Kiat: Deteksi Kerusakan Mobil dengan Perasaan

Mobil pun ternyata mengeluarkan berbagai pertanda sebelum terjadinya kerusakan. Apabila Anda berhasil mengenali pertanda-pertanda tersebut, maka kerusakan yang lebih parah bisa dicegah. Selanjutnya, Anda pun tak perlu mengeluarkan ongkos perbaikan atau penggantian yang besar.

Sinyal kerusakan yang dikirimkan oleh mobil tersebut biasanya dapat dirasakan pada saat Anda mengemudikan kendaraan. Oleh karena itu, Anda perlu menajamkan perasaan agar dapat mengenali apa saja tanda-tanda yang disampaikan oleh mobil.

Kurang lebih beberapa hal berikut kerap dirasakan oleh seorang pemilik mobil manakala mobilnya mengalami masalah.

Saat berkendara pada kecepatan tinggi, jika merasakan setir “membuang” ke salah satu arah atau bergertar, maka Anda perlu segera mengecek kondisi ban. Pasalnya, hal ini bisa disebabkan karena posisi ban yang mengalami gangguan dan memerlukan spooring atau balancing.

Jika spooring dan balancing sudah dilakukan, namun setir masih saja bergetar, cobalah periksa kondisi laher. Laher yang bermasalah akan menjadikan kemudi terasa tak stabil dan ada bunyi mendengung. Apabila ini terjadi, kencangkan laher atau jika kondisinya sudah parah, harus segera diganti. Laher yang rusak biasanya terjadi karena beban berlebih pada mobil atau pemakaian ban berdimensi jauh lebih besar dari yang seharusnya.

Selain itu, kemudi kadang terasa berat. Penyebab dari hal ini adalah tekanan ban yang kurang, periksa tekanan ban, kemudian tambahkan angin apabila memang diperlukan. Namun, kalau masih terasa berat juga, barangkali harus diperiksa lebih teliti. Ada kemungkinan terjadi bocor halus pada ban.

Dari bagian mesin, kadang muncul suara menggelitik. Hal ini biasanya terjadi karena ada gangguan pada sistem pengapian, misalnya karena kabel yang kendur atau busi sudah aus.

Apabila semua hal yang tersebut dapat segera ditanggulangi, maka Anda bisa terhindar dari kemungkinan harus mengeluarkan ongkos lebih mahal untuk kerusakan yang lebih parah.

Tulisan ini adalah rangkuman dari artikel di Fitur Klasika Koran Kompas, 31 Agustus 2012, yang berjudul ‘Rasakan, Jangan Abaikan’.

Asal Gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top
%d bloggers like this: