Kiat: Lakukan Perbandingan Sebelum Belanja

red-sale-sign

Entah siapa yang menemukan peribahasa ‘rumpu tetangga selalu lebih hijau’, namun ujaran ini benar adanya.

Perbandingan selalu memberikan pengaruh untuk kita dari mulai hal yang kecil hingga yang besar. Perbandingan juga sangat memengaruhi bagaimana kita membuat keputusan yang buruk.

Contoh dari perbandingan itu banyak. Di pusat penjualan barang-barang elektronik misalnya, kita akan bingung memilih di antara dua speaker. Kebingungan ini disebabkan misalnya karena dua speaker tadi memiliki harga yang berbeda dan kualitas suara yang berbeda pula.

Perbandingan harga bagi Anda yang memiliki uang melimpah barangkali tidak menjadi persoalan besar, karena berapa pun harga speaker yang ada bisa didapatkan. Tetapi untuk yang anggarannya sedikit bisa jadi selisih sekian ribu bisa memengaruhi keputusan kita.

Kualitas suara juga menjadi pertimbangan manakala Anda memilih speaker. Padahal, kualitas suara itu baru kentara kalau dibandingkan di toko. Saat di rumah, speaker yang Anda pilih itulah yang akan didengar dan tidak ada pembandingnya lagi.

Dua hal di atas bila tidak hati-hati bisa jadi akan berujung pada kesalahan keputusan dan penyesalan di kemudian hari. Misalnya saja Anda mendapatkan speaker dengan harga murah dan kualitas suara tidak begitu buruk. Anda pun mulai sering menggunakannya di rumah dan cukup puas, tetapi lama kelamaan seperti semua barang bikinan manusia lainnya, Anda akan merasa bosan dan mulai melirik-lirik speaker yang lain di toko.

Kita memiliki kecenderungan untuk melakukan atau bertindak dengan kecepatan. Terkadang tanpa memikirkan beberapa akibat di belakangnya. Apa yang pertama hinggap di pikiran kita itulah yang kita lakukan.

Saya pribadi memiliki pengalaman itu manakala berbelanja di toko bahan-bahan keperluan sehari-hari. Jadi, toko itu memiliki sistem penataan barang dan pelabelan harga sedemikian rupa yang membuat kita terjebak.

Seperti lazimnya toko, barang-barang yang sejenis akan ditaruh berdekatan. Susu dengan rombongan susu, mi instan dengan sekelompok mi instan dan seterusnya.

Di tiap barang akan ditaruh label harga yang berbeda-beda. Nah, pada barang tertentu labelnya akan menggunakan warna yang berbeda, kita ambil contoh saja warna hijau. Ini sebagai penanda bahwa barang tersebut memiliki harga yang lebih murah daripada barang yang sama dari merk yang berbeda dengan warna label umum yaitu kuning.

Diam-diam di pikiran saya akan terbentuk suatu pola pemikiran: jika menemukan barang dengan label hijau, maka harganya pasti lebih murah. Menggunakan pemahaman tersebut, kita pun mulai melanjutkan berbelanja dan di setiap barang yang berbeda, akan kita pilih yang memiliki label hijau itu.

Setelah lama dan berkali-kali belanja di sana, satu ketika dalam waktu yang lebih longgar, kondisi santai dan sedikit lebih cermat rupa-rupanya pemahaman saya itu keliru. Pada beberapa barang memang label hijau itu lebih murah, namun tidak selalu begitu. Sebab, setelah melihat lebih cermat di barang yang sama dengan merk yang berbeda ada juga harga yang lebih murah tetapi dengan label seperti barang-barang lainnya, yaitu kuning.

Di sini jelas, bila kita ingin mendapatkan harga yang murah, maka seharusnya yang saya lihat adalah angka atau harga di label dan bukan warna label.

Contoh lainnya adalah saat kita membeli sepatu. Sepatu kita ambil contoh saja merk A harganya 150, sementara sepatu merk B harganya 200. Bila kita mencari barang yang murah, maka pilihan kita akan serta merta jatuh ke barang A.

Namun, saudara-saudara, toko memiliki strategi sendiri, yaitu menaruh sepatu C di samping sepatu B yang memiliki harga 500. Di sini kita pun mulai dibuat bingung, mana yang harus dipilih?

Saat sepatu C tidak ada, maka kita akan dengan mudah menentukan pilihan. Namun, ketika C hadir, rasa-rasanya barang B menjadi tidak begitu mahal, bukan?

Demikianlah kira-kira bagaimana perbandingan memengaruhi bagaimana keputusan kita. Seringkali, seperti contoh-contoh di atas, dia membuat kita bingung dengan berbagai pilihan yang ujung-ujungnya–dalam kasus di atas–mengubah tujuan kita, yaitu mendapatkan harga yang murah.

Selain perbandingan, metode lain untuk mengubah keputusan adalah dengan memberikan informasi waktu. Contoh paling gampang adalah diskon 50% hanya untuk hari ini; harga akan naik pada 1 Agustus. Benarkah diskon hanya hari ini saja? Betulkah setelah 1 Agustus harga akan naik? Adakah yang melalukan survei dan mengecek kedua contoh tersebut? Seringkah Anda melihat dan merasakan hal semacam itu di sekitar kita?

Selamat malam, Sobat, selamat berbelanja.

Sumber gambar dari sini

Kiat: BerKomunikasi Agar Orang Lain Paham

96265234-680A-4D2E-8666-2326958E83F4

Dalam berkomunikasi, seringkali kita kesulitan memberikan pemahaman kepada orang lain. Misalnya saja saat kita membicarakan sebuah pohon A, orang lain menerima informasi tersebut   sebagai pohon B.

Terkadang, situasi tersebut benar-benar menyebalkan, bukan?

Guna memberikan pemahaman kepada orang lain, ada baiknya kita mengetahui bagaimana diri kita mengubah satu informasi mulai dari menerima informsi tersebut hingga menyampaikannya.

Pada awalnya adalah dunia di luar kita dan berbagai kejadian yang terjadi di sana. Menggunakan indera, terutama penglihatan dan digabung dengan berbagai indera lain kita menerima informasi awal dari luar tersebut.

Diam-diam, dari informasi itu kemudian otak atau diri kita melakukan penyaringan (filter). Akan disaring informasi tersebut menjadi diterima, dikelompok-kelompokkan atau dibuang. Semua ini dilakukan dengan berdasarkan pada nilai-nilai, pengalaman, kepercayaan, ingatan, dan berbagai hal lain yang sudah kita miliki sebelumnya.

Satu informasi yang lolos dari penyaringan ini akan diolah lagi menjadi pemahaman internal dan menjadi satu pernyataan. Perlahan-lahan, informasi tersebut akan terus mengendap dan menjadi satu sikap atau perilaku.

Dengan melihat proses tersebut di atas, maka sangat penting untuk menyampaikan satu hal sesuai dengan pemahaman lawan bicara kita. Agar apa yang kita sampaikan itu cocok dan sesuai dengan pemahaman yang sudah terlebih dahulu ada pada diri lawan bicara.

Memahami semua proses ini sangat penting apabila Anda adalah seorang pembicara, pengajar, penulis atau apa pun yang sering harus berada dalam situasi untuk berbagi ide dengan orang lain.

Bukan hanya itu, dengan memahami proses ini diharapkan Anda akan bersabar manakala menemui orang yang sangat sulit diberi pemahaman. Barangkali bukan informasi yang Anda sampaikan keliru, namun karena nilai-nilai yang ada dalam diri orang itu tidak sesuai dengan informasi baru tersebut dan kemudian ia akan mencoba untuk menyaring, bahkan menolaknya.

Pada akhirnya komunikasi rasa-rasanya adalah proses yang tidak mudah dan perlu kesabaran.

Selamat berkomunikasi dan jangan lupa untuk bersabar ya. Hehe

Sumber gambar dari sini

Kiat: Membuka Pikiran

Parachute movement

Jawaban dari pertanyaan di atas adalah: mestinya pikiran bekerja seperti parasut.

Parasut itu dalam bekerja mesti terbuka. Jika dia gagal terbuka, maka penggunanya akan jatuh bebas ke bumi.

Pun demikian halnya dengan pikiran, harus bisa menangkap berbagai anasir baik yang cocok atau pun yang tidak sesuai.

Jalan terbaik yang bisa dilakukan agar pikiran terbuka adalah dengan tidak pilih-pilih. Artinya tidak memilih segala sesuatu hanya yang sesuai dengan pikiran kita. Misalnya berita-berita yang sesuai dengan kita, paham-paham yang sesuai dengan kita, gaya yang sesuai dengan kita, suku yang sesuai dengan kita, bahasa yang sama dengan kita dan lain-lain.

Cara termudah untuk membuka pikiran adalah dengan membaca, mendengar, melihat dan merasakan berbagai hal yang selama ini tidak pernah kita rasakan. Contoh paling gampang adalah dengan mulai membaca media yang selama ini tidak pernah kita baca. Semakin kontroversial dan semakin bertentangan dengan kita semakin bagus.

Dengan begitu, diharapkan Anda akan memiliki pemahaman yang utuh baik itu yang sesuai dengan pemahaman kita atau pun yang berseberangan. Dengan begitu, diharapkan Anda akan sedikit bersabar agar tidak reaktif, agar mencerna segala informasi, agar tidak buru-buru emosi,  agar pada ujungnya menjadi pribadi yang lebih arif.

Bila Anda khawatir dengan membaca, mendengar, melihat dan merasakan berbagai hal yang berbeda, maka sebaiknya Anda tidak terjun karena Anda barangkali belum tahu bagaimana menggunakan parasut sehingga sebaiknya jangan sekali-kali mengambil risiko.

Selamar beraktivitas semoga parasut Anda terbuka lebar dan terjun Anda menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan.

Salam

Sumber gambar dari sini

Kuliah: Erosi Tanah

mali-130109-003

Manakala Anda menebang pohon dan tidak menggantinya dengan tanaman yang baru, maka bisa mendatangkan bencana. Tanah yang tanpa pepohonan akan mudah longsor atau pun mengalami erosi.

Tanpa tanah kita tidak bisa menanam padi atau tanaman pangan lainnya, tanpa tanah kita tidak bisa memiliki bahan pangan.

Penebangan pohon juga menjadi awal dari proses penggurunan. Manakala itu terjadi, maka tanah akan tererosi, tanaman tidak tumbuh, dan hujan pun enggan turun. Kondisi ini yang kemudian menyebabkan perubahan iklim.

Perubahan iklim dengan demikian bukan terjadi karena pemanasan global saja, namun juga karena penebangan vegetasi.

Sumber gambar dari sini

Kuliah: Environment

Hopetoun_falls

Environment dalam Bahasa Inggris berarti banyak hal, pendek kata ‘environment’ adalah segala sesuatu di sekitar kita. Bisa saja environment atau lingkungan politik, lingkungan bahasa, dan lingkungan-lingkungan yang lain.

Arti penting manajemen lingkungan karena kita tidak bisa hidup tanpa dukungan lingkungan. Planet Bumi sebagai contoh seperti tempat tidur yang menyokong sehingga Anda dapat merebahkan diri. Jika Anda merusak lingkungan, maka penderitaan yang didapat. Seperti halnya jika tempat tidur Anda bakar, maka di mana Anda akan terlelap?

Tentu saja, tempat tidur tak cinta pada Anda, tak juga dia peduli, bahkan dia tak tahu kalau Anda ada. Namun, jika Anda merusaknya, maka penderitaan yang akan Anda alami. Hal ini sama persis dengan planet kita yang tercinta ini. Planet ini pun tak peduli keberadaan Anda dan tak juga jatuh cinta pada Anda. Namun, kita memerlukannya, kendati dia tak memerlukan kita.

Planet ini sudah ada jauh sebelum kehidupan manusia. Sehingga sungguh dia tak perlu kita. Namun, kita lah yang memerlukan keberadaannya.

Saat ini hampir ada 7 milyar manusia di dunia. Setiap orang memiliki berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi. Terkadang, bahkan seringkali kita harus merusak lingkungan untuk pemenuhan kebutuhan itu. Bagaimana cara kita agar dapat mengurangi kerusakan yang terjadi, memaksimalkan berbagai sumber daya yang ada untuk kemakmuran kita, dan sekaligus menjaga berbagai kekayaan agar manusia-manusia di masa mendatang masih dapat menikmatinya?

Dalam ilmu ekonomi, kita membicarakan kemakmuran yang terkadang mengabaikan lingkungan. Sering terjadi kemakmuran bisa dicapai, namun dengan menebang pepohonan, mencemari sungai-sungai, menambang berbagai mineral, dan kegiatan lain yang ujungnya merusak lingkungan. Kerugian ini sayangnya tak pernah dihitung dalam perhitungan kemakmuran manusia yang menggunakan ukuran GDP.

Bayangkan Anda di tengah keramaian sebuah kota besar seperti Jakarta atau Tokyo di mana ribuan orang beraktivitas. Mereka membutuhkan air, makanan, udara, dan juga buang hajat. Namun, apakah Anda melihat ada pepohonan yang menyediakan udara, sungai jernih yang menyediakan air bersih, tanaman yang menyediakan bahan makanan untuk mereka? Dari mana semua itu didatangkan?

Makanan harus didatangkan, okigen harus diupayakan, dan kotoran manusia harus disingkirkan. Mendatangkan makanan menjadi persoalan tersendiri, menggunakan kereta, mobil, atau pesawat yang semua hal itu memerlukan bahan bakar. Manakala dilakukan pembakaran pada bahan bakar, entah itu minyak, gas atau batu bara, maka akan terjadi polusi udara, ujungnya karbon akan meningkat dan pemanasan global semakin menghebat.

Sumber gambar dari sini

Perjalanan: Transportasi di Canberra

Banyak pilihan moda transportasi yang bisa Anda temukan di Canberra. Bila Anda punya uang dan ingin membeli mobil, maka yang seharga AUD$ 1.000 pun ada. Bila Anda ingin naik bus, maka sangatlah nyaman. Bila Anda ingin sedikit berolah raga sambil bersepeda, maka kota ini sangat mendukung. Tapi, bila Anda ingin mendayagunakan karunia Tuhan berupa dua tungkai, maka ini pun sangat memungkinkan dilakukan.

Secara garis besar, saya ingin menyampaikan berurutan dari tingkat kerumitan moda transportasi yang ada dan terutama yang pernah saya rasakan.

Jalan kaki

CDWyarrralumlalake1-e1382245003791

Di Canberra, inilah saatnya Anda mensyukuri karunia Tuhan berupa dua kaki. Hampir setiap hari Anda harus berjalan entah itu keluar kamar, ke sekolah, ke tempat kerja, mengejar bus, dan keperluan lainnya. Di sini kaki Anda benar-benar dilatih untuk bekerja apa lagi bila tak memiliki kendaraan pribadi.

Jangan khawatir dengan lalu lintas, asal Anda mengikuti aturan: menyeberang saat lampu pejalan kaki menyala hijau, memerhatikan lalu lintas, dan menyeberang di tempat yang sudah ditentukan, maka Anda akan baik-baik saja. Pejalan kaki juga dibuatkan jalur khusus yang terkadang berbagi dengan pesepeda. Trotoar pun diatur dengan desain yang lebar sehingga Anda bisa nyaman berjalan.

Satu yang perlu diingat, di sini jarang orang berjalan lambat. Biarpun sambil mengobrol, rata-rata mereka akan berjalan sangat cepat. Penyebabnya adalah kondisi cuaca. Rata-rata suhu udara di sini adalah antara -7 sampai dengan 15 derajat Celcius. Jika Anda berjalan terlampau lambat, maka suhu yang sangat dingin itu tak mungkin terhindarkan akan mengenai tubuh Anda. Selain agar segera terbebas dari deraan suhu dan terpaan dingin yang menusuk, berjalan cepat juga membantu tubuh kita agar tetap hangat. Terkadang Anda juga menghadapi bukan hanya dingin namun juga hujan disertai angin. Pada kondisi ini, maka sangat disarankan untuk membawa payung atau jas hujan. Apakah payung saja tidak cukup? Sebenarnya yang menyebabkan jas hujan tetap diperlukan adalah karena angin yang bertiup sangat kencang justru merepotkan dan bisa-bisa membuat rusak payung kita jika kita tetap memaksa menggunakannya.

Bersepeda 

IMG_3121

Bila Anda bertempat tinggal agak jauh dari sekolah atau tempat kerja, maka sepeda adalah pilihan yang tepat. Kisaran harga sepeda adalah antara AUD$ 100 sampai dengan berapa pun kemampuan Anda. Jika anggaran yang dimiliki cukup mepet, maka Anda bisa memilih untuk membeli sepeda bekas.

Kebetulan tempo hari saya membeli sepeda bekas di toko yang ada di sekolah. Sebelum menjatuhkan pilihan pada sepeda yang saya inginkan, saya bisa mencobanya terlebih dahulu sehingga semacam melakukan test drive pada sepeda itu. Biarpun bekas, saya merasa sepeda itu luar biasa. Tak ada keluhan yang berarti, minim bebunyian aneh, dan ada garansi sampai dengan sebulan. Bila Anda menghendaki sepeda baru, maka Anda tetap bisa mencobanya, mendapatkan harga yang biasanya lebih mahal, namun dengan garansi yang lebih panjang. Saat Anda membeli sepeda, jangan lupa untuk membeli helm, kunci, dan lampu.

Helm bagi pesepeda adalah wajib atau Anda akan kena denda jika tidak memakainya. Kunci bagi pesepeda pun menjadi sangat perlu mengingat di sini juga terjadi pencurian sepeda. Nah, untuk lampu, maka Anda akan sangat memerlukannya terutama kalau sering menempuh perjalanan di malam hari.

Naik Bus Kota

Bus_and_Bikerack

Nah, saya paling suka membicarakan bus kota di Canberra. Sistem pembayaran ada beberapa pilihan, di antaranya adalah sama dengan bus tradisional yaitu dengan membayar tunai. Selain itu, bila Anda pernah naik Transjakarta, maka sistem kartu itu juga digunakan di sini. Diterapkannya sistem ini menguntungkan bagi mereka yang tidak memiliki kartu dan hanya sesekali naik bus, maka tetap bisa membayar tunai langsung ke sopir bus. Di sini, siswa sekolah entah mendapat potongan harga tak peduli tingkatan sekolahnya. Selain itu, bagi para lansia juga gratis saat menaiki bus menuju tempat tujuannya.

Pelayanan bus sangat memuaskan. Bukan dari segi keramahan sopir karena mereka duduk terpisah dan tidak boleh diajak bicara ketika sedang mengemudi. Praktis, penumpang hanya menyapa ketika naik atau manakala akan turun dari bus. Tapi, jika Anda benar-benar dalam kondisi darurat dan ingin menanyakan satu hal yang sangat penting, misalnya satu alamat yang tidak Anda pahami, maka para sopir pun akan dengan senang hati membantu.

Halte bus sangat nyaman dan bisa diakses oleh siapa saja, bahkan penderita cacat atau lansia. Bus pun memiliki suspensi yang bisa naik dan turun. Manakala di halte dan ada penumpang yang cacat, sudah sepuh, atau membawa koper, maka bus akan turun sejajar dengan trotoar dan juga mepet, sehingga sangat membantu mereka ini. Nanti, di bagian dalam bus, mereka akan duduk di tempat yang khusus disediakan. Bagi Anda yang menggunakan sepeda dan kecapekan serta memutuskan untuk naik bus, maka tak perlu khawatir karena bus pun memiliki rak di bagian depan (lihat gambar di atas) yang dapat dimanfaatkan untuk menaruh sepeda.

Bus melayani ke semua jurusan di kota dan yang membedakan adalah nomor jurusannya. Lantas, bagaimana kita mengetahui bus berapa yang harus kita naiki, di mana naik, dan pukul berapa naik?

Tenang, yang perlu Anda lakukan adalah memanfaatkan google maps yang ada di gawai Anda. Anda tinggal memasukkan posisi sekarang, posisi tujuan, dan memilih moda bus. Tak lama, Anda akan mendapatkan berbagai pilihan jurusan bus yang bisa digunakan untuk menuju ke tempat tujuan. Terkadang, satu tujuan dapat ditempuh menggunakan beberapa jalur dengan beberapa kombinasi misalnya: jalan, naik bus, jalan; atau naik bus kemudian jalan. Nah, selain informasi soal jurusan, Anda juga akan mengetahui berapa meter Anda harus berjalan untuk menempuh tujuan Anda tersebut.

Kelebihan lain dari sistem ini adalah informasi mengenai halte tempat Anda naik dan waktu kedatangan bus. Sepertinya informasi ini sepele, namun sekali lagi dalam kondisi cuaca dengan dingin yang menusuk dan angin yang menerpa, maka informasi tersebut sangat berharga. Jika Anda sudah mengetahui di mana dan kapan harus menunggu bus, maka Anda tak perlu berlama-lama berdiri di luar ruangan dan diterpa dingin hanya untuk menunggu bus.

Barangkali Anda akan bertanya, apakah bus pernah telat?

Jawabannya tentu saja bus pernah mengalami keterlambatan, namun rata-rata bus terlambat kurang dari lima belas, bahkan tak sampai sepuluh menit. Pada kondisi ini, maka Anda bisa memanfaatkan aplikasi di telepon pintar yang bernama ‘NextThere’. Aplikasi ini membantu Anda yang menunggu di satu halte dengan memberikan informasi nomor jurusan yang akan tiba dan waktu kedatangan lengkap dengan menit keterlambatan apabila bus itu terlambat tiba.

Oh iya, yang perlu diingat saat menunggu bus di halte yang ramai, maka Anda harus mengetahui di platform berapa harus menunggu karena di sanalah bus akan berhenti. Gambarannya adalah seperti Anda berada di halte Transjakarta yang ada di Harmoni. Banyak pintu untuk menunggu, banyak bus yang datang dari dan ke berbagai jurusan dan beragam waktu keberangkatan. Pada kondisi ini, tenang saja di halte yang ramai seperti di Central Bus Station akan disediakan layar yang memberikan semua informasi tersebut atau Anda bisa memanfaatkan informasi yang ada di aplikasi NextThere atau google maps atau kalau masih kurang yakin Anda bisa bertanya pada orang yang ada di sana yang sedang sama-sama menunggu. Harap diingat, tidak ada petugas tiket atau satpam atau kondektur yang bisa ditanya dan siap membantu. Namun, semua perangkat yang ada di telepon pintar Anda itu sudah lebih dari cukup untuk menunjukkan kepada Anda ke mana harus melangkah.

Demikian informasi mengenai transportasi di Canberra sejauh pemahaman saya. Harap diingat apa yang saya tuliskan adalah sejauh pengalaman saya selama ini dan kebanyakan terjadi pada musim dingin, sehingga barangkali ada perbedaan manakala musim berganti dan semoga ada waktu untuk kembali menuliskannya nanti.

Berikut ini situs yang sangat bermanfaat berkaitan dengan transportasi di Canberra:

1. Google Maps untuk membantu menemukan satu alamat, menentukan rute perjalanan, dan juga membantu menentukan jurusan bus yang harus dinaiki: https://www.google.com.au/maps/

2. Apabila Anda ingin mendapatkan barang bekas dan sepeda di antaranya atau bahkan pekerjaan, maka Anda bisa mengakses Gumtree di alamat: http://gumtree.com.au/

3. SItus untuk informasi mengenai bus Action di Canberra: https://www.action.act.gov.au

Tulisan lain mengenai Canberra antara lain adalah:

1. Demonstrasi di Canberra

2. Akomodasi di Canberra

Sumber gambar jalan kaki dari sini

Gambar sepeda adalah koleksi pribadi 😀

Sumber gambar bus dari sini

Pemetaan: Drones untuk Penyelamatan Hutan

Oleh: Sebastien Chalmeton

drones_3130989b

Dunia menghadapi tantangan dengan maraknya deforestasi yang menyebabkan perubahan iklim. Saat ini, tiap tahun sebanyak 26 milyar pohon dibabat dan hanya mampu menanam kembali 15 milyar. Upaya pemerintah dan berbagai organisasi untuk melakukan penanaman kembali seakan-akan menjadi tak berarti karena tetap saja tidak bisa mengimbangi laju deforestasi.

Metode standard menggunakan tenaga manusia untuk menanam kembali sangatlah lambat dan memakan banyak biaya. Bayangkan jika Anda harus menanam satu milyar pohon dalam setahun. Ini berarti setiap hari harus ditanam 2,8 juta pohon! Angka yang sangat besar, bukan?

Beberapa latar belakang tersebut di atas maka sebuah perusahaan startup ingin melakukan otomatisasi proses penanaman pohon dengan memanfaatkan teknologi drone. Perusahaan BioCarbon Engineering yang berbasis di Oxford itu sedang mengembangkan teknologi penanaman yang terintegrasi dengan sensor pada drones untuk pemetaan dan penanaman. Idenya adalah menggunakan informasi geospasial dalam bidang perencanaan hutan dan manajemen.

“Kami ingin menghadapi laju deforestasi dalam skala industri dengan reforestasi pada skala yang sama. Perusakan hutan global karena penebangan, pertambangan, pertanian dan perluasan kota merusak 26 milyar pohon per tahun. Kami percaya bahwa laju deforestasi dalam skala industri ini hanya bisa dilawan dengan teknologi otomatisasi terkini.” Demikian dikatakan BioCarbon Engineering.

Drones tersebut pertama-tama akan melakukan identifikasi bentukan topografi dan tipe tanah. Pada saat yang sama juga akan melakukan pemetaan tiga dimensi dengan kualitas tinggi pada area yang akan dihutankan kembali. Tujuanny adalah agar spesies yang tepat dapat ditanam di tempat yang tepat pula. Bukan hanya itu, namun diharapkan agar dengan cara ini dapat diperoleh proporsi panen yang tinggi tanpa merusak keanekaragaman hayati yang sudah ada. Drones itu kemudian akan menanam benih yang dapat diurai dan kaya nutrisi.

Nilai lebih dari pemanfaatan drones di bidang kehutanan ini adalah untuk meningkatkan produksi dan efisiensi tenaga kerja. Sebagai perbandingan, dua orang penanam biji hanya mampu menanam sekitar 3.000 benih per hari. Sementara itu, dua operator drones yang mengendalikan beberapa drones dapat menanam hingga 36.000 benih per hari. Dengan kata lain, lebih banyak benih dapat ditanam dalam sehari di lahan yang lebih luas dengan biaya hanya 15% dari proses penanaman tradisional menggunakan tenaga manusia.

Sebastien Chalmeton adalah pendiri dan CEO Mighty Things, perusahaan strategi global dan inovasi untuk dunia yang semakin terkoneksi.
Sumber: https://medium.com/mighty-things/saving-forests-with-drones-d6d839274310

Sumber gambar dari sini

Perjalanan: Akomodasi di Canberra

The_Sharing_House_logo

Boleh percaya atau tidak, namun sepertinya banyak orang di sini menganut hidup no maden alias berpindah-pindah.

Penyebabnya banyak, seperti mencari lokasi yang dekat tempat kerja atau sekolah atau pusat kota. Sebagian orang lain juga mencari hunian yang lebih murah. Aturannya sederhana, semakin dekat ke kota akan semakin mahal.

Saat pertama datang dulu, sudah disediakan akomodasi di dalam kampus. Sebuah rumah yang sudah lengkap dengan berbagai fasilitas mulai dari penghangat ruangan, kasur, selimut, hingga peralatan dapur dan alat makan. Sayangnya, tarif tiap minggu yang AUD$362 sangatlah mahal untuk saya dan bisa menjadi masalah kalau saya tinggal terlalu lama di tempat itu. Di sini saya tinggal selama sepuluh hari.

Setelah sepuluh hari, saya kemudian pindah. Saya kemudian tinggal di shared house. Ini berarti saya berbagi satu rumah dengan empat orang lain. Nah, kebetulan kemarin itu saya berbagi dengan dua orang Australia dan seorang warga negara Prancis. Banyak kisah di shared house ini yang bisa diceritakan kapan-kapan. Di tempat ini, saya tinggal selama 17 hari dan kembali harus pindah. Dari rumah ini, teman-teman yang lain pun juga harus pindah di bulan Juli karena rumah tersebut akan segera dijual.

Sekarang ini saya kembali ke kampus untuk tinggal di salah satu fasilitas akomodasi dalam kampus. Berbeda dengan akomodasi pertama yang rumah dan sudah lengkap berbagai fasilitas, di sini ini kalau di Indonesia padanannya adalah kos-kosan/asrama yang dikelola kampus. Banyak juga nanti sepertinya yang bisa diceritakan di asrama ini.

Hal yang harus diingat untuk menghadapi pola hidup no maden ini adalah: jangan bawa barang terlalu banyak. Usahakan semua barang dari negeri sendiri bisa masuk ke dalam satu koper sehingga memudahkan manakala harus berpindah-pindah.

Selanjutnya, menyangkut koper itu sendiri. Cari koper yang ringan tapi kuat. Ringan ini penting karena saat terbang, Anda memiliki batasan beban yang boleh dibawa yaitu maksimal sekitar 32 kg dan harus membayar untuk setiap kelebihan per kilogramnya. Koper yang ringan menyebabkan Anda bisa membawa lebih banyak barang daripada koper yang terlampau berat.

Selain harus ringan, koper pun harus kuat baik dari sisi bahan maupun roda karena dia diseret-seret ke sana kemari. Sekadar sebagai gambaran, koper harus mampu diseret paling tidak satu kilo meter. Tetapi tenang, Anda dapat memanfaatkan jalur sepeda atau jalan yang halus untuk menyeret koper itu.

Berikut ini beberapa tautan untuk membantu mencari pondokan, entah itu untuk sewa rumah atau sekadar ruang dan Anda berbagi dengan orang lain.

1. Gumtree: http://www.gumtree.com.au

2. Flatmates: https://flatmates.com.au

3. Allhomes: http://www.allhomes.com.au

Tulisan lain mengenai Canberra antara lain adalah:

1. Demonstrasi di Canberra

2. Transportasi di Canberra

Sumber gambar dari sini