Kiat: Memilih Gorden

Teman saya senang sekali berolok-olok saat kami baku canda di kantor. Hal ini ada kaitannya dengan saya yang setelah lebih dari setahun menikah, namun masih belum dikaruniai keturunan. Mereka menyarankan agar saya mengganti gorden di rumah.

Ah, masa bisa dengan berganti gorden, maka keturunan akan hadir?

Berbicara menyangkut gorden, maka ada beberapa fungsi dari benda ini, yaitu: sebagai pengaman agar rumah tidak mudah diintip dari luar. Gorden juga menjadi penahan cahaya masuk saat mentari begitu terik, sehingga rumah tetap terjaga keteduhannya. Fungsi lainnya adalah terkait estetika, yaitu dalam perannya untuk mempercantik tampilan rumah.

Pada fungsi yang terakhir, yaitu sebagai salah satu ornamen dekorasi interior kita, maka ada beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangkan agar gorden bisa maksimal perannya. Pertama adalah motif gorden yang kita pilih. Ada banyak motif di pasaran seperti kembang-kembang, garis, atau pun kotak.

Selain motif, warna juga tak kalah penting. Tentu saja disesuaikan dengan selera sang pemilik rumah. Namun, para ahli interior menyarankan, apabila ingin mendapatkan kesan nyaman, hendaknya dipilih gorden dengan warna-warna tanah atau cokelat. Motif dan warna hendaknya dipertimbangkan setelah terlebih dahulu menentukan apa konsep yang ingin ditonjolkan dari sebuah ruangan.

Selanjutnya mengenai pemasangan gorden. Bagaimana sistem gorden yang kita inginkan? Pertanyaan ini bisa dijawab dengan lagi-lagi konsep dari sebuah ruangan di mana gorden tersebut akan dipasang. Apabila sebuah ruang membutuhkan pencahayaan yang baik, namun di malam hari tak ingin diintip oleh orang lain, maka sebaiknya gorden yang ada dilengkapi dengan tali pengerek. Hal ini tentu saja akan memudahkan pengguna untuk menyesuaikan bukaan gorden.

Di bagian terdahulu sudah disinggung mengenai warna. Sejatinya, selain warna gorden itu sendiri juga perlu dipertimbangkan warna tembok ruangan, meja, karpet, kursi, dan kelengkapan lain di dalam ruang tersebut. Alangkah indahnya, bukan, bila gorden di sebuah ruang sesuai dengan perabot yang ada di sana. Namun, ini menyangkut selera, bisa saja ada orang yang suka dengan warna yang saling bertabrakan dengan warna perabotan. Tentu hal tersebut tidak diharamkan asal nyaman untuk pemilik ruang dan barangkali tamu yang kemungkinan akan datang.

Seorang pemilik rumah juga semestinya tak kekurangan ide. Harga gorden terkadang begitu tinggi, sehingga tak semua orang bisa mendapatkan gorden yang kualitasnya bagus. Apabila memang harus mengalami hal ini, maka sebaiknya segera mengembangkan daya kreativitasnya. Memanfaatkan kain sisa penjahit, adalah salah satu contoh yang dapat dilakukan.

Tulisan ini adalah rangkuman dari fitur Klasika di Koran Kompas, 07 Agustus 2012, dengan judul ‘Agar Tampilan Gorden Makin Keren.’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top
%d bloggers like this: