Kawan itu masih relatif baru dikenal dan dia pun bukan pelajar di sekolah ini.

Dia seorang dosen yang belajar matematika untuk komputer di negaranya dan sedang mengadakan kerja sama penelitian di sini.

Saya cukup terkesima saat mengetahui keahlian dan bidang studi beliau, sungguh tak masuk di otak saya bagaimana matematika dan computer digabung. Namun, konon kata dia, semua program yang ada di computer dasarnya adalah matematika.

Serta merta saya pun pusing. Pertama, saya tak paham dengan matematika. Kedua, saya tidak suka dengan matematika.

Kawan saya itu pun kemudian berkata, “Kamu tidak paham karena tidak meluangkan waktu untuk mencoba memahaminya. Kalau ingin paham, kamu harus duduk dan memperhatikan beberapa saat, berkonsentrasi, dan niscaya kamu pun akan paham sedikit demi sedikit”.

Sore itu pun berakhir saat matahari tenggelam di ufuk barat kira-kira pukul delapan.

Bagaimana Cara Mencari ART?

Apakah Anda pernah merasakan kesulitan saat mencari asisten rumah tangga?

Saya bersama istri beberapa waktu yang lalu cukup khawatir saat harus mencari asisten karena sudah mencari sekian lama, namun tak kunjung mendapatkannya. Kami memerlukan dua orang untuk membantu momong anak-anak. Semua upaya sudah dilakukan untuk mendapatkan asisten, tapi rupanya sekarang ini sungguh sulit untuk memperolehnya.

Mula-mula saya meminta bantuan keluarga terdekat yang tinggal di kampung untuk mencarikan asisten. Bapak dan Ibu pun kelimpungan ke sana kemari dan sibuk bertanya ke tetangga barangkali ada yang bersedia ikut dengan saya ke Jakarta dan membantu momong serta beres-beres.

Sayangnya, semua upaya itu belum membuahkan hasil. Rata-rata alasannya adalah:

1. Bekerja di pabrik

Di sekitar kampung saya memang sedang marak dibangun pabrik yang tentu saja membutuhkan pekerja. Mereka itu rata-rata memilih untuk bekerja di pabrik daripada menjadi asisten rumah tangga. Apabila mereka bekerja di pabrik, maka masih ada kesempatan untuk dandan, main hape, punya banyak teman, jalan-jalan dan lain-lain.

2. Terlalu jauh

Mereka sebenarnya tartarik untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga, namun mereka keberatan kalau harus pergi ke Jakarta. Sebenarnya, keberatan ini tidak melulu datang dari si calon pekerja sendiri, namun bisa juga dari keluarganya, atau dia sudah memiliki tanggungan anak.

3. Jam kerja

Para calon asisten itu rata-rata keberatan kalau harus menginap. Mereka memilih untuk datang pagi dan sore hari pulang. Di Jakarta pun rata-rata sekarang meminta sistem pulang-pergi tersebut.

Lalu bagaimana caranya agar asisten tetap bisa didapatkan?

1. Bertanya

Anda dan keluarga harus tetap berusaha mencari dan tak lelah bertanya kepada siapa saja. Kegiatan ini superti menawarkan MLM, maka Anda harus aktif untuk bertanya kepada siapa saja dan di mana saja. Bisa jadi orang yang Anda temui itu memiliki informasi berkaitan degan asisten rumah tangga. Namun, apabila Anda sudah mendapatkan informasi dari orang-orang yang ditemui, langkah selanjutnya adalah melakukan survei dan yang paling penting adalah Anda tak boleh lupa untuk berhati-hati dan waspada saat menerima orang asing di rumah kita.

2. Internet

Selain bertanya kepada orang-orang yang kita temui, maka Anda pun bisa mencari informasi mengenai asisten di internet. Saya pribadi tidak terlalu mengandalkan cara ini. Pertama, karena alasan biaya administrasi yang cukup tinggi saat mendaftar di situs penyalur asisten dan juga manakala menjemput mereka di penyalur. Kedua, apa yang disajikan di internet seringkali tidak sesuai dengan kenyataan, misalnya sangat mudah untuk menulis review mengenai seorang asisten yang bisa jadi tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.

3. Cara lain

Terkadang Anda harus mengubah kriteria asisten yang diinginkan. Bisa jadi Anda harus berkompromi untuk menerima asisten yang sudah berumur atau bahkan masih terlalu muda.

Mereka yang sudah dewasa menang pengalaman, namun kadang fisiknya sudah tidak sebagus yang muda. Artinya mereka kadang sakit apabila terlalu capek atau salah makan atau karena cuaca. Selain itu mereka juga memiliki komitmen yang lain, misalnya punya keluarga, harus menengok anak yang sakit, atau alasan lain semacam itu.

Di sisi lain, mereka yang masih muda memiliki kelebihan dari sisi fisik yang tidak mudah sakit dan tenaganya pun masih kuat. Namun, selain kelebihan tersebut, mereka masih kurang berpengalaman, sehingga Anda harus bersabar untuk membimbingnya. Selain itu, mereka juga mudah teralihkan perhatiannya seperti menonton televisi atau pun bermain hape.

Kemarin, syukurlah saya mendapatkan informasi mengenai seorang penyalur asisten dari rekan di tempat kerja. Sebelum saya menghubungi penyalur tersebut, saya bisa mendapatkan berbagai informasi pendahuluan seperti biaya administrasi, kisaran gaji, bagaimana kerja mereka, dan informasi-informasi lainnya.

Kepada rekan-rekan yang sedang sibuk mencari asisten tetap semangat ya….

Kerentanan Asia Tenggara Terhadap Perubahan Iklim

Saat ini perubahan iklim sedang terjadi di Asia Tenggara dan dampaknya akan semakin parah apabila tidak ditangani dengan bijak. Perubahan iklim dapat mengancam proses pembangunan serta program pengurangan kemiskinan. Sudah tidak ada waktu lagi untuk bersantai dalam menghadapi perubahan iklim.

Kawasan Asia Tenggara sangat rentan terhadap perubahan iklim karena di sini tinggal lebih dari setengah milyar manusia. Jumlah itu sebagian besar menempati wilayah pesisir. Panjang pantai di wilayah ini adalah 173.251 kilometer yang akan sangat terpengaruh naiknya muka air laut.

Warga yang tinggal di kawasan ini pun mengandalkan pertanian sebagai mata pencaharian. Pada tahun 2004 tercatat 43% tenaga kerja terserap di sector pertanian dan menyumbang 11% GDP pada tahun 2006. Sayangnya, sector ini sangat rentan pada bencana seperti kekeringan, banjir, dan juga siklon tropis yang semua itu terkait dengan perubahan iklim.

Negara-negara di Asia Tenggara juga sangat bergantung kepada sumber daya alam dan hasil hutan. Dua hal yang sangat mudah terpengaruh oleh perubahan iklim karena kejadian cuaca ekstrim dan kebakaran hutan dapat mengganggu pemanfaatannya.

Angka kemiskinan di wilayah ini pun masih tinggi dengan ditandai 93 juta (18,8%) warganya hidup di bawah garis kemiskinan ($1,25 per hari) pada tahun 2005. Sementara itu, warga miskin tersebut menjadi pihak yang paling rentan oleh pengaruh perubahan iklim.

Dampak perubahan iklim di Asia Tenggara di antaranya adalah:

  • Naiknya temperatur 0.1-0.3 C tiap decade antara tahun 1951-2000.
  • Curah hujan turun antara tahun 1960-2000
  • Nainya permukaan air laut antara 1-3 milimeter per tahun
  • Meningkatnya intensitas dan frekuensi gelombang panas, kekeringan, banjir, dan siklon tropis menyebabkan kerusakan pada property, aset, dan korban jiwa.

Laporan dari ADB menunjukkan bahwa wilayah ini akan terus terdampak perubahan iklim, bahkan semakin meningkat intensitasnya. Di kawasan ini dampak perubahan iklim lebih terasa dibandingkan kawasan-kawasan lain di dunia jika tidak ada upaya untuk mengatasi perubahan iklim tersebut.

Sumber:

Asian Development Bank 2009, Economic Climate Change South East Asia, Asian Development Bank, <http://www.adb.org/sites/default/files/publication/29657/economics-climate-change-se-asia.pdf>.

Cara Menjual Apartemen di Jakarta untuk Sewa

Membeli atau menjual ataupun sewa apartemen di Jakarta bisa dilakukan oleh siapa saja asal memiliki cukup dana. Terbatasnya lahan yang ada untuk membangun sebuah tempat hunian serta besarnya animo masyarakat Indonesia terhadap apartemen, maka pemerintah lebih memilih untuk membangun banyak apartemen agar lahan yang ada bisa dimaksimalkan dengan optimal.

Saat ini bahkan seseorang bisa menyewa apartemen secara bulanan. Namun, biaya sewa apartemen di Jakarta secara bulanan ini harganya lebih mahal dibandingkan dengan mereka yang menyewa secara tahunan. Meskipun demikian, banyak orang lebih memilih untuk menyewa secara bulanan karena lebih ringan cicilannya.

Sementara itu, bagi mereka yang memiliki uang cukup tentunya akan lebih memilih untuk membeli secara tunai apartemen di Jakarta dibandingkan secara kredit yang tentunya diberlakukan bunga yang cukup tinggi.

Apartemen pada akhirnya menjadi rumah hunian yang paling tinggi angka penjualannya di Indonesia ini. Bukan semata permintaan apartemen yang tinggi dan terus meningkat, namun kini gaya hidup masyarakat Indonesia pun turut berpengaruh pada angka penjualan apartemen. Banyak warga yang memilih berbagai hal yang praktis dalam hidupnya termasuk untuk urusan rumah. Atas dasar inilah, maka mereka memilih apartemen sebagai tempat tinggal.

Bagi Anda yang ingin memperoleh apartemen secara kredit, maka dapat melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan pihak pengembang. Nanti pihak pengembang ini akan bekerjasama dengan perusahaan multifinance yang bisa membiayai KPR apartemen Anda disana. Mekanisme ini mempermudah Anda yang memiliki keinginan untuk bisa tinggal di sebuah apartemen, karena dengan cara kredit, maka tidak akan terlalu membebani kondisi keuangan seseorang.

Bagi Anda yang sudah tidak sabar untuk tinggal di sebuah apartemen, maka selain membeli, Anda pun bisa menyewanya. Sistem ini sama persis dengan rumah pada umumnya, apartemen selain diperjual belikan juga disewakan kepada masyarakat umum yang belum berkesempatan untuk memiliki apartemen sendiri dikarenakan tingginya harga apartemen.

Menjual Apartemen Agar Harganya Tinggi

Guna menyikapi kenaikan harga jual apartemen yang tinggi, maka diperlukan solusi yang jitu. Solusi tersebut misalnya adalah dengan membuat permintaan dengan jumlah ketersediaan apartemen yang ada seimbang. Manakala keduanya seimbang, maka bisa dipastikan bahwa harga jual apartemen akan kembali normal.

Pembangunan apartemen yang ada saat ini diharapkan akan mendorong tercapainya keseimbangan antara harga penjualan apartemen dengan laju permintaan untuk tahun-tahun yang akan datang.

Tingginya harga apartemen di Indonesia juga disebabkan oleh meningkatnya jumlah masyarakat pedesaan yang datang ke kota-kota besar. Proses urbanisasi ini membuat kota-kota menjadi lebih padat dan meningkatkan permintaan untuk rumah hunian. Di sisi lain, ketersediaan apartemen belum mampu mengimbangi laju pertambahan penduduk akibat urbanisasi tersebut. Hal ini masih ditambah dengan dibangunnya jenis apartemen yang hanya kecil, sehingga hanya bisa menampung sedikit orang.

Apartemen yang dibangun di atas lahan yang strategis otomatis akan membuat harganya menjadi semakin tinggi. Sementara itu, seiring berjalannya waktu, apartemen semakin menggeser posisi rumah sebagai pilihan hunian favorit. Apartemen tidak lagi dipandang sebelah mata seperti tahun-tahun sebelumnya, tapi saat ini sudah dapat disejajarkan dengan rumah tinggal biasa. Proses pembangunan apartemen diprioritaskan, sehingga wajar jika harga jualnya tinggi. Hal ini disebabkan karena apartemen adalah solusi untuk wilayah dengan lahan sempit seperti di kawasan perkotaan. Lahan yang terbatas itu harus dimanfaatkan secara maksimal, caranya yaitu dengan pembangunan vertikal seperti yang ada pada apartemen.

Dari survei yang dilakukan, kebanyakan orang merasa lebih nyaman tinggal di sebuah apartemen. Mereka beralasan karena lokasi apartemen yang strategis, harga yang lebih murah dibandingkan rumah standar, dan berbagai fasilitas lain yang tersedia menjadikan apartemen sebagai pilihan utama bagi warga yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung. Jadi tunggu apalagi, segera pilih apartemen dengan berbagai fasilitasnya sebagai pilihan hunian bagi Anda yang tinggal di kota-kota besar.

4 Saran untuk Menidurkan Bayi

Awal November sampai dengan awal Februari adalah saat yang menyenangkan bagi saya. Periode itu adalah waktu libur bagi mahasiswa rantau seperti saya ini. Masa itu adalah libur musim panas dan dimanfaatkan oleh para siswa dengan berbagai cara. Saya pun memanfaatkan waktu itu untuk pulang ke Indonesia dan menengok anak.

Sebelum pulang, saya sudah berencana untuk sedikit-sedikit belajar. Sudah dicopy beberapa bahan untuk semester yang akan datang dari seorang teman yang telah lebih dahulu kuliah. Saya pikir dengan persiapan yang lebih awal akan mempermudah jalannya proses belajar nantinya.

Namun, rencana tersebut tidak berjalan seperti yang diinginkan. Liburan rupanya benar-benar saat yang paling tepat untuk bermain-main bersama anak-anak.

Dahulu, waktu pertama kali pergi, usia si kembar baru dua bulan. Kemudian saat saya pulang, mereka sudah menginjak usia tujuh bulan. Ada lima bulan yang terlewati. Banyak sekali hal-hal yang terjadi dalam kurun waktu tersebut.

Demikian juga saat libur tiga bulan itu, teramat banyak perkembangan dan pertumbuhan yang dialami oleh si kembar dan saya sebagai bapak.

Saya masih ingat malam itu ketika saya tiba dan mereka sudah tertidur. Tak sabar rasanya untuk melihat reaksi mereka, sehingga terpaksa sekali harus dibangunkan. Setelah membuka mata, keduanya memerlukan waktu yang cukup lama untuk mengenali bapaknya ini. Syukurlah, akhirnya mereka pun mulai mengenal dengan ditandai tidak ada tangis yang merobek malam dari keduanya.

Hari-hari pun berlalu dan saya mencoba untuk semakin mengenal mereka. Mulai dari rutinitas harian seperti jadwal tidur, makan, mandi, hingga berbagai keperluan lain dari dua bayi yang lucu itu. Tak terasa, keterampilan saya pun meningkat, dari mulai menyuapi, mengganti popok hingga membersihkan pup mereka. Sibuk memang jadinya, namun satu kesibukan yang sangat menyenangkan.

Periode tiga bulan itu menjadi satu masa membayar hutang setelah lima bulan saya meninggalkan si kembar Bening dan Embun. Kini, saya sudah pergi lagi ke negeri orang untuk belajar dan harus meninggalkan mereka kembali.

Sedikit saran bagi bapak muda yang ingin bercengkerama dan mengasuh anaknya terutama menidurkan bayi antara lain adalah:

1. Jangan panik

Apapun yang terjadi pada bayi Anda, usahakan benar-benar agar Anda tetap tenang. Entah bagaimana, tapi sepertinya mereka merasakan ketenangan Anda. Hal ini sangat penting manakala si bayi mengantuk dan menangis karena ingin tidur. Ketenangan itu adalah satu jalan yang tepat untuk menidurkan si kecil.

2. Gerakan konstan

Saya perhatikan bayi-bayi saya lebih mudah tidur jika saya menggendong mereka dan mengayun-ayunkannya dengan gerakan lambat dan tetap. Mengingat di Jakarta suhunya sangat tinggi, sehingga bayi akan merasa kegerahan dan susah tidur, maka tidak ada salahnya Anda memanfaatkan kipas angin atau AC untuk membantu menidurkan si kecil.

3. Kenyang

Seperti halnya orang dewasa, bayi pun akan sulit tidur manakala perutnya lapar. Syukurlah, meskipun dua anak, namun karena diusahakan tidak pernah kelaparan, maka bayi-bayi saya tidak terlalu rewel. Persis dengan orang dewasa, maka bayi yang kenyang akan lebih mudah untuk ditidurkan.

4. Ajak anak bermain

Anak-anak saya memasuki periode merangkak dan ceriwis. Mereka akan bergerak ke sana kemari dan mengoceh sesuka hati. Tugas saya adalah mengawasi keduanya agar tidak memegang barang-barang yang berbahaya atau pun menuju ke tempat-tempat yang tidak seharusnya. Dengan membiarkan anak bermain, maka mereka akan terpacu untuk bergerak dan membuat mereka lelah. Saat mereka sudah capek, maka bayi akan relatif lebih mudah untuk ditidurkan.

Demikian kira-kira sekadar saran yang saya pelajari saat mengasuh Bening dan Embun selama tiga bulan. Bagi para Bapak muda semoga saran-saran tersebut dapat bermanfaat dan jangan lupa bila Anda punya waktu temanilah putra-putri Anda bermain.