Kiat: Ketika Kemudi Terasa Berat

Anda yang terbiasa mengemudi barangkali pernah merasakan setir yang mendadak terasa berat. Kalau hal ini terjadi, jangan diabaikan karena bisa jadi ada kerusakan yang membutuhkan perawatan segera untuk menghindari kerusakan yang lebih parah.

Setir yang berat terutama saat berbelok atau memarkir kendaraan bisa diakibatkan oleh:

Tekanan angin pada ban yang kurang, sehingga menyulitkan pergerakan. Aturlah tekanan angin sesuai ketentuan pada buku manual. Dengan tekanan angin yang sesuai, selain kemudi terasa ringan, juga tidak membuat masalah berlarut pada ban, misalnya tapak ban yang cepat aus sampai terjadinya kebocoran.

Sudah waktunya mobil Anda mendapatkan spooring dan balancing. Spooring adalah upaya untuk menyelaraskan posisi roda kanan dan kiri agar tidak limbung atau berat sebelah. Sementara balancing bertujuan agar roda belakang pararel dengan roda depan. Dengan melakukan kedua hal ini, maka kemudi tak terasa berat, stabil, dan kembali ke posisi awal setelah dibelokkan.

Terakhir, coba cek barangkali terjadi kebocoran minyak pada komponen power steering. Hal ini bisa diketahui dengan melihat adanya tetesan minyak di bagian bawah mesin atau memperhatikan kondisi pompa.

Tulisan ini adalah ringkasan dari artikel di Koran Kompas, 28 November 2012 yang berjudul ‘Jika Kemudi Terasa Berat’

Sumber gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *